News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polres Simalungun Ungkap Sindikat Jaringan Perdagangan Organ dan Tubuh Satwa yang Dilindungi

Petugas Satreskrim Polres Simalungun, Sumatera Utara, berhasil mengungkap tindak pidana pengangkutan dan perdagangan bagian tubuh satwa yang dilindungi di wilay
Selasa, 16 Juni 2026 - 23:04 WIB
Petugas menunjukkan barang bukti hasil tangkapan.
Sumber :
  • tim tvOne/Daud Sitohang

 

Simalungun, tvOnenewa.com - Petugas Satreskrim Polres Simalungun, Sumatera Utara, berhasil mengungkap tindak pidana pengangkutan dan perdagangan bagian tubuh satwa yang dilindungi di wilayah hukum Polres Simalungun. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebanyak tiga pelaku berhasil diringkus pada Jumat (8/5/2026) lalu sekitar pukul 21.00 WIB di Jalan Besar Siantar-Saribudolok, tepat di depan gerbang pintu Tol Simpang Panei, Kecamatan Panombean Panei, Kabupaten Simalungun.

Kasat Reskrim Polres Simalungun, AKP Wisnugraha Paramaarta didampingi Kanit II Sat Reskrim, IPDA Gagas Dewanta, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan hasil penyidikan dari tim Unit II Tipiter yang memperoleh informasi bahwa akan terjadi transaksi bagian tubuh hewan yang dilindungi di wilayah hukum Polres Simalungun.

 "Setelah menerima informasi tersebut, tim yang dipimpin Kanit II Sat Reskrim, IPDA Gagas Dewanta segera bergerak melakukan penyelidikan dan pengintaian hingga akhirnya berhasil mengamankan tiga pelaku beserta seluruh barang bukti," ucap AKP Wisnugraha, Senin (15/6/2026).

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan sangat mengejutkan, antara lain 30 kilogram sisik trenggiling, dua ekor trenggiling yang sudah diawetkan, satu lembar kulit beruang madu beserta tulang belulangnya, sebanyak tiga buah paruh burung rangkong beserta beberapa bulunya.

Kemudian satu tanduk rusa, sepucuk senapan angin jenis PCP, sebuah belati, dua unit sepeda motor bernomor polisi BK-5505-AGF dan BK-6430-TAT, serta 1 unit mobil pickup bernomor polisi BB-8205-YE.

Tiga pelaku yang berhasil dibekuk masing-masing adalah Jon Sudiaman Sijabat (37 tahun), wiraswasta warga Nagori Simbolon Tengkoh, Kecamatan Panombeian Panei, Kabupaten Simalungun, yang berperan sebagai pengangkut dan pemilik 18 kilogram sisik trenggiling beserta berbagai bagian tubuh satwa lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaku kedua, Roberto Situmorang (27 tahun), wiraswasta warga Kabupaten Samosir, berperan sebagai pemilik 8,5 kilogram sisik trenggiling. Sementara pelaku ketiga, Marinsen Tondang (34 tahun), petani warga Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, berperan sebagai pemilik 3,5 kilogram sisik trenggiling.

Para pelaku dijerat dengan Pasal 21 ayat (2) huruf c Jo Pasal 40A ayat (1) huruf f Undang-Undang RI Nomor 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengapa Sepatu Pink Dipakai Banyak Pemain di Piala Dunia 2026?

Mengapa Sepatu Pink Dipakai Banyak Pemain di Piala Dunia 2026?

Jika diperhatikan, ada banyak sekali pemain dari berbagai negara yang turun ke lapangan dengan mengenakan sepatu berwarna pink fuchsia.
Kronologi Pejabat Keuangan Pemkab Purwakarta Tewas dalam Kondisi Mengenaskan, Ditemukan Ada 4 Luka Tusuk

Kronologi Pejabat Keuangan Pemkab Purwakarta Tewas dalam Kondisi Mengenaskan, Ditemukan Ada 4 Luka Tusuk

Kasatreskrim Polres Purwakarta, AKP I Made Purwantara menjelaskan kronologi sementara kasus kematian pejabat keuangan di Pemkab Purwakarta, Yogi Saleh.
Pemerintah Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Tunarungu, Kemenag Lakukan Standarisasi

Pemerintah Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Tunarungu, Kemenag Lakukan Standarisasi

Dirjen Bimas Islam Kemenag menjelaskan bahwa pemerintah sedang melakukan penyusunan kosa isyarat istilah keislaman dalam satu standar untuk disabilitas tunarungu.
Targetkan 1.000 Kantong Darah, Mal Yogyakarta Ramai Pendonor

Targetkan 1.000 Kantong Darah, Mal Yogyakarta Ramai Pendonor

Plaza Ambarrukmo terlihat ramai oleh para pengunjung yang ingin mendonorkan darah mereka pada program donor darah, kerja sama RCMY dengan PMI DIY, Senin (15/6).
Bulan Kesadaran Migrain Sedunia: WHO Sebut Penyakit Ini Jadi Penyebab Disabilitas Neurologis, Bagaimana Mengatasinya?

Bulan Kesadaran Migrain Sedunia: WHO Sebut Penyakit Ini Jadi Penyebab Disabilitas Neurologis, Bagaimana Mengatasinya?

Migrain masih sering dianggap sebagai sakit kepala biasa, padahal kondisi ini dapat mengganggu aktivitas hingga menurunkan kualitas hidup penderitanya.
Judi Online Bukan Sekadar Kehilangan Uang: Kenali Bahaya, Tanda Kecanduan, dan Cara Keluar dari Jeratnya

Judi Online Bukan Sekadar Kehilangan Uang: Kenali Bahaya, Tanda Kecanduan, dan Cara Keluar dari Jeratnya

Judi online dapat memicu kecanduan layaknya narkoba. Kenali bahaya, ciri-ciri kecanduan judi online, dampaknya bagi kesehatan mental dan keuangan, serta cara penanganan

Trending

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Mencuat kabar terkait Elza Syarief mengundurkan diri sebagai kuasa hukumnya eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG. Sontak
Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Baru juga Jadi Suami Istri, Unggahan Bek Timnas Indonesia Justin Hubner Buat Jennifer Coppen Kesal: Uji Kesabaran

Satu unggahan Instagram pemain Timnas Indonesia, Justin Hubner membuat sang istri, Jennifer Coppen mengamuk setelah sehari melaksanakan pernikahan di Bali.
Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam Mulai Curiga, Jangan-jangan Pemain Keturunan Jerman dan Belanda Ini akan Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam mulai curiga Timnas Indonesia akan kedatangan dua pemain naturalisasi baru. Ada yang dari Jerman dan dari Belanda. Siapakah calon pemain tersebut?
Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Seorang wasit yang memiliki rekam jejak pernah memimpin pertandingan di kompetisi Liga Indonesia Shaun Evans sempat menjadi sorotan tajam di Piala Dunia 2026 ..
Muktamar VIII IPHI Digelar di Bali, Fokus pada Ekonomi Umat, Kedaulatan Pangan, dan Pendidikan

Muktamar VIII IPHI Digelar di Bali, Fokus pada Ekonomi Umat, Kedaulatan Pangan, dan Pendidikan

Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) menggelar Muktamar VIII di Sunset 100 Kuta, Bali, pada 15–16 Juni 2026.
Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Kabar mengejutkan datang dari kontestan Piala Dunia 2026. Timnas Haiti terpaksa harus mengganti desain jersey yang sedianya bakal mereka gunakan sepanjang ... -
Kata-kata Pertama Lamine Yamal Usai Spanyol Gagal Taklukan Tanjung Verde pada Laga Perdana Mereka di Piala Dunia 2026

Kata-kata Pertama Lamine Yamal Usai Spanyol Gagal Taklukan Tanjung Verde pada Laga Perdana Mereka di Piala Dunia 2026

Timnas Spanyol harus membuka perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan hasil yang kurang memuaskan setelah gagal menaklukan tim debutan yakni Tanjung Verde.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT