News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kurang Armada Pengangkut Sampah Dinas Lingkungan Hidup Aceh Tamiang Kewalahan

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Aceh Tamiang saat ini mengelola sampah Organik dan Anorganik yang sebagian besar berasal dari limbah rumah tangga yaitu sekitar 25 ton sampai 30 ton sampah perhari
Selasa, 19 Juli 2022 - 18:44 WIB
Kurang Armada Pengangkut Sampah Dinas Lingkungan Hidup Aceh Tamiang Kewalahan
Sumber :
  • Tim TvOne/ Ilham

Aceh Tamiang - Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Aceh Tamiang saat ini mengelola sampah Organik dan Anorganik yang sebagian besar berasal dari limbah rumah tangga yaitu sekitar 25 ton sampai 30 ton sampah perhari.

"Rata - rata sampah yang kami angkut sebanyak 25 ton sampai 30 ton per hari, namun ada peningkatan sedikit pada hari - hari tertentu,” ungkap Muhammad Husni, SP Kabid Pengelolaan Sampah Limbah Bahan Berbahaya Beracun dan Beracun dan Peningkatan Kapasitas (PSLBP3PK) kepada tvOne Selasa (19/7/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya untuk menghindari adanya penumpukan yang berlebihan. Pihaknya setiap hari sampah harus di angkut sampah tersebut dari 26 kontiner  yang tersebar di 11 kecamatan.

"Dari 11 Kecamatan, Kota Kualasimpang merupakan kecamatan penghasil sampah terbesar. Dengan jadwal dua kali angkut, pada pagi dan malam hari,” ucapnya husni.

Husni menambahkan, sebagai penungjang kinerja saat ini bidangnya difasilitasi kendaraan dinas berjumlah 6 unit armada diantaranya 4 unit Dump Sampah dan 2 unit Dump Arm Roll (pengait-red). Menurutnya jumlah armada tersebut belum cukup, sehingga kendaraan tersebut harus ditambah sebanyak 4 unit armada lagi.

"Kami telah mengusulkan  penambahan 4 unit kendaraan jenis Dump Arm Roll untuk menunjang kinerja dilapangan semoga dikabulkan agar  solusi soal tumpukan sampah bisa cepat teratasi,” tutup Husni (Izr/Lno)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

UN-Habitat Soroti Risiko Bencana Perkotaan di Negara Berkembang, Indonesia Diminta Waspada

UN-Habitat Soroti Risiko Bencana Perkotaan di Negara Berkembang, Indonesia Diminta Waspada

UN-Habitat memperingatkan Indonesia soal risiko bencana perkotaan akibat permukiman informal di wilayah rawan banjir seperti Jakarta dan Semarang.
Digulung LavAni Tiga Set Langsung, Pelatih Jakarta Bhayangkara Presisi Beberkan Faktor Utama Anak Asuhnya Telan Kekalahan

Digulung LavAni Tiga Set Langsung, Pelatih Jakarta Bhayangkara Presisi Beberkan Faktor Utama Anak Asuhnya Telan Kekalahan

Jakarta Bhayangkara Presisi harus mengakui keunggulan LavAni pada lanjutan Proliga 2026 yang kini memasuki seri kelima di Kota Malang.
Murni Pembunuhan Berencana, Senyawa Racun Tikus Ditemukan di Jasad Tiga Korban Keracunan di Warakas Jakarta Utara

Murni Pembunuhan Berencana, Senyawa Racun Tikus Ditemukan di Jasad Tiga Korban Keracunan di Warakas Jakarta Utara

Peneliti Riset Toksikologi Kimia, Departemen Kimia, Laboratorium Kimia FMIPA Universitas Indonesia Budiawan menemukan senyawa racun tikus di jasad tiga korban keracunan di Warakas. 
Rekor Lawan 101 Kemenangan dari 105 Laga, Pelatih Timnas Futsal Indonesia Sebut Iran Lebih Tertekan di Final Piala Asia ‎

Rekor Lawan 101 Kemenangan dari 105 Laga, Pelatih Timnas Futsal Indonesia Sebut Iran Lebih Tertekan di Final Piala Asia ‎

Timnas Futsal Indonesia dijadwalkan akan melakoni partai puncak menghadapi Iran di Piala Asia 2026.
Hector Souto Tatap Positif Partai Final Kontra Iran di Piala Asia Futsal 2026: Ada Suporter Garuda

Hector Souto Tatap Positif Partai Final Kontra Iran di Piala Asia Futsal 2026: Ada Suporter Garuda

‎Timnas Futsal Indonesia siap kembali membuat sejarah besar di kancah Asia di final Piala Asia Futsal 2026.
Kasus Keracunan di Warakas Jakarta Utara Murni Pembunuhan Berencana, Pelaku Merasa Diperlakukan Berbeda dan Sering Dimarahi

Kasus Keracunan di Warakas Jakarta Utara Murni Pembunuhan Berencana, Pelaku Merasa Diperlakukan Berbeda dan Sering Dimarahi

Kasus keracunan yang menewaskan tiga orang di sebuah rumah kontrakan di Jalan Warakas, Gang 10, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara pada 2 Januari 2026 lalu murni pembunuhan berencana. 

Trending

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Berikut susunan pemain tim putri Indonesia vs Thailand di Perempat final Kejuaraan Beregu Asia 2026
KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK menyita uang tunai, valuta asing, jam tangan mewah, hingga emas 5,3 kg senilai Rp40,5 miliar dalam kasus korupsi impor Bea Cukai.
Baru Juga Rekrut Eks Pemain Al Hilal, Al Nassr Sudah Ditimpa Kabar Buruk dari Cristiano Ronaldo

Baru Juga Rekrut Eks Pemain Al Hilal, Al Nassr Sudah Ditimpa Kabar Buruk dari Cristiano Ronaldo

Baru juga Al Nassr mengumumkan bergabungnya Abdullah Al-Hamddan dalam klub tersebut, Ronaldo malah bawa kabar buruk jelang laga menjamu Al Ittihad. Ada apa?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT