News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Minyakita Langka di Kepri, Dijual hingga Rp18 Ribu per Liter, YLPK Soroti Dugaan Penyimpangan Distribusi

Di tingkat pengecer, Minyakita masih dijual hingga Rp18.000 per liter. Kondisi ini diakui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepri yang menyebut masih menemukan pedagang menjual Minyakita di atas HET.
Senin, 13 Juli 2026 - 11:55 WIB
Minyakita.
Sumber :
  • Kurnia

Tanjungpinang, tvOnenews.com - Kelangkaan minyak goreng bersubsidi Minyakita di sejumlah wilayah Kepulauan Riau (Kepri) masih terjadi. Di tengah keterbatasan pasokan, produk tersebut juga ditemukan dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.700 per liter.

Di tingkat pengecer, Minyakita masih dijual hingga Rp18.000 per liter. Kondisi ini diakui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepri yang menyebut masih menemukan pedagang menjual Minyakita di atas HET.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengawas Perdagangan Ahli Muda Disperindag Kepri, Andri Kurniawan, mengatakan berdasarkan hasil pengawasan, masih terdapat pengecer yang menjual Minyakita sekitar Rp300 di atas HET.

“Saat ini kita hanya memberikan teguran, baik lisan maupun tertulis. Tahun kemarin juga sudah pernah kita tegur pedagang yang menjual sekitar Rp16.000 per liter,” kata Andri, Minggu (12/7/2026).

Meski demikian, hingga kini pedagang yang melanggar ketentuan harga belum dikenai sanksi tegas dan masih sebatas pembinaan melalui teguran lisan maupun tertulis.

Di sisi lain, Disperindag memperketat pengawasan distribusi Minyakita dengan membatasi pembelian maksimal 12 liter per orang setiap hari. Kebijakan tersebut mengacu pada ketentuan pemerintah serta Keputusan Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2026.

Menurut Andri, pembatasan pembelian dilakukan agar pasokan Minyakita tidak dikuasai oleh segelintir pembeli sehingga tetap tersedia bagi masyarakat luas, khususnya rumah tangga berpenghasilan rendah.

“Pelaku UMKM memang membutuhkan minyak goreng lebih banyak, tetapi pembelian tetap dibatasi maksimal 12 liter per hari agar masyarakat lain juga kebagian,” ujarnya.

Disperindag juga memastikan pasokan Minyakita mulai bertambah. Sebanyak 249 ton telah masuk ke Kepulauan Riau dan dalam waktu dekat akan disusul tambahan sekitar 21,5 ton.

Pemerintah berharap tambahan pasokan tersebut dapat mengatasi kelangkaan sekaligus menekan harga jual di tingkat pengecer agar kembali sesuai HET. Namun hingga kini, Disperindag belum memastikan kapan sanksi yang lebih tegas akan diterapkan kepada pedagang yang tetap menjual Minyakita di atas harga yang ditetapkan pemerintah.

YLPK Duga Ada Penyimpangan Distribusi

Sementara itu, Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Mitra Konsumen Kepulauan Riau menilai kelangkaan Minyakita yang telah berlangsung sekitar satu bulan tidak semata-mata disebabkan terbatasnya pasokan.

Ketua YLPK Mitra Konsumen Kepri, Rian Hidayat, menduga terdapat indikasi penyimpangan dalam rantai distribusi minyak goreng bersubsidi tersebut. Pihaknya akan mengumpulkan data dan meminta klarifikasi kepada Bulog, perusahaan penyalur, hingga pemerintah daerah untuk memastikan penyebab kelangkaan.

“Kami akan menyurati Bulog, perusahaan swasta, hingga pemerintah kabupaten, kota, dan provinsi. Kalau nanti data sudah lengkap dan memang ditemukan indikasi kecurangan terkait distribusi maupun pengawasan, kami akan meminta pejabat yang bertanggung jawab dievaluasi,” kata Rian.

Menurutnya, masyarakat mulai mempertanyakan keberadaan Minyakita yang secara kuota seharusnya tersedia di daerah, namun sulit ditemukan di pasaran.

“Ketika kuota Minyakita itu masuk, tetapi tidak ada di masyarakat. Pertanyaannya, siapa yang mengetahui barang itu dibuka? Jangan-jangan dipindahkan ke merek lain atau dioplos ke tempat lain. Dugaan seperti itu yang muncul di masyarakat,” ujarnya.

Rian menilai lemahnya pengawasan berpotensi membuka ruang terjadinya penimbunan maupun penyalahgunaan distribusi. Bahkan, ia menduga Minyakita dapat dialihkan kepada pihak yang memberikan keuntungan lebih besar dibandingkan dijual kepada masyarakat sesuai HET.

“Barang yang seharusnya dijual kepada masyarakat dengan harga murah justru diduga dialihkan menjadi produk lain atau dijual ke pihak yang memberikan keuntungan lebih besar. Kalau benar seperti itu, tentu sangat merugikan masyarakat,” tegasnya.

YLPK juga meminta Disperindag memperketat pengawasan distribusi Minyakita di seluruh wilayah Kepulauan Riau agar kuota yang telah ditetapkan benar-benar sampai kepada masyarakat.

