GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sosiolog Kriminalitas Ungkap Sejumlah Kejanggalan Kematian Diplomat Arya Daru yang Masih Perlu Didalami

Penyebab kematian Arya Daru Pangayunan telah terungkap. Berdasarkan serangkaian penyelidikan, polisi menyatakan tidak ada unsur pidana dan keterlibatan pihak lain dalam kematian Diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) ini.
Rabu, 30 Juli 2025 - 18:22 WIB
Pemakaman Diplomat Kemenlu, Arya Daru Pangayunan di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta pada awal Juli 2025 lalu.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Penyebab kematian Arya Daru Pangayunan telah terungkap. Berdasarkan serangkaian penyelidikan, polisi menyatakan tidak ada unsur pidana dan keterlibatan pihak lain dalam kematian Diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) ini.

Polisi menyebutkan bahwa kematian Arya karena kehabisan napas. Mengingat, jasad korban saat ditemukan di indekosnya dalam kondisi kepalanya terlilit lakban pada 8 Juli 2025 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berkaitan hal tersebut, Sosiolog Kriminalitas asal Yogyakarta Soeprapto, melihat masih banyak hal yang perlu didalami, seperti ketika korban terekam CCTV di rooftop lantai 12 Gedung Kemenlu, termasuk isi barang bawaannya.

Berdasarkan keterangan digital forensik terkait CCTV, korban terpantau di rooftop sejak pukul 21.43 WIB hingga 23.09.54 WIB. Dari pengamatan CCTV awal naik, korban membawa tas gendong dan belanja. Namun saat turun dari rooftop, korban sudah tidak membawa kedua tas tersebut.

"Saat di roof top (korban) membawa apa saja, hanya dokumen atau dokumen dan pakaian atau pakaian saja. Jika hanya dokumen, maka bisa diduga tujuan ke rooftop terkait profesinya." tutur Suprapto saat dihubungi, Rabu (30/7/2025).

"Namun, jika ada pakaian, maka perlu dikaji pakaian laki-laki atau perempuan. Jika pakaian pria mungkin untuk sangu ke Finlandia. Tapi kalau pakaian perempuan apakah sesuai ukuran istrinya, kalau tidak sesuai, pakaian itu untuk siapa. Saat di atas (korban) berkomunikasi dan atau bertemu siapa," lanjut dosen purna Universitas Gadjah Mada Yogyakarta tersebut.

Ia melanjutkan, bahan kajian lainnya adalah jarak antara Kemenlu dengan kos korban. Sebab, korban hanya membutuhkan waktu kurang lebih 14 menit dari rooftop gedung Kemenlu menuju indekosnya di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pukul 23.09 WIB, korban sudah meninggalkan rooftop tanpa membawa tas. Pukul 23.23 WIB, korban sampai kosannya, hanya butuh waktu 14 menit untuk menempuh jarak 3,7 km dan perjalanan tercepat 17 menit, itupun jika tidak dari lantai 12," ucap Soeprapto.

Selain itu, ia juga menyoroti pintu kamar dan jendela kos korban yang terkunci dari dalam yang mana ada tiga lapis kunci. Jika diasumsikan bahwa saat masuk kamar mengunci pintu plus slot, bisa jadi hanya mengunci dengan kartu.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menkes Budi Gunadi Sadikin Pecat Konsultan Jantung Anak Senior Dokter Piprim dari Jabatan ASN

Menkes Budi Gunadi Sadikin Pecat Konsultan Jantung Anak Senior Dokter Piprim dari Jabatan ASN

Konsultan jantung anak senior Piprim Basarah Yanuarso mengaku diberhentikan dari jabatan ASN oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Minggu (15/2/2026).
Lebih dari Sekadar Nonton: MAXStream TV Siap Temani Momen Ramadan hingga Sepanjang 2026

Lebih dari Sekadar Nonton: MAXStream TV Siap Temani Momen Ramadan hingga Sepanjang 2026

"Agent 0812” hadir sebagai sajian spesial Ramadan dan Idul Fitri, membuka rangkaian konten lokal orisinal Indonesia berkualitas sepanjang tahun dari MAXStream TV Telkomsel.
Perkuat Ekonomi Mandiri, PKS Launching Pasar Tani di 100 Kabupaten Kota

Perkuat Ekonomi Mandiri, PKS Launching Pasar Tani di 100 Kabupaten Kota

Perkuat ekonomi mandiri di Indonesia, PKS launching Pasar Tani di 100 Kabupaten Kota di Indonesia, tepatnya di Kantor DPTP PKS Kabupaten Bogor, Sabtu (14/2)
Lagi-lagi Senggol Timnas Indonesia, Media Vietnam Ejek Naturalisasi Skuad Garuda

Lagi-lagi Senggol Timnas Indonesia, Media Vietnam Ejek Naturalisasi Skuad Garuda

Media Vietnam kembali menyinggung Timnas Indonesia saat membahas kesuksesan tim muda mereka. Kritik soal naturalisasi jadi sorotan utama.
Terekam CCTV, Begini Licinnya Pencuri Spesialis Hotel Mewah di Jakarta, 'Cosplay' Pakai Batik dan Ambili Barang Pengunjung

Terekam CCTV, Begini Licinnya Pencuri Spesialis Hotel Mewah di Jakarta, 'Cosplay' Pakai Batik dan Ambili Barang Pengunjung

Pria berinisial NW (43) diamankan polisi setelah mencuri barang milik pengunjung di hotel Jakarta Pusat. Diketahui, pelaku adalah pencuri spesialis hotel mewah.
Di Balik Cerita 10.000 UMKM Perkuat Ekonomi Lokal Hingga Tekan Angka Kemiskinan

Di Balik Cerita 10.000 UMKM Perkuat Ekonