GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Inspiratif, Anggota Polisi Polda Aceh Ubah Lahan Tidur jadi Kebun Sayur dan Buah Organik

Aipda Samsul Bahri, anggota polisi yang bertugas di bagian Humas Polda Aceh berhasil menyulap lahan tidur menjadi lahan produktif dengan konsep sistem organik.
Sabtu, 12 November 2022 - 19:16 WIB
Aipda Samsul Bahri Bersama Warga sedang Memetik Sayuran Organik di Kebunnya
Sumber :
  • tim tvOne/Muhammad Fadly

Banda Aceh - Seorang anggota polisi yang bertugas di bagian Humas Polda Aceh yang bernama  Aipda Samsul Bahri berhasil menyulap lahan tidur menjadi lahan produktif dengan konsep sistem organik.

Dengan berbekal ilmu pengetahun bertani yang ia dapatkan melalui media sosial, lelaki kelahiran asal Kabupaten Aceh Besar tahun 1983 menanam berbagai jenis tanaman sayuran, seperti kacang panjang, terong, cabai dan buah-buahan di lahan seluas 800 meter persegi yang terletak di Keutapang, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Aipda Samsul Bahri Menunjukkan Hasil Panennya (tim tvOne)

Samsul menceritakan bahwa awal mula ia bercocok tanam karena termotivasi untuk mengembangkan ilmu pertanian setelah Ia mengikuti pelatihan di kepolisian pada tahun 2021 lalu.

“Tahun lalu saya mengikuti pelatihan pertanian yang diadakan oleh Polda Aceh untuk pembekalan para anggota Polisi di jajaran Polda Aceh yang memasuki masa pensiun. Dari situ saya mulai tertarik dan mencoba mempraktekkannya langsung  ilmu pertanian organik yang saya dapatkan dari kegiatan tersebut,” ujar Samsul saat ditemui di kebunnya. 

Aipda Samsul Bahri saat Berseragam Humas Polda Aceh (tim tvOne)

Selain itu Samsul juga mengaku, banyak belajar ilmu pertanian menggunakan sistem organik dari media sosial.  

“Bertani dengan menerapkan sistem organik merupakan cara yang mudah dan murah tanpa harus mengeluarkan modal yang besar, untuk menghasilkan hasil tanaman yang subur dan sehat untuk dikonsumsi,” katanya. 

Samsul berharap, aktivitas bertani ini dapat mendukung ketahanan pangan terutama bagi keluarganya. 

Samsul juga ingin kegiatannya ini menjadi contoh bagi masyarakat khususnya bagi para petani yang selama ini menggunakan sistem konvensional. dapat belajar bertani dengan cara mudah dan murah lewat pertanian system organik.

“Saya ingin mengedukasikan sistem bercocok tanam organik ini kepada para petani di Aceh yang selama ini menggunakan sistem konvensional agar kembali beralih menerapkan sistem organik. Dengan demikian  petani dapat menekan biaya pengeluaran sebesar 50-70 persen, sehingga para petani di Aceh bisa menghasilkan keuntungan yang besar” ungkap Samsul. 

Samsul juga ingin melepaskan  ketergantungan para petani konvensional dari penggunaan pupuk pabrikan yang harganya saat ini tergolong sangat tinggi di pasaran.

Aipda Samsul Bahri dan Warga Setelah Memetik Hasil Panen (tim tvOne)

Meskipun hasil tanamnya saat ini hanya untuk dinikmati sendiri, namun tak sedikit warga sekitar yang datang ke kebunnya untuk membeli hasil dari pertaniannya itu. Irman (39) salah seorang kerabat Samsul mengaku sering datang dan membeli sayur-sayuran di kebun milik Samsul.

Menurut Irman, sayur dan buah-buahan dari hasil kebun Samsul sehat untuk dikonsumsi.

“Karena ditanam dengan menggunakan pupuk organik, sehingga bebas dari zat Pestisida yang berbahaya bagi Kesehatan jika dikonsumsi,” ujar Irman.

Selain itu, Irman juga mengaku kagum dengan sosok Samsul yang seorang polisi namun berhasil bercocok tanam dengan sistem organik. 

Aipda Samsul Bahri dan Warga saat Memetik Hasil Panen (tim tvOne)

“Saya kagum dengan beliau, di tengah kesibukannya bertugas sebagai Polisi, bisa meluangkan waktunya untuk merubah lahan tidur menjadi lahan produktif,” katanya. 

“Setidaknya ini bisa menjadi contoh yang baik bagi masyarakat sekitar untuk memanfaatkan lahannya yang kosong” sebut Irman.

Saat ini Samsul belum mematok harga dari hasil tanamannya itu, jika ada warga yang datang dan ingin membeli hasil tanamannya cukup membayar seikhlasnya saja. 

Hal itu diakui Samsul karena orientasinya adalah mengembangkan ilmu bercocok tanam dengan sistem organik dan saling berbagi ilmu kepada para petani dan warga sekitar dalam memanfaatkan lahan kosong.   

Aipda Samsul Bahri dan Warga saat Memetik Hasil Panen (tim tvOne)

Kedepannya anak yang terlahir dari enam bersaudara pasangan Yusuf Abdulah dan Zauhari ini juga bercita-cita ingin membangun komunitas petani organik di Aceh. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia bercita-cita nantinya komunitas ini bisa membangun sebuah pasar sehat yang hanya menjual sayur dan buah buahan organik.

“Sehingga  dapat memudahkan masyarakat untuk bisa membeli sayuran dan buahan organik tanpa mengandung zat pestisida yang sangat beresiko bagi kesehatan,” katanya.(mfb/put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Striker Persipura Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 2 Gol Demi Panggilan Timnas Indonesia

Striker Persipura Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 2 Gol Demi Panggilan Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari kompetisi domestik. Striker Persipura, Reno Salampessy, curi perhatian John Herdman dengan cetak 2 gol.
Kasus Koper Wisatawan Hilang di Bromo, Polisi Usut Tuntas

Kasus Koper Wisatawan Hilang di Bromo, Polisi Usut Tuntas

Polres Probolinggo bentuk tim khusus untuk menangani kasus tujuh koper wisatawan mancanegara asal Thailand yang hilang di kawasan Gunung Bromo.
Peneliti BRIN Prediksi Awal Ramadhan 2026 Berpotensi Jatuh 19 Februari, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Peneliti BRIN Prediksi Awal Ramadhan 2026 Berpotensi Jatuh 19 Februari, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Peneliti BRIN memprediksi awal Ramadhan 2026 di Indonesia berpotensi jatuh 19 Februari karena perbedaan pendekatan hilal global dan hilal lokal.
Juventus Untung hingga 70 Juta Euro, Giuseppe Marotta Sindir Insiden Diving di Derby d'Italia pada 2021

Juventus Untung hingga 70 Juta Euro, Giuseppe Marotta Sindir Insiden Diving di Derby d'Italia pada 2021

Presiden Inter Milan, Giuseppe Marotta, menyindir insiden yang terjadi dalam laga Derby d’Italia pada 2021 silam. Pada saat itu, sebuah diving dari Juan Cuadrado sukses membawa Juventus menang.
Viral Preman Modus Jukir Liar Getok Harga Rp100 Ribu ke Pengunjung di Tanah Abang, Delapan Orang Diamankan

Viral Preman Modus Jukir Liar Getok Harga Rp100 Ribu ke Pengunjung di Tanah Abang, Delapan Orang Diamankan

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi sejumlah preman berkedok juru parkir liar diringkus tim kepolisian di wilayah Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Senin (16/2/2026).
Kembali Bersinar di Panggung Global, BRI Group Raih Empat Penghargaan Bergengsi dari Alpha Southeast Asia 2025

Kembali Bersinar di Panggung Global, BRI Group Raih Empat Penghargaan Bergengsi dari Alpha Southeast Asia 2025

Capaian ini semakin memperkuat posisi BRI Group sebagai institusi keuangan nasional yang konsisten menghadirkan instrumen pendanaan berbasis ESG

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT