GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Simak! Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Pantai Parangtritis Selama Libur Lebaran 2025

Polres Bantul telah menyiapkan rekayasa arus lalu lintas menuju kawasan wisata Pantai Parangtritis selama libur Idulfitri 1446 H.
Kamis, 27 Maret 2025 - 15:07 WIB
Peta rekayasa lalu lintas di Kawasan Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Kamis (27/3/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Bantul, tvOnenews.com - Polres Bantul telah menyiapkan rekayasa arus lalu lintas menuju kawasan wisata Pantai Parangtritis selama libur Idulfitri 1446 H.

Pemberlakuan rekayasa lalu lintas tersebut bersifat situasional, sesuai dengan penilaian petugas di lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry menjelaskan, rekayasa lalu lintas ini dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di kawasan wisata Pantai Parangtritis.

"Rekayasa lalu lintas untuk libur Idulfitri ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan di area wisata," ujar Jeffry, Kamis (27/3/2025).

Nantinya, pengunjung dari arah Bantul menuju Pantai Parangtritis akan diarahkan melewati Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) yang terletak di jalan Parangtritis ke selatan.

Di simpang empat Depok, kendaraan dari arah utara hanya diperbolehkan belok kiri menuju jalan Parangtritis, sedangkan kendaraan dari arah barat dan timur hanya bisa melanjutkan lurus.

Kemudian, pengunjung diwajibkan untuk masuk melalui TPR Parangtritis dan dapat keluar melalui Jalan Samas guna menghindari penumpukan arus kendaraan.

"Arus kendaraan yang keluar dari kawasan obyek wisata Pantai Parangtritis akan diarahkan dari simpang tiga Hotel Gandung ke barat, menuju Pantai Depok. Kendaraan dari arah Pantai Depok akan dialihkan ke barat atau Jalan Samas ke utara melalui simpang empat Depok," jelasnya.

Jeffry menambahkan bahwa personel kepolisian akan dikerahkan untuk mengatur dan mengendalikan arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan atau antrean panjang di kawasan wisata.

"Jadi apabila terjadi kepadatan, rekayasa lalu lintas akan diberlakukan," tegasnya.

Sementara itu, Satlantas Polres Bantul juga memasang rambu petunjuk arah tambahan di jalur alternatif untuk mengantisipasi kepadatan arus mudik dalam rangka operasi Ketupat Progo 2025.

Ada enam rambu petuntuk arah yang dibuat Satlantas Polres Bantul bersama Dishub setempat. Salah satunya, simpang sempalan Pundong.

“Ketika terjadi kepadatan di jalan Parangtritis, kendaraan pribadi (selain bus/kendaraan besar) dengan tujuan ke arah Parangtritis diarahkan melewati jalan sempalan Pundong,” kata Kanit Kamsel Satlantas Polres Bantul, Ipda Joko Tri Hasbianto.

Selanjutnya, petugas juga memasang rambu petunjuk arah tambahan jalur alternatif di simpang tiga Soko. “Kami pasang petunjuk arah belok kekanan untuk mengarah ke Parangtritis,” lanjutnya.

Kemudian, rambu petunjuk arah tambahan jalur alternatif juga dipasang di simpang tiga JJLS. “Rambu petunjuk arah ke kanan (barat) masuk JJLS, sebagai jalur alternatif menuju Yogyakarta,” terangnya.

Satlantas Polres Bantul juga berkolaborasi dengan Dishub terkait pemasangan rambu petunjuk arah tambahan jalur alternatif di simpang tiga Pengklik. “Kami berkolaborasi dengan Dishub  memasang rambu di simpang tiga Pengklik kita arahkan ke kanan memasuki jalan Samas untuk mengarah ke Yogyakarta,” bebernya.  

Hal yang sama juga dilakukan di Bundaran Srandakan. Dari arah barat, polisi memasang rambu petunjuk untuk lurus ke arah Yogyakarta. Dari arah timur, juga memasang rambu petunjuk mengarah ke Kulon Progo.

Terakhir, rambu petunjuk arah tambahan jalur alternatif dipasang di simpang tiga Piyungan. “Kami juga berkolaborasi dengan Dishub Bantul untuk memasang rambu petunjuk arah, dari arah utara (Prambanan) ke kanan menuju Yogyakarta, ke kiri menuju ke Gunung Kidul,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Joko, pemasangan rambu tambahan petunjuk arah ini untuk membantu masyarakat  mempermudah dalam menentukan arah tujuannya. “Juga untuk mengurai arus lalu lintas agar tidak menumpuk di satu titik jalur tertentu,” tandasnya. (scp/buz)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PBSI Umumkan 2 Pasangan Baru untuk China Masters Super 100: Apriyani Rahayu dan Lanny Tria Mayasari Main Rangkap Ganda Campuran

PBSI Umumkan 2 Pasangan Baru untuk China Masters Super 100: Apriyani Rahayu dan Lanny Tria Mayasari Main Rangkap Ganda Campuran

Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), mengumumkan sejumlah pasangan baru yang akan diturunkan pada turnamen Maret mendatang.
Sambut Ramadan & Idulfitri, bank bjb Hadirkan Layanan Penukaran Uang Melalui SERAMBI 2026

Sambut Ramadan & Idulfitri, bank bjb Hadirkan Layanan Penukaran Uang Melalui SERAMBI 2026

Kick Off Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri atau SERAMBI 2026 menjadi momentum penting dalam mempersiapkan layanan perbankan yang optimal selama periode peningkatan transaksi.
‎Usung Misi Bangkit, Ricky Nelson Sebut Persija Jakarta Siap Curi Poin Penuh dari Markas Bali United

‎Usung Misi Bangkit, Ricky Nelson Sebut Persija Jakarta Siap Curi Poin Penuh dari Markas Bali United

Persija Jakarta bertekad bangkit saat bertandang ke Bali United meski tanpa Mauricio Souza. Ricky Nelson optimistis skuad lengkap bisa mencuri poin dan putus tren buruk.
Polisi Ungkap Alasan Pria Brutal Aniaya Balita 2,5 Tahun di Kamar Hotel Karawang

Polisi Ungkap Alasan Pria Brutal Aniaya Balita 2,5 Tahun di Kamar Hotel Karawang

Polisi meringkus IP (30), seorang pria yang diduga kuat melakukan penganiayaan brutal terhadap balita berusia 2,5 tahun berinisial NA.
FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Tiga pemain keturunan dikabarkan sudah mendapat ACC FIFA untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia. Salah satunya kiper yang berpotensi jadi pesaing Paes dan Audero
Gebrakan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung: Larang Keras Ormas "Sweeping" Warung Makan Saat Ramadan

Gebrakan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung: Larang Keras Ormas "Sweeping" Warung Makan Saat Ramadan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara instruksional melarang keras organisasi kemasyarakatan (ormas) melakukan razia atau sweeping terhadap rumah makan.

Trending

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Luke Vickery kabarnya sudah jalin komunikasi dengan pelatih John Herdman, publik Australia ikhlas jika sang striker memilih untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Menkeu Purbaya menyatakan 3 bulan ke depan BPJS masih bisa berjalan normal, karena anggarannya ada Rp 59 T. Ternyata menyita perhatian PDIP
Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Viral bayi tertinggal usai delay 5 jam Super Air Jet. Susu di bagasi ikut terbang, orang tua protes keras, maskapai akhirnya beri klarifikasi resmi.
Pakar Nilai Investigasi Digital Forensik Bisa Bongkar Niat Jahat Pelaku Investasi

Pakar Nilai Investigasi Digital Forensik Bisa Bongkar Niat Jahat Pelaku Investasi

Ruby juga menegaskan hal tersebut terjadi dipicu juga oleh fakta bahwa regulasi belum selaras dengan teknologi yang ada.
Fakta-fakta Penemuan Koper Berisi Narkoba Milik Kapolres Bima Kota AKBP Didik, Dititip di Rumah Polwan 

Fakta-fakta Penemuan Koper Berisi Narkoba Milik Kapolres Bima Kota AKBP Didik, Dititip di Rumah Polwan 

Saat penyidik mendatangi lokasi, koper tersebut telah lebih dahulu diamankan oleh anggota Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT