GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral, Dosen di Universitas Andalas Diduga Melakukan Pelecehan, 9 Mahasiswa Mengaku Jadi Korban

Baru-baru ini jagat media sosial dihebohkan rekaman video Viral terkiat dugaan pelecehan yang dilakukan oleh salah satu dosen daru Universitas Andalus, Padang.
Jumat, 23 Desember 2022 - 23:08 WIB
Ilustrasi Pelecehan Seksual
Sumber :
  • Freepik.com

Padang, tvOnenews.com - Baru-baru ini jagat media sosial dihebohkan rekaman video viral terkiat dugaan pelecehan yang dilakukan oleh salah satu dosen dari Universitas Andalus, Padang, Sumatera Barat.

Unggahan tersebut dibagikan oleh sebuah akun instagram dengan nama @infounand pada hari Rabu (21/12/2022) lalu dimana menunjukan unggahan yang menguak dugaan pelecehan sekusal yang dialami oleh salah satu mahasiswi Universitas Andalas (Unand) oleh dosen mereka. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam unggahan yang viral di media sosial itu membagikan kronologi tentang pengakuan dari salah seorang mahasiswi Universitas Anadalas yang mengaku menjadi korban pelecehan seksual dari seorang dosen.

Dalam narasi yang dituliskan oleh akun @infounand  dikatakan bahwa oknum dosen yang berinisial KC diduga melakukan pelecehan kepada korban pada satu bukan yang lalu dengan memaksa untuk mencium korban

"Oknum dosen berinisial KC diduga melecehkan korban mahasiswanya sendiri X (inisial samaran). Dalam rekaman yang diambil korban secara diam-diam KC memaksa untuk men**m X berkali-kali, aksi tersebut diperkirakan terjadi satu bulan yang lalu," tulis infounand dalam narasi video yang diunggahnya.

Dalam unggahan yang viral di media sosial instagram itu akun@infounand juga membagikan potongan rekaman sura dari korban X yang secara diam-diam merekam perbincangan mereka berdua.

Pada unggahan yang berisi potongan singkat rekaman sura berdurasi 26 detik itu terdengar suara dari oknum dosen yang diduga melakukan pelcehan seksual kepada korban X.

Dimana pelaku mengiming-imingi mahasisnya itu dengan nilai bagus asalkan mau untuk memenuhi keinginananya. Diketahui dosen tersebut merupakan seorang bergelar doktor di Universitas Andalas yang berinisial KC.

Berdasarkan keterang yang dituliskan pada video tersebut dikatakan bahwa peristiwa yang dialami oleh mahasiswi berinisial X itu terjadi di rumah dari dosen berinisial KC itu.

“Kejadian diduga terjadi di rumah oknum dosen tersebut, bermula saat korban bersama teman-temannya bertamu ke rumah KC. Saat teman-teman korban sudah keluar rumah untuk pulang, korban masih bersama KC di sebuah ruangan,” lanjutnya. 

Selanjutnya korban X disebutkan meminta izin kepada okunm dosen berinisial KC itu karena  dirinya tidak bisa mengikuti perkuliahan wajib wajib dengan alasan harus pergi ke luar kota dan sudah memesan tiket. 

“Saat itu X meminta izin kepada KC karena tidak bisa menghadiri perkuliahan wajib karena sudah pergi ke luar kota dan sudah memesan tiket," sambungnya

Onum Dosen itu pun diduga memberikan ancaman kepada korban dengan mengatakan jika dirinya tidak akan meluluskannya dan mengharuskan korban untuk mengulang matakuliah tersebut di semeter selanjutnya.

"Karena pertemuan kuliah itu sangat penting, KC mengancam tidak akan meluluskan korban dan korban terancam akan mengulang mata kuliah yang sama,” tulis akun itu lagi.

Di dalam rekaman audio sepanjang 26 detik, KC terdengar berusaha mendekati korban secara personal dengan menanyakan latar belakang keluarga, ekonomi hingga cara korban membayar uang kuliah dan lainnya. 

“KC juga menawarkan untuk membantu biaya kuliah korban dan mengajak korban untuk pergi jalan-jalan lain waktu,” lanjut akun Infounand. 

Saat itu, tiba-tiba KC memberikan solusi agar korban bisa diizinkan untuk tidak menghadiri perkuliahan tersebut dan ia meminta korban untuk membuat surat perizinan. 

“Namun, KC tiba-tiba meminta syarat yang tidak senonoh dengan meminta mencium korban,” lanjutnya.

Satgas UNAND Berikan Respon

Unggahan tersebut pun viral di media sosial mulai dari instagram dan juga tiktok, maka dari itu Satgas PPKS UNAND pun mengambil tindakan dan memproses laporan dari mahasiswi tersbut.

"Laporan ini sudah diterima oleh SATGAS PPKS dan saat ini sedang dalam proses. Dalam waktu dekat akan dikeluarkan rekomendasi akhir. Kami dari Satgas PPKS tidak bisa memberi tahu banyak info terkait kasus ini, sebab semua ada prosedurnya," tulisnya 

Dalam kolom komentar unggahan yang viral di media sosial itu Satgas PPKS mengatakan bahwa mereka sudah mengambil tindakan terkait dugaan pelecehan yang dilakukan oleh oknum dosen kepada mahasiswanya.

"Bukan berarti kami tidak ada tindakan sama sekali. Sudah banyak proses yang dilakukan. Terima kasih atas kepedulian yang tinggi dari seluruh civitas akademika. We never stop!" pungkasnya.

Sembilan Mahasiswa Menjadi Korban

Dalam unggahan lainnya dikatakan bahwa secara total terdapat sembilan orang korban yang diduga mendapat pelecehan dari oknum dosen dengan inisial KC termasuk korban X yang merekam percakapan KC dengan dirinya.

"Terdapat sembilan korban berdasarkan keterangan saksi. Namun, semua berhenti ditengah jalan karena kurangnya alat bukti dan adanya pembungkaman oleh pelaku,"

Dikatakan bahwa para korban mendapat pelecehan berupa ruayan dan juga ajakan dari oknum dosen tersebut melalui pesan WhatsApp, bahkan dikatakan jga salah satu korban menjadi korban perkosaan oleh oknum dosen tersebut.

Meski korban yang mengaku diperkosa itu sempat melaporkan hal tersebut kepada satgas PPKS UNAND dikatakan bahwa pada  pertengahan penanganan korban mendapat tekanan dari pelaku.

Dan berdasarak keterangan yang ditulikan pelaku sudah melancarkan aksinya sejak tahun 2000an dimana hal tersebut diperkuat dengan pengakuan dari senior-senior universitas tersebut.

Meski begitu banyak korban yang tidak melapor karena masih kekurangan alat bukti dan rekaman dari korban X merupakan satu-satunya alat bukti yang sangat kuat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bukti dari korban X merupakan bukti paling kuat namun sampai saat ini belum ada kepastian tentang status pelaku," tutupnya. (akg)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Utang BPJS Menggunung Rp26,47 Triliun, Menkes: Yang Tak Bayar Justru Kelas Tinggi

Utang BPJS Menggunung Rp26,47 Triliun, Menkes: Yang Tak Bayar Justru Kelas Tinggi

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin mengungkap fakta mengejutkan soal tunggakan iuran BPJS Kesehatan, bahwa warga yang tak bayar justri kelas tinggi.
Moody’s Beri Sinyal Negatif, Airlangga Sebut Pemerintah Siapkan Indonesia Economic Outlook

Moody’s Beri Sinyal Negatif, Airlangga Sebut Pemerintah Siapkan Indonesia Economic Outlook

Pemerintah bergerak cepat merespons perubahan outlook negatif dari lembaga pemeringkat internasional Moody’s terhadap sektor keuangan Indonesia.
Tak Terima Ditegur Main Drum, Pria yang Dianiaya Tetangganya di Cengkareng Kini Dilaporkan Balik

Tak Terima Ditegur Main Drum, Pria yang Dianiaya Tetangganya di Cengkareng Kini Dilaporkan Balik

Seorang pria berinisial D laporkan tetangganya karena diduga menjadi korban penganiayaan usai menegur lantaran bermain drum di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat
Link Live Streaming Resmi AFC Champions League Two 2025-2026 Persib Bandung Vs Ratchaburi FC, Kick Off 19.15 WIB

Link Live Streaming Resmi AFC Champions League Two 2025-2026 Persib Bandung Vs Ratchaburi FC, Kick Off 19.15 WIB

Perjalanan Persib Bandung di kancah Asia kini sampai pada babak 16 besar AFC Champions League Two 2025-2026
Anindya Bakrie: ABAC Meeting I 2026 Jadi Momentum Awal Integrasi kawasan Asia - Pasifik Guna Meningkatkan Arus Investasi dan Perdagangan

Anindya Bakrie: ABAC Meeting I 2026 Jadi Momentum Awal Integrasi kawasan Asia - Pasifik Guna Meningkatkan Arus Investasi dan Perdagangan

Ketua APEC ABAC Indonesia Anindya Bakrie menegaskan ABAC Meeting I 2026 jadi momentum mendorong penguatan infrastruktur fisik atau nonfisik di Asia-Pasifik.
Teks Khutbah Jumat Singkat 13 Februari 2026: Manfaat I’tikaf di Bulan Ramadhan

Teks Khutbah Jumat Singkat 13 Februari 2026: Manfaat I’tikaf di Bulan Ramadhan

Kurang lebih 8 hari lagi umat muslim Indonesia akan memasuki bulan suci ramadhan. Berikut manfaat I'tikaf yang jarang diketahui.

Trending

Maarten Paes Bisa Minder? Timnas Indonesia Berpeluang Tambah Opsi Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya

Maarten Paes Bisa Minder? Timnas Indonesia Berpeluang Tambah Opsi Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan satu nama baru. Kiper Eropa, Kayne van Oevelen layak masuk radar John Herdman usai tampil impresif di Eredivisie.
Kabar Bahagia untuk John Herdman, Pemain Keturunan yang Cetak Hattrick di Arsenal Ingin Bela Timnas Indonesia

Kabar Bahagia untuk John Herdman, Pemain Keturunan yang Cetak Hattrick di Arsenal Ingin Bela Timnas Indonesia

Peluang Timnas Indonesia mendapatkan tambahan amunisi muda berbakat kembali terbuka. Wonderkid Arsenal, Demiane Agustien, akhirnya masuk radar John Herdman?
Janda Memuaskan Syahwat dengan Alat, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? 

Janda Memuaskan Syahwat dengan Alat, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? 

Seorang janda memuaskan syahwatnya menggunakan alat, apakah diperbolehkan dalam Islam? Simak penjelasan Buya Yahya berikut ini.
Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bojonegoro: Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Menggigil di Puncak

Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bojonegoro: Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Menggigil di Puncak

Klasemen Proliga 2026 jelang Seri Bojonegoro, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan berhasil membawa Jakarta Pertamina Enduro kuasai puncak.
Top Skor Proliga 2026 Jelang Seri Bojonegoro: Megawati Hangestri Masih Jadi Satu-satunya Pemain Indonesia yang Tembus 10 Besar

Top Skor Proliga 2026 Jelang Seri Bojonegoro: Megawati Hangestri Masih Jadi Satu-satunya Pemain Indonesia yang Tembus 10 Besar

Top skor Proliga 2026 jelang seri Bojonegoro, di mana Megawati Hangestri masih jadi satu-satunya pemain Indonesia yang tembus posisi 10 besar.
Meski Mohan Hazian Bikin Pernyataan, Korban Pelecehan Seksual Muak Pelaku Malah Ogah Akui Kesalahannya

Meski Mohan Hazian Bikin Pernyataan, Korban Pelecehan Seksual Muak Pelaku Malah Ogah Akui Kesalahannya

Korban pelecehan seksual, Saa dengan akun X @aarummanis merasa pelaku tidak beritikad baik. Itu terjadi pasca Mohan Hazian bikin pernyataan permintaan maafnya.
Red Sparks Kembali Diterpa Kabar Buruk, Sahabat Megawati Hangestri Berpotensi Absen Panjang di Liga Voli Korea

Red Sparks Kembali Diterpa Kabar Buruk, Sahabat Megawati Hangestri Berpotensi Absen Panjang di Liga Voli Korea

Red Sparks kembali diterpa kabar buruk setelah pemain andalannya yang juga merupakan sahabat Megawati Hangestri dikabarkan berpotensi absen panjang di Liga Voli Korea.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT