Tinjau SPKLU UID Lampung, Ali Masykur Musa Dorong Layanan Infrastruktur EV Makin Andal dan Dekat dengan Masyarakat
- Istimewa
“Kami ingin mendengar langsung dari pengguna. Apa yang sudah baik harus dipertahankan, apa yang masih perlu ditingkatkan harus menjadi perhatian. Karena keberhasilan ekosistem kendaraan listrik sangat ditentukan oleh pengalaman pelanggan di lapangan,” ujar Ali.
Selain meninjau SPKLU, Ali juga mengikuti pertemuan bersama jajaran PLN UID Lampung. Dalam pertemuan itu, ia berdiskusi mengenai penguatan layanan, budaya kerja, transformasi organisasi, serta pentingnya menjaga kualitas pelayanan publik di tengah perubahan kebutuhan masyarakat.
Ali menilai, PLN memiliki peran besar bukan hanya dalam menjaga keandalan pasokan listrik, tetapi juga dalam mendorong perubahan sosial dan ekonomi melalui energi. Karena itu, setiap insan PLN di daerah perlu terus membangun kedekatan dengan masyarakat dan menghadirkan layanan yang humanis.
“PLN ini bukan hanya perusahaan listrik. PLN adalah bagian dari kehidupan masyarakat. Ketika listrik andal, ekonomi bergerak. Ketika layanan mudah, masyarakat terbantu. Ketika energi bersih dikembangkan, kita sedang menyiapkan masa depan yang lebih baik untuk generasi berikutnya,” katanya.
Sebagai cendekiawan Islam, Ali juga menekankan bahwa upaya mendorong energi bersih sejalan dengan nilai tanggung jawab manusia dalam menjaga lingkungan. Menurutnya, transisi energi tidak hanya menyangkut teknologi, tetapi juga kesadaran moral untuk menjaga bumi.
“Dalam perspektif nilai, menjaga lingkungan adalah amanah. Maka ketika kita mendorong energi yang lebih bersih, mengurangi emisi, dan membangun sistem transportasi yang lebih ramah lingkungan, itu bukan hanya agenda korporasi, tetapi juga bagian dari tanggung jawab kemanusiaan,” ujarnya.
Ali berharap SPKLU di Lampung dapat terus dioptimalkan, baik dari sisi kesiapan teknis, pelayanan, maupun edukasi kepada masyarakat. Ia juga mendorong PLN untuk terus memperluas kolaborasi dengan pemerintah daerah, komunitas pengguna kendaraan listrik, pelaku usaha, dan masyarakat umum agar ekosistem kendaraan listrik semakin tumbuh.
“Transisi energi tidak bisa dikerjakan sendiri. Harus ada kolaborasi. PLN menyiapkan infrastruktur dan layanan, pemerintah memberikan dukungan kebijakan, masyarakat mulai membangun kebiasaan baru, dan pelaku usaha ikut menggerakkan ekosistem. Kalau ini berjalan bersama, kendaraan listrik akan semakin menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia,” kata Ali.
Load more