Gaji Petugas Kebersihan di Jambi, Dijanjikan Naik oleh Wali Kota
- Antara
tvOnenews.com - Wali Kota Jambi Maulana menjanjikan kenaikan gaji petugas kebersihan yang akan dianggarkan melalui Belanja Tidak Terduga (BTT), sebagai respons atas tuntutan kesejahteraan yang disampaikan dalam aksi unjuk rasa.
"Kenaikan gaji ini akan dihitung dan dananya dapat dibiayai melalui pengalihan anggaran dari pos lain, termasuk Belanja Tidak Terduga (BTT)," katanya saat menemui ratusan petugas kebersihan yang menggelar aksi damai di Tugu Keris Siginjai, Kota Baru, Kota Jambi, Senin.
Pihaknya menilai tuntutan kenaikan gaji tersebut sejalan dengan rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi dalam melakukan pembenahan sistem pengelolaan sampah ke depan.
"Tuntutan ini baik dan sejalan dengan rencana pemerintah daerah untuk mengalihkan operasional dari kendaraan angkutan yang sudah tua ke kendaraan listrik," kata Wali Kota Maulana.
Pemkot setempat berencana mengubah sistem operasional pengangkutan sampah dengan mengganti armada lama menggunakan kendaraan listrik yang dilengkapi Global Positioning System (GPS), serta menerapkan pola operasional berbasis jarak tempuh atau kilometer.
"Posisi kendaraan ini dapat dipantau dan anggaran untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) serta perawatan kendaraan tidak lagi diperlukan," katanya.
Menurut dia, penerapan kendaraan listrik akan menghilangkan kebutuhan anggaran BBM dan biaya perawatan armada, sehingga sistem tersebut dapat digunakan untuk peningkatan gaji, kesejahteraan petugas kebersihan, serta ke pesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi Mahruzar mengatakan jumlah petugas kebersihan di Kota Jambi saat ini sekitar 1.100 orang, dengan rincian gaji harian sopir sebesar Rp85.750, kru Rp65.750, serta petugas kebersihan atau penyapu sebesar Rp65.250 per hari.
Sedangkan salah satu petugas kebersihan mengatakan mereka menuntut kenaikan gaji agar setara dengan Upah Minimum Provinsi (UMP), dengan alasan upah tukang bangunan saat ini mencapai Rp150 ribu per hari, sedangkan kenek memperoleh sekitar Rp100 ribu per hari.(chm)
Load more