News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Melepas Belenggu Fiskal: DPRD Pariaman Desak Kemandirian, Pemko Tantang Legislatif Beraksi

Kota Pariaman berada di persimpangan menuju kemandirian ekonomi. Meski tahun anggaran 2025 telah dilalui, ketergantungan finansial terhadap pemerintah pusat masih menjadi “lampu kuning” yang menuntut perubahan mendasar dalam arah pembangunan daerah.
Rabu, 29 April 2026 - 22:06 WIB
Dokumentasi
Sumber :
  • Andri

Pariaman, tvOnenews.com – Kota Pariaman berada di persimpangan menuju kemandirian ekonomi. Meski tahun anggaran 2025 telah dilalui, ketergantungan finansial terhadap pemerintah pusat masih menjadi “lampu kuning” yang menuntut perubahan mendasar dalam arah pembangunan daerah.

Dalam Rapat Paripurna penyampaian rekomendasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Pariaman Tahun 2025 di ruang sidang utama DPRD, Rabu (29/4), kondisi riil postur anggaran daerah dibedah secara terbuka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ironi Anggaran: PAD Tak Sampai Dua Digit

Ketua DPRD Kota Pariaman, Muhajir Muslim, membuka sidang dengan pesan tegas. Ia menekankan bahwa efisiensi bukan sekadar pemangkasan anggaran, melainkan strategi untuk mencapai kemandirian.

“Pariaman tidak boleh terus-menerus bergantung pada pusat. Kita memiliki pariwisata yang eksotis dan sektor pertanian yang subur. Itu adalah modal utama untuk mandiri,” tegasnya.

Namun, data menunjukkan kondisi yang memprihatinkan. Anggota DPRD, Dicky Samardi, saat membacakan rekomendasi Panitia Khusus (Pansus), mengungkapkan bahwa kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pariaman hanya sebesar 9,26 persen. Artinya, lebih dari 90 persen pembangunan kota ini masih bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat.

“Ini merupakan potret ketergantungan fiskal yang serius. Realisasi PAD hanya mencapai Rp620,43 miliar atau 94,61 persen dari target. Kita belum mampu mencapai angka 100 persen pada sektor yang seharusnya menjadi motor utama kemandirian,” ujarnya.

Belanja Pegawai “Gemuk”, Belanja Publik Terhimpit

Kritik tidak berhenti pada sektor pendapatan. DPRD juga menyoroti struktur belanja daerah yang dinilai belum sepenuhnya berpihak pada kepentingan masyarakat. Sebanyak 53,04 persen anggaran justru terserap untuk belanja pegawai.

Pansus merekomendasikan agar pemerintah daerah melakukan efisiensi pada belanja pegawai dan mengalihkan anggaran ke program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Kolaborasi Progresif: Satu Dewan, Satu Event

Menanggapi kritik tersebut, Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, tidak hanya memberikan pembelaan, tetapi juga mengajukan tantangan konstruktif kepada DPRD.

Ia menawarkan strategi aktivasi ekonomi berbasis kegiatan (event).

“Kita tidak bisa lagi bekerja dalam sekat-sekat administratif. Saya menantang setiap anggota DPRD untuk menginisiasi minimal satu kegiatan tahunan di daerah pemilihannya,” ujarnya.

Menurutnya, jika setiap anggota dewan mampu menciptakan satu momentum ekonomi, baik di sektor kreatif, budaya, maupun olahraga—maka perputaran ekonomi masyarakat akan meningkat. Langkah ini diyakini dapat:
      Meningkatkan PAD melalui pajak hiburan dan retribusi,
      Menggerakkan UMKM lokal di sekitar lokasi kegiatan,
      Mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer pusat secara bertahap.

Menuju Pariaman Emas

Rapat Paripurna ini bukan sekadar formalitas penutupan laporan anggaran, melainkan momentum penting bagi eksekutif dan legislatif untuk menyatukan visi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pesannya jelas: Pariaman harus berhenti menjadi daerah yang hanya menunggu alokasi dana dan mulai bertransformasi menjadi daerah yang mampu menciptakan peluang.

Kini, tanggung jawab kemandirian fiskal berada di tangan kedua lembaga tersebut. Apakah rekomendasi ini akan menjadi sekadar dokumen administratif, atau justru menjadi pijakan menuju Pariaman yang lebih mandiri dan tangguh pada 2026? Masyarakat menantikan bukti nyata.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kapolres Sukoharjo Hingga Kasat Reskrim Dinonaktifkan Buntut Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Kapolres Sukoharjo Hingga Kasat Reskrim Dinonaktifkan Buntut Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Kapolres Sukoharjo, AKBP Andika Dharma Sena hingga Kasat Reskrim, Iptu Agung Sedewo dinonaktifkan buntut penggeledahan di Pondok Pesantren Hamalatul Quran.
Di Era Bupati Jeje, Jalan yang Bertahun-tahun Rusak di Bandung Barat Kini Mulus

Di Era Bupati Jeje, Jalan yang Bertahun-tahun Rusak di Bandung Barat Kini Mulus

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah merampungkan perbaikan 26 dari 34 ruas jalan yang menjadi target penanganan sepanjang 2026. Artinya, sekitar 76 persen
PSMS Medan Tak Gentar Hadapi Persija Jakarta di League Cup 2026, Ayam Kinantan Siap Beri Kejutan

PSMS Medan Tak Gentar Hadapi Persija Jakarta di League Cup 2026, Ayam Kinantan Siap Beri Kejutan

Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, menegaskan bahwa skuadnya tidak gentar menghadapi Persija Jakarta dalam pertandingan pembuka League Cup 2026/2027.
Tembus Pasar Internasional, UMKM Pertamina Unjuk Gigi di Kancah Global

Tembus Pasar Internasional, UMKM Pertamina Unjuk Gigi di Kancah Global

Lima UMKM binaan PT Pertamina (Persero) berhasil memanfaatkan forum internasional 51st ASEAN Council on Petroleum (ASCOPE) 2026 di Bali, 16–28 Oktober lalu, untuk memperluas jangkauan pasar. 
Miris! 7 Fakta Kasus Pembunuhan Bayi 20 Bulan di Kebayoran Lama, Tersangka Sempat Tutupi Lokasi Jasad

Miris! 7 Fakta Kasus Pembunuhan Bayi 20 Bulan di Kebayoran Lama, Tersangka Sempat Tutupi Lokasi Jasad

Kasus pembunuhan bayi perempuan berusia 20 bulan di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, viral di media sosial. Berikut 7 fakta soal kasus tersebut.
Peran Keji Pasangan AR dan J Habisi Nyawa Balitanya di Jaksel: Satu Lakukan Kekerasan, Ibu Kandung Rela Tutupi Jejak

Peran Keji Pasangan AR dan J Habisi Nyawa Balitanya di Jaksel: Satu Lakukan Kekerasan, Ibu Kandung Rela Tutupi Jejak

Kasus tragis menimpa balita perempuan yang meregang nyawa akibat tindak kekerasan. Polres Metro Jakarta Selatan bersama Polsek Kebayoran Lama menetapkan dua tersangka, yakni pria AR dan wanita J, yang merupakan ibu kandung korban.

Trending

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Mengenang sosok Fatih Waluyo Wahid alias Gus Firry, keponakan Gus Dur yang pernah menjabat Direktur BPJS Kesehatan. Simak pendidikan dan perjalanan kariernya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT