News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Syukri Zen, Oknum DPRD yang Aniaya Wanita di SPBU Resmi di PAW Partai Gerindra 

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Palembang, Muhammad Akbar Alvaro mengajukan pengganti antar waktu (PAW) atas kadernya, Syukri Zen yang resmi diberhentikan dari keanggotaan
Sabtu, 15 Oktober 2022 - 19:35 WIB
Ketua DPC Partai Gerindra Kota Palembang, Akbar Alvaro
Sumber :
  • Tim Tvone/ Pebriansyah

Palembang, Sumatera Selatan - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Palembang, Muhammad Akbar Alvaro mengajukan pengganti antar waktu (PAW) atas kadernya, Syukri Zen yang resmi diberhentikan dari keanggotaan Fraksi Komisi I periode 2019-2024 dari dapil VI wilayah Seberang Ulu (SU) I dan Jakabaring Palembang.

"Kelengkapan berkas pengajuan untuk PAW namanya sudah ada yakni Raudhatul Jannah dengan jabatan Wakil Sekretaris DPC Partai Gerindra Palembang masa jabatan hingga tahun 2024," kata Akbar Alvaro, Sabtu (15/10/2022). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akbar Alvaro berharap kepada anggota legislatif PAW, Raudhatul Jannah bisa memberikan kontribusi untuk masyarakat, sehingga menjadi cerminan yang baik. "Prabowo juga kan sudah menegaskan kepada para anggota Partai Gerindra Palembang untuk selalu bersikap sopan santun terhadap masyarakat dan membantu masyarakat yang lemah," ujar Akbar Alvaro. 

Akbar Alvaro menambahkan, kepada para anggota Partai Gerindra ini menjadi pelajaran terutama yang duduk sebagai anggota DPRD Kota Palembang lebih mengawasi diri dan menjaga sikap serta menjadi contoh yang baik bagi masyarakat. "Karena eksistensi kami, Partai Gerindra ini dekat dengan rakyat, partai yang selalu bersama rakyat serta partai yang selalu memperjuangkan rakyat," tuturnya. 

Diberitakan sebelumnya, Altur Panjaitan selaku kuasa mediasi, yang ditunjuk oleh Syukri Zen mengatakan jika dirinya hingga saat ini belum mendapat informasi lebih lanjut terkait penunjukan sebagai kuasa hukum di persidangan.

"Sampai saat ini saya belum mendapat keterangan lebih lanjut dari pihak keluarga Syukri Zen, apakah saya yang akan mendampingi beliau di persidangan atau tidak. Artinya sampai saat ini saya hanya sebatas kuasa mediasi. Untuk kejelasan itu, sore ini saya baru akan berkomunikasi dengan keluarga bapak Syukri Zen," ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masih dikatakan Althur jika pada mediasi kemarin, pihak Syukri Zen sudah memberikan konpensasi pada pihak korban, Juwita Puspita Sari dengan sejumlah uang. "Sebagai permohonan maaf dari bapak Syukri Zen, dirinya telah memberikan uang konpensasi senilai Rp100 juta pada pihak Juwita Puspita Sari," jelasnya.

Dari konpensasi tersebut, Althur mengatakan jika pihaknya berharap ke depan dapat menjadi hal yang meringankan hukuman Syukri Zen. Disinggung apakah pihak korban, Juwita Puspita Sari telah melakukan pencabutan laporan, Althur mengatakan jika laporan tersebut sudah dicabut oleh korban. "Sudah ada pencabutan laporan itu, malah sudah diberikan ke pihak penyidik," tutupnya. (peb/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Marco Bezzecchi Pimpin Klasemen MotoGP 2026, Bos Aprilia Sebut Pembalapnya Punya Kelemahan yang Merugikan

Marco Bezzecchi Pimpin Klasemen MotoGP 2026, Bos Aprilia Sebut Pembalapnya Punya Kelemahan yang Merugikan

Meski memimpin klasemen MotoGP, Marco Bezzecchi dinilai belum tampil sempurna setelah beberapa kesalahan merugikan di balapan Sprint.
Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Fasilitas Publik di Indramayu Rusak Usai Aksi Penolakan Proyek Tambak Pemerintah Pusat Ricuh

Fasilitas Publik di Indramayu Rusak Usai Aksi Penolakan Proyek Tambak Pemerintah Pusat Ricuh

Ribuan petambak yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (Kompi) menggelar aksi unjuk rasa di depan Pendopo Kantor Bupati Indramayu, Kamis (02/04/2026).
Setelah Eks Menag Yaqut, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex 40 Hari ke Depan

Setelah Eks Menag Yaqut, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex 40 Hari ke Depan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perpanjang penahanan Staf Khusus eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, selama 40 hari ke depan.
12 Ramalan Shio Besok, 4 April 2026: Naga Dapat Keberuntungan, Anjing Jangan Baperan

12 Ramalan Shio Besok, 4 April 2026: Naga Dapat Keberuntungan, Anjing Jangan Baperan

Simak ramalan shio besok, 4 April 2026, mulai dari karier, keuangan, hingga asmara untuk Tikus hingga Babi. Cari tahu apakah hari kamu penuh keberuntungan?
Banjir Rendam Rel di Grobogan, Perjalanan 8 Kereta Api Jalur Utara Terganggu dan Berlaku Sistem Satu Jalur

Banjir Rendam Rel di Grobogan, Perjalanan 8 Kereta Api Jalur Utara Terganggu dan Berlaku Sistem Satu Jalur

Banjir di Grobogan rendam rel KA jalur Utara, 8 perjalanan terganggu dan harus bergantian melintas sejak dini hari.

Trending

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Bagi para pencinta sepak bola tanah air, khususnya Timnas Indonesia dan Persipura Jayapura, pemain yang akrab disapa Bochi ini sudah menjadi legenda sejak lama.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Kegagalan Timnas Indonesia jadi juara di FIFA Series 2026 justru memicu sorotan luas dari berbagai media luar negeri. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
Belum Apa-apa, Media Vietnam Sudah Bayangkan 'Grup Neraka' Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Belum Apa-apa, Media Vietnam Sudah Bayangkan 'Grup Neraka' Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Media Vietnam khawatir hadapi “grup neraka” di Piala Asia 2027 bersama Jepang, Qatar, dan Timnas Indonesia yang dinilai makin kuat.
Terungkap, Alasan Terbesar Dedi Mulyadi Gencar Sidak Sekolah di Jawa Barat Sampai Marah-Marah

Terungkap, Alasan Terbesar Dedi Mulyadi Gencar Sidak Sekolah di Jawa Barat Sampai Marah-Marah

Terungkap alasan Dedi Mulyadi gencar sidak sekolah di Jawa Barat. Soroti fasilitas, kebersihan, hingga pendidikan demi masa depan generasi bangsa yang baik.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT