Bentrokan Berdarah di Kafe Remang-remang Siantar, Pengunjung Tewas Ditusuk
- Daud
Pematangsiantar, tvOnenews.com – Setelah dua hari menjadi buronan, Viktor Sitohang, warga Gang Juhar, Kelurahan Kahean, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, akhirnya berhasil dibekuk tim Satreskrim Polres Pematangsiantar.
Tersangka ditangkap di Desa Sibaganding, Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, pada Minggu (18/1/26) sekitar pukul 05.00 WIB.
Meski sempat berupaya melarikan diri saat hendak diamankan, Viktor akhirnya berhasil ditangkap tanpa perlawanan berarti dan langsung digelandang ke Mapolres Pematangsiantar untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Kasat Reskrim Polres Pematangsiantar AKP Sandi Riz Akbar, didampingi Kanit Jahtranras Ipda Revanto Barasa, mengatakan tersangka merupakan pelaku penusukan terhadap korban Andre Perwira, warga Silulu, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun.
“Tersangka kita amankan dari Desa Sibaganding Parapat. Saat hendak ditangkap, tersangka sempat melarikan diri, namun berhasil diamankan tanpa perlawanan berarti,” ujar AKP Sandi.
Menurut AKP Sandi, peristiwa penusukan yang menewaskan korban terjadi pada Jumat (16/1/26) sekitar pukul 03.30 WIB di Lotta Café, sebuah kafe remang-remang di Jalan Kartini Bawah, Kecamatan Siantar Barat.
Kejadian bermula saat korban bersama rekan-rekannya terlibat keributan dengan tersangka dan kelompoknya. Keributan tersebut berujung pada bentrokan berdarah.
Dalam peristiwa itu, korban tewas setelah ditusuk di dada kiri menggunakan pisau yang dibawa tersangka.
Usai melakukan penusukan, pelaku melarikan diri dan berusaha menghindari kejaran polisi. Petugas kemudian mengumpulkan keterangan dan melakukan pencarian di sejumlah rumah kos yang biasa dijadikan tempat nongkrong pelaku.
Hingga akhirnya, tersangka berhasil diringkus pada Minggu subuh di kawasan Parapat.
“Saat ini penyidikan masih terus berlanjut. Kita masih melakukan pengejaran terhadap rekan-rekan tersangka lainnya yang terlibat dalam peristiwa bentrokan tersebut,” tutup AKP Sandi. (dsg/nof)
Load more