News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Korban Malioboro City Akan Gelar Aksi Besar-besaran di Kejati, Polda DIY dan kantor Bupati Sleman

Setelah sepuluh tahun lebih para korban yang tergabung Paguyuban Pemilik Apartemen Malioboro City Yogyakarta (PAMCR) terus memperjuangkan hak haknya tanpa lelah
Senin, 22 April 2024 - 12:39 WIB
Korban Apartemen Malioboro City saat audience di Mapolda DIY.
Sumber :
  • Tim tvOne - Nuryanto

Yogyakarta, tvOnenews.com - Setelah sepuluh tahun lebih para korban yang tergabung Paguyuban Pemilik Apartemen Malioboro City Yogyakarta (PAMCR) terus memperjuangkan hak haknya tanpa lelah.

Terbaru para korban rencananya akan kembali menggelar aksi massa besar besaran di tiga lokasi mulai Kejati DIY, Polda DIY hingga Kantor Bupati Sleman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Sekretaris Paguyuban Pemilik Apartemen  Malioboro City  Yogyakarta (PAMCR) Budijono, pihaknya setidaknya akan mengerahkan ratusan massa aksi dengan membawa berbagai atribut dan poster berisi tuntutan mereka.

Mereka juga akan menaiki truck Trailer  dalam road show aksi unjuk rasanya tersebut. Selama diperjalanan massa aksi akan terus berorasi menyampaikan tuntutan mereka.

"Kita akan tetap memperjuangkan hak para konsumen berupa SHM SRS yang sampai saat ini belum ada realisasi, para korban ini telah 10 tahun lebih memperjuangkan hak-hak mereka untuk mendapatkan SHM Apartemen Malioboro City." kata Budijono, Senin (22/04/2024).

Budijono menuturkan, kasus ini telah 1 tahun lebih dilaporan di Polda DIY dan hingga saat ini masih belum ada penetapan tersangka utamanya.

"Kami jadi bertqnya-tanya ada apa ini ? seperti ada sesuatu yang janggal. Barang bukti sudah jelas ada, sudah banyak  laporan polisi dari para korban Apartemen Malioboro City, akan tetapi kasus ini sangat landai prosesnya. Kami berharap penegak hukum jangan lemah dan kami berharap hukum di tegakkan jangan tebang pilih" jelasnya, 

Budijono menjelaskan, dalam aksinya kali ini akan bergandengan dengan berbagai komunitas yang peduli atas nasib dan hak - hak para konsumen, termasuk para aktivis anti mafia korporasi, anti mafia tanah dan anti mafia Hukum.

Sementara Ketua PPAMCR Edi Hardiyanto menyebut bahwa aksi massa ini membuktikan bahwa semakin banyak korban-korban yang telah melaporkan ke pihak Polda DIY, yang dirugikan oleh pengembang dalam hal ini PT Inti Hosmed.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para korban mendesak Kapolda DIY turun tangan dalam mengusut tuntas dan menegakkan keadilan bagi korban Apartemen Malioboro City Yogyakarta.

"Ini harus ada tindakan tegas secara hukum tidak bisa dibiarkan begitu saja. Kasus Malioboro City harus dituntaskan tidak bisa didiamkan saja karena merusak citra Sleman dan Yogyakarta dalam hal investasi," ungkap Edi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

Seluruh perjalanan kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta dipastikan dalam keadaan selamat dan aman pascagempa yang mengguncang wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya pada Sabtu (27/6), 14.48 WIB.
23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) telah menjangkau dan melayani 23,3 juta nasabah PNM Mekaar di seluruh Indonesia, ini upaya meneguhkan peran sebagai lembaga pemberdayaan yang hadir untuk membuka akses pembiayaan dan pendampingan bagi masyarakat.
Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mengungkap lima orang calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) meninggal dunia saat mengikuti pelaksanaan pelatihan dasar militer (Latsarmil).
Kenakan Baju Berlogo PSI, Jokowi: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri

Kenakan Baju Berlogo PSI, Jokowi: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri

Presiden Ketujuh Joko Widodo (Jokowi) mengaku berupaya memenuhi seluruh undangan yang diterimanya selama dua hari melakukan perjalanan di Provinsi Lampung.
Iran Tuduh Washington Langgar Kesepakatan Damai

Iran Tuduh Washington Langgar Kesepakatan Damai

Iran mengecam serangan Amerika Serikat terhadap sejumlah lokasi di sepanjang pesisir selatannya dan menuduh Washington melanggar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta pakta yang baru ditandatangani untuk mengakhiri perang.
Top Skor Pertandingan AVC Men's Cup 2026: Boy Arnez dan Fauzan Nibras Menggila! Bawa Timnas Voli Indonesia ke Final 

Top Skor Pertandingan AVC Men's Cup 2026: Boy Arnez dan Fauzan Nibras Menggila! Bawa Timnas Voli Indonesia ke Final 

Top Skor pertandingan AVC Men's Cup 2026 pertandingan semifinal kedua yang mempertemukan tuan rumah, India, menghadapi Timnas Voli Indonesia, Sabtu 27 Juni.

Trending

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT