77 Ribu Kendaraan Melintas Saat Lebaran, Tol Fungsional Sinaksak–Simpang Panei Resmi Ditutup
- Istimewa
Sumatera Utara, tvOnenews.com — PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) mencatat sebanyak 77.098 kendaraan melintasi ruas tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Kutepat) Seksi 4 Dolok Merawan–Pematang Siantar, segmen Sinaksak–Simpang Panei sepanjang 12,86 kilometer selama dibuka secara fungsional pada periode 13 hingga 29 Maret 2026.
Setelah dioperasikan selama 15 hari untuk mendukung arus mudik dan arus balik Lebaran Idul Fitri 2026, ruas tol fungsional tersebut resmi ditutup kembali pada Minggu (29/3/2026) pukul 24.00 WIB.
Selama masa operasional, lalu lintas di ruas Sinaksak–Simpang Panei terpantau lancar dan aman, dengan dominasi kendaraan golongan I atau kendaraan pribadi.
Direktur Utama PT Hutama Marga Waskita, Dindin Solakhuddin, mengatakan tingginya volume kendaraan menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap kehadiran ruas tol tersebut, meski masih difungsionalkan sementara.
“Keberadaan ruas tol fungsional ini tidak hanya membantu mengurai kepadatan lalu lintas di Kota Pematang Siantar, tetapi juga memberikan akses perjalanan yang lebih efisien dan nyaman bagi masyarakat, baik untuk bersilaturahmi maupun menuju destinasi wisata seperti Danau Toba,” ujar Dindin.
Ia menambahkan, tingginya minat pengguna jalan juga mencerminkan kebutuhan besar terhadap konektivitas tol tersebut hingga nantinya tersambung ke Parapat.
Berdasarkan data Hamawas, puncak arus mudik terjadi pada Rabu (19/3/2026) dengan volume kendaraan mencapai 29.633 unit. Sementara itu, puncak arus balik tercatat pada Jumat (28/3/2026) dengan jumlah kendaraan mencapai 34.284 unit.
Dindin menjelaskan, penutupan ruas tol fungsional ini merupakan bagian dari proses evaluasi bersama Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), khususnya terkait aspek keselamatan dan standar pelayanan sebelum dioperasikan secara penuh.
“Kami akan melakukan evaluasi secara menyeluruh bersama BPJT, baik dari aspek operasional, keselamatan, kelengkapan rambu, maupun infrastruktur jalan sebagai persiapan sebelum dioperasikan secara penuh,” jelasnya.
Selama masa operasional fungsional, ruas tol Sinaksak–Simpang Panei juga mencatatkan nihil kecelakaan atau zero fatality, yang menjadi indikator terpenuhinya standar keselamatan serta hasil dari pengawasan intensif di lapangan.
Dindin turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung kelancaran operasional selama periode Lebaran 2026, termasuk Kepolisian Daerah Sumatera Utara, BPJT Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, serta pihak terkait lainnya.
Load more