“Kalau kuotanya sudah ditentukan, harus dipastikan barang itu benar-benar sampai ke masyarakat. Jangan sampai dialihkan ke daerah lain atau disalahgunakan demi mencari keuntungan,” pungkasnya. (ksh/nof)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Zodiak Cinta Besok Selasa 14 Juli 2026: Leo Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Waspada Ada Provokasi Orang Ketiga

Ramalan Zodiak Cinta Besok Selasa 14 Juli 2026: Leo Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Waspada Ada Provokasi Orang Ketiga

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Selasa, 14 Juli 2026, membawa energi yang menuntut keterbukaan dan kedewasaan dalam urusan hati. Beberapa
Terungkap Identitas Pelaku yang Tebar Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah 15 

Terungkap Identitas Pelaku yang Tebar Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah 15 

Polisi telah mengantongi identitas terduga pelaku aksi teror bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026). 
Jelang Tahun Ajaran Baru, Pesanan Seragam Sekolah Melonjak, Penjahit di Pati Raup Omzet Rp25 Juta per Pekan

Jelang Tahun Ajaran Baru, Pesanan Seragam Sekolah Melonjak, Penjahit di Pati Raup Omzet Rp25 Juta per Pekan

Menjelang tahun ajaran baru 2026/2027, permintaan seragam sekolah mengalami lonjakan signifikan. Momentum ini menjadi berkah untuk para pelaku usaha jahit.
Kenakan Baju Bodo, Tri Tito Karnavian Peringati 46 Tahun Dekranas di Makassar

Kenakan Baju Bodo, Tri Tito Karnavian Peringati 46 Tahun Dekranas di Makassar

Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Tri Tito Karnavian, menghadiri acara syukuran dalam rangka memperingati HUT ke-46 Dekranas yang digelar di Trans Studio Mall (TSM) Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Jumat (10/7). 
Siap-siap, Jumlah Peserta Piala Dunia 2030 Akan Membludak

Siap-siap, Jumlah Peserta Piala Dunia 2030 Akan Membludak

Hal tersebut karena Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengklaim jika format 48 tim pada Piala Dunia 2026 sukses besar. Ia pun mempertimbangkan untuk menambah jumlah pesertanya menjadi 64 tim pada Piala Dunia 2030.
Piala Dunia 2026: Reaksi Lionel Messi Bakal Hadapi Inggris di Semifinal, Sudah Dinantikan Sepanjang Karier

Piala Dunia 2026: Reaksi Lionel Messi Bakal Hadapi Inggris di Semifinal, Sudah Dinantikan Sepanjang Karier

Lionel Messi akhirnya akan merasakan pengalaman yang selama ini belum pernah terjadi sepanjang karier profesionalnya. Ia untuk pertama kali menghadapi Inggris.

Trending

Justin Hubner Banjir Pujian Media Belanda Usai Memukau Bersama Fortuna Sittard, Bek Timnas Indonesia Makin Bersinar di Eropa

Justin Hubner Banjir Pujian Media Belanda Usai Memukau Bersama Fortuna Sittard, Bek Timnas Indonesia Makin Bersinar di Eropa

Justin Hubner mencuri perhatian di Belanda setelah tampil impresif bersama Fortuna Sittard. Bek Timnas Indonesia itu mendapat banyak pujian dari media lokal.
Terima Kasih FIFA! Mimpi Timnas Indonesia Main di Piala Dunia Makin Dekat Terwujud Lewat Skema Ini

Terima Kasih FIFA! Mimpi Timnas Indonesia Main di Piala Dunia Makin Dekat Terwujud Lewat Skema Ini

Harapan Timnas Indonesia untuk tampil di putaran final Piala Dunia semakin terbuka lebar. Wacana FIFA menambah jumlah peserta jadi kabar baik buat skuad Garuda.
Justin Hubner dan Ole Romeny Bisa Jadi Agen Timnas Indonesia Buat Rayu Aset Berharga Liga Belanda Ini Bela Garuda

Justin Hubner dan Ole Romeny Bisa Jadi Agen Timnas Indonesia Buat Rayu Aset Berharga Liga Belanda Ini Bela Garuda

Kehadiran dua pemain Timnas Indonesia di Fortuna Sittard membuka peluang menarik di luar lapangan. Justin Hubner dan Ole Romeny berpotensi menjadi jembatan.
Sidang Praperadilan Eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung Ditunda

Sidang Praperadilan Eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung Ditunda

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menunda sidang praperadilan yang dilayangkan oleh mantan Kepala BGN Lodewyk Pusung. 
Media Vietnam Soroti Keuntungan Besar Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Skuad Garuda Dapat Dukungan Penuh

Media Vietnam Soroti Keuntungan Besar Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Skuad Garuda Dapat Dukungan Penuh

Persiapan Timnas Indonesia menuju Piala AFF 2026 menjadi perhatian media Vietnam. Mereka menyoroti keuntungan besar dan dukungan yang diterima skuad Garuda.
Minyakita Langka di Kepri, Dijual hingga Rp18 Ribu per Liter, YLPK Soroti Dugaan Penyimpangan Distribusi

Minyakita Langka di Kepri, Dijual hingga Rp18 Ribu per Liter, YLPK Soroti Dugaan Penyimpangan Distribusi

Di tingkat pengecer, Minyakita masih dijual hingga Rp18.000 per liter. Kondisi ini diakui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepri yang menyebut masih menemukan pedagang menjual Minyakita di atas HET.
Mojtaba, Aura dan Horison Imaji

Mojtaba, Aura dan Horison Imaji

Sebagai fenomena yang jangan sekali dilihat oleh mata itu, adalah bagaimana kecintaan rakyat Iran kepada The Supreme Leader mereka.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT