Tol Sinaksak–Simpang Panei Raih SLFO Bintang 5, Percepat Akses Medan–Danau Toba
- Istimewa
Direktur Utama Hamawas, Dindin Solakhuddin, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan pemerintah terhadap kinerja dan kualitas infrastruktur yang dibangun. Menurutnya, pencapaian ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan jalan tol yang prima, aman, andal, dan berkelanjutan untuk mendukung pembangunan nasional.
“Ini merupakan bukti bahwa Hamawas mampu menghadirkan infrastruktur jalan tol berstandar tinggi yang berkualitas. Ruas Sinaksak–Simpang Panei kami siapkan secara optimal agar perjalanan menjadi lebih efisien, aman, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Dindin.
Seluruh aspek teknis dan kelayakan telah dinyatakan terpenuhi. Dengan demikian, ruas tol ini pada prinsipnya siap digunakan untuk mendukung mobilitas dan konektivitas wilayah. Tahapan selanjutnya adalah penerbitan Keputusan Menteri PU terkait penetapan pengoperasian sebagai dasar resmi sebelum tol dapat dilalui masyarakat secara penuh.
Setelah beroperasi, ruas Tol Sinaksak–Simpang Panei diproyeksikan berperan penting dalam mengurai kepadatan lalu lintas di Pematang Siantar, kota terbesar kedua di Sumatra Utara. Selain itu, Tol Kutepat juga memangkas waktu tempuh Medan–Danau Toba dari sekitar enam jam menjadi hanya dua jam, sehingga mendukung pengembangan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba.
SLFO bintang 5 ini diraih setelah Hamawas melalui Uji Laik Fungsi yang dilaksanakan pada Senin–Rabu (17–19/11/2025). Pengujian meliputi pemeriksaan teknis lapangan, seperti struktur jalan, bahu jalan, drainase, serta kelengkapan rambu keselamatan, dan evaluasi aspek administrasi sesuai regulasi Kementerian PU.
Ruas tol Sinaksak–Simpang Panei dibangun dengan dua lajur per arah, dilengkapi bahu jalan sisi dalam dan luar, on-off ramp, serta rambu keselamatan yang lengkap. Dari sisi fasilitas, tersedia penerangan jalan umum (PJU) dan CCTV 24 jam untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.
“Kami berharap ruas tol ini dapat segera beroperasi agar masyarakat Sumatra Utara dapat merasakan manfaat perjalanan yang lebih cepat, aman, dan efisien, khususnya dalam menyambut momen libur Lebaran Idul Fitri 2026,” tutup Dindin.
Pembangunan sebagian Seksi 4 segmen Sinaksak–Simpang Panei dilaksanakan oleh Divisi Sipil Umum (DSU) PT Hutama Karya (Persero) dengan mengutamakan kualitas konstruksi sesuai standar teknis jalan tol. Ruas ini juga dilengkapi jalur darurat yang memadai untuk mendukung keselamatan pengendara dalam kondisi darurat.
Sebelumnya, ruas tol ini telah dibuka secara fungsional pada momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Selama periode tersebut, tercatat lebih dari 88 ribu kendaraan melintas, mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan jalan tol ini.
Hingga saat ini, Hamawas telah mengoperasikan total 84 kilometer jalan tol, terdiri atas Seksi 1 Tol Tebing Tinggi–Indrapura sepanjang 20 km, Seksi 2 Indrapura–Kuala Tanjung sepanjang 18 km, Seksi 3 Tebing Tinggi–Serbelawan sepanjang 30 km, serta sebagian Seksi 4 Serbelawan–Pematang Siantar sepanjang 15 km. Keberadaan ruas tol tersebut menjadi elemen penting dalam memperkuat konektivitas dan kelancaran mobilitas di Sumatra Utara.
Load more