GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PTM 100 Persen Dimulai, Ini Kendala yang Dihadapi Sekolah

Sejak Senin (03/01/2022) lalu, sekolah di Kabupaten Gunungkidul telah memulai PTM 100 persen. Namun, terkendala dalam penerapan protokol kesehatan atau prokes.
Selasa, 4 Januari 2022 - 16:06 WIB
Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang Berlangsung di Sebuah Sekolah di Gunungkidul.
Sumber :
  • Tim tvOne - Lucas Didit

Gunungkidul, DIY - Sejak Senin (03/01/2022) lalu, sekolah di Kabupaten Gunungkidul telah memulai pembelajaran tatap muka (PTM) penuh 100 persen. Namun, dalam pelaksanaannya menimbulkan dilema pada penerapan protokol kesehatan.

"Meski secara teknis PTM penuh sudah dilakukan, namun dalam pelaksanaannya masih dibagi dua sesi. Tiap sesi ada enam jam pelajaran, masing-masing selama 30 menit," kata Kepala SMP Negeri 2 Wonosari, Agus Maryanto, Selasa (04/01/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ada sedikit kendala, lanjut Agus, yakni pada meja kelas yang diperuntukkan bagi dua siswa.

"Kalau kapasitas penuh tiga puluh anak dalam kelas, tentunya aturan jaga jarak jadi terabaikan," jelas Agus.

Sementara kalau dua ruang jadi satu kelas, tenaga pendidik ruang kelas tidak mencukupi. Hal inilah yang akhirnya menjadi alasan tetap membagi pembelajaran menjadi dua sesi.

"Sistem ini terpaksa kami lakukan agar semua murid bisa masuk sekolah di hari yang sama," imbuh Agus.

Senada, disampaikan juga oleh Lilik Haryanto, Kepala SMP N 3 Wonosari. Dilema seperti ini dirasakan sebagian besar sekolah yang sudah melaksanakan PTM penuh.

"Sekolah kami memiliki sekitar 574 anak yang terbagi dalam 18 kelas, jika tidak kami bagi dalam dua sesi pembelajaran, tentu akan melanggar prokes, terutama jaga jarak," ujarnya.

Dengan penerapan sistem dua sesi ini, lanjut Lilik, tentu ada dampaknya juga. 

"Yang paling terasa adalah pembelajaran kurang maksimal, karena durasi satu jam pelajaran menjadi 30 menit," katanya.

Menghadapi kendala ini, sebisa mungkin sekolah akan mematuhi setiap kebijakan yang diterapkan pemerintah. 

"Kami hanya berharap, aturan ini bisa disesuaikan dengan kondisi yang ada di lapangan," imbuh Lilik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Secepatnya para Kepala Sekolah akan mengagendakan bertemu dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Kami akan meminta solusi atas kendala yang terjadi," pungkasnya. (Lucas Didit/dan)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Belum Mulai Apa-apa, Media Vietnam Sudah Takut Segrup dengan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Belum Mulai Apa-apa, Media Vietnam Sudah Takut Segrup dengan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Media Vietnam khawatir segrup dengan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027. Skuad Garuda disebut bisa jadi batu sandungan dan ancaman berbahaya di fase grup.
Netizen sampai Kaget, kok Bisa-bisanya Gubernur Sherly Tjoanda Tiba-tiba Kunjungi Suku Togutil: Itu Jauh Banget Loh

Netizen sampai Kaget, kok Bisa-bisanya Gubernur Sherly Tjoanda Tiba-tiba Kunjungi Suku Togutil: Itu Jauh Banget Loh

Netizen terkaget-kaget melihat gebrakan Gubernur Malut, Sherly Tjoanda, yang tiba-tiba kunjungi suku Togutil, sebuah suku pedalaman di Maluku Utara Apa katanya?
Bung Ropan Mulai Curiga Usai Pelatih Irak Sebut Timnas Indonesia Dirugikan di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia

Bung Ropan Mulai Curiga Usai Pelatih Irak Sebut Timnas Indonesia Dirugikan di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia

Bung Ropan mulai curiga dengan jalannya round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang diikuti Timnas Indonesia. Sebut Garuda dapat perlakuan tak adil.
16 Kantung Korban Kecelakaan di Muratara Sulit Dikenali, DVI Polda Sumsel Lakukan Tes DNA

16 Kantung Korban Kecelakaan di Muratara Sulit Dikenali, DVI Polda Sumsel Lakukan Tes DNA

Kecelakaan maut di Kabupaten Musi Rawas Utara antara bus ALS dan mobil tangki BBM milik PT Seleraya yang mengakibatkan 16 korban meninggal dunia, polisi melakuk
Sinergi untuk Negeri, Polres Trenggalek bersama Warga Bangun Jembatan Merah Putih Presisi

Sinergi untuk Negeri, Polres Trenggalek bersama Warga Bangun Jembatan Merah Putih Presisi

Polres Trenggalek Polda Jatim bersama masyarakat membangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Dusun Jombok, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek.
Marc Klok Akhirnya Buka Suara Soal Kontroversi Ajakan Away Bobotoh ke Samarinda untuk Laga Persija Vs Persib, Akui Cuma Bercanda

Marc Klok Akhirnya Buka Suara Soal Kontroversi Ajakan Away Bobotoh ke Samarinda untuk Laga Persija Vs Persib, Akui Cuma Bercanda

Marc Klok akhirnya buka suara soal kontroversi ajakan away Bobotoh ke Samarinda. Kapten Persib minta maaf dan ungkap fakta sebenarnya!

Trending

Komitmen Gubernur Malut Sherly Tjoanda, bakal Bangun Rumah Layak Huni untuk Suku Togutil: Ini Bukan Modernisasi

Komitmen Gubernur Malut Sherly Tjoanda, bakal Bangun Rumah Layak Huni untuk Suku Togutil: Ini Bukan Modernisasi

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos berkomitmen Pemprov Malut akan melakukan pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat adat Suku Togutil.
TRENDING: Sherly Tjoanda Tahan Tawa Dengar Permintaan Pejabat, hingga Kades Hoho Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi

TRENDING: Sherly Tjoanda Tahan Tawa Dengar Permintaan Pejabat, hingga Kades Hoho Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi

Sejumlah video pejabat daerah kembali ramai diperbincangkan publik di media sosial. Mulai dari Gubernur Malut Sherly Tjoanda hingga Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.
Bukan Tanam Sayur, Dedi Mulyadi Kasih Upah Rp2 Juta ke Petani Cianjur Buat Lakukan Hal Ini

Bukan Tanam Sayur, Dedi Mulyadi Kasih Upah Rp2 Juta ke Petani Cianjur Buat Lakukan Hal Ini

Banjir yang melanda kawasan dataran tinggi seperti Puncak dan Cipanas, Kabupaten Cianjur, memicu keprihatinan serius Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Gubernur Sherly Tjoanda Kaget Anak-anak Tak Bisa Jawab Satu Tambah Satu, Soroti Peran Orang Tua: Mana Mamanya?

Gubernur Sherly Tjoanda Kaget Anak-anak Tak Bisa Jawab Satu Tambah Satu, Soroti Peran Orang Tua: Mana Mamanya?

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos geleng-geleng kepala anak-anak terdiam saat dikasih pertanyaan perhitungan dasar matematika viral di medsos.
KDM Tolak Keras Ajakan Bupati Bogor Bertemu Para Pengusaha Tambang, KDM Tegas Hindari Konflik Kepentingan

KDM Tolak Keras Ajakan Bupati Bogor Bertemu Para Pengusaha Tambang, KDM Tegas Hindari Konflik Kepentingan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi soroti aksi unjuk rasa ribuan eks pekerja tambang di Kantor Pemkab Bogor, Cibinong, pada Senin (4/5/2026) lalu. Sebut kalau...
Kelewat Jujur, Celetukan Gubernur Sherly Tjoanda saat Cicipi Kenari Sebelei Bikin Warganet Tertawa

Kelewat Jujur, Celetukan Gubernur Sherly Tjoanda saat Cicipi Kenari Sebelei Bikin Warganet Tertawa

Kelewat jujur, celetukan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda saat cicipi buah kenari Desa Sebelei langsung viral di medsos dan sukses bikin warganet tertawa.
Dikabarkan Ada Bocah Dibully karena Ngomong Bahasa Inggris, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Just Ignore Them

Dikabarkan Ada Bocah Dibully karena Ngomong Bahasa Inggris, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Just Ignore Them

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos menemui Altaf, bocah asal Ternate yang dicemooh teman-temannya efek kerap bicara bahasa Inggris dengan turis.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT