GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BPBD: 11.893 Jiwa Tersebar di 5 kecamatan Kabupaten Aceh Timur Terdampak Banjir

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Timur mencatat 11.893 jiwa dari 3.230 keluarga tersebar di 27 desa di lima kecamatan terdampak banjir.
Rabu, 9 November 2022 - 01:27 WIB
BPBD: 11.893 jiwa di Aceh Timur terdampak banjir
Sumber :
  • Antara

Banda Aceh - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Timur mencatat sebanyak 11.893 jiwa dari 3.230 keluarga yang tersebar di 27 desa di lima kecamatan di kabupaten itu terdampak banjir.

"Saat ini hanya tersisa lima kecamatan lagi yang masih terendam. Sedangkan untuk lima kecamatan lainnya yang sebelumnya sempat terendam kini sudah mulai surut. Sedang warga terdampak banjir mencapai 11.893 orang," kata Kepala Pelaksana BPBD Aceh Timur Ashadi di Aceh Timur, Selasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun lima kecamatan yang masih dilanda banjir yaitu Kecamatan Ranto Peureulak meliputi Desa Seumanah Jaya, Desa Alue Canang, Desa Beurandang.

Serta Desa Sara Nyala, Desa Kliet, Desa Simpang Tiga Lubuk Baya, Desa Alue Genteng, Desa Sara Kaye Dalam, dan Desa paya Uno. Jumlah warga terdampak sebanyak 4.466 jiwa.serta 1.081 rumah terendam banjir.

"Di Kecamatan Ranto Pereulak, terdapat 712 rumah yang dihuni 2.869 jiwa mengungsi karena banjir. Banjir masih menggenangi wilayah tersebut," kata Ashadi.

Sedangkan, di Kecamatan Birem Bayeun meliputi Desa Alue Sentang, Desa Buket Seulemak, Desa Paya Bili Sa, dan Desa Alue Nyamuk, dengan jumlah 110 rumah yang dihuni 360 jiwa.

Selanjutnya, di Kecamatan Rantau Selamat meliputi Desa Alue Kol, Desa Alue Seuleumak, Desa Bayeun, Desa Sarah Kaye, dan Desa Dama Siput dengan 216 rumah yang dihuni 864 jiwa terdampak banjir.

Kemudian di Kecamatan Peureulak, Desa Lhok Dalam, Blang Balok, Bandrong, Blang Bitra, Beusa Meurano, Pasir Putih, Blang Batee, Blang Simpo, Lubuk Pempeng, Cek Embon, Tanoh Rata dan Tualang sebanyak 3,247 jiwa dalam 1,084 rumah terdampak.

"Sedangkan di Kecamatan Peureulak Barat meliputi Desa Beusa Sebrang dengan warga terdampak sebanyak 2.956 jiwa. Sebanyak 76 orang di antaranya mengungsi," kata Ashadi.

Ashadi mengatakan belum ada korban jiwa dalam bencana tersebut. Meskipun demikian, pihaknya mengimbau masyarakat untuk terus waspada serta juga menjaga anak-anaknya untuk tidak bermain banjir.

Ashadi menyebutkan untuk kecamatan yang berada di hilir seperti di Kecamatan Peureulak, Kecamatan Peureulak Barat, Kecamatan Rantau Selamat, dan Kecamatan Birem Bayeun, diperkirakan debit air akan terus bertambah mengingat ada potensi air pasang laut purnama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Aceh Timur Elfiandi mengatakan pihaknya bersama petugas BPBD telah menyalurkan bantuannya ke sejumlah titik pengungsian warga.

"Bantuan masa panik di antaranya mi instan, air mineral, beras, dan lain-lainnya sudah disalurkan kepada masyarakat yang mengungsi akibat banjir," kata Elfiandi.(Ant/Jeg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar, Dedi Mulyadi wacanakan hapus pajak kendaraan, hingga alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung.
Wacana Konvensi LPG ke CNG Dinilai Positif, Hidupkan Kembali Ekonomi Rakyat Madura

Wacana Konvensi LPG ke CNG Dinilai Positif, Hidupkan Kembali Ekonomi Rakyat Madura

Pemerintah berencana melakukan konversi energi dari Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke Compressed Natural Gas (CNG).
Buntut Kasus Pencabulan Santriwati, Ketua PWNU Jateng: Ponpes di Pati Bukan Pesantren NU, Kiai Ashari itu Dukun

Buntut Kasus Pencabulan Santriwati, Ketua PWNU Jateng: Ponpes di Pati Bukan Pesantren NU, Kiai Ashari itu Dukun

Ketua PWNU Jateng, Gus Rozin membantah Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati milik Kiai Ashari, tersangka kasus pencabulan santriwati bagian dari NU.
Begal di Palmerah Bacok Korban Demi Beli Sabu, Polisi Ungkap Ternyata Pelaku Juga Kurir Narkoba

Begal di Palmerah Bacok Korban Demi Beli Sabu, Polisi Ungkap Ternyata Pelaku Juga Kurir Narkoba

Tabir di balik aksi pembegalan sadis yang menimpa seorang pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, akhirnya terungkap. 
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Dedi Mulyadi Evaluasi Tata Kelola Tambang, Proyek Strategis di Bogor Terancam Mangkrak? Ini Penjelasan Wakil Bupati

Dedi Mulyadi Evaluasi Tata Kelola Tambang, Proyek Strategis di Bogor Terancam Mangkrak? Ini Penjelasan Wakil Bupati

Rencana evaluasi besar-besaran aktivitas tambang di Kabupaten Bogor oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dapat dukungan penuh dari pemerintah daerah setempat. 

Trending

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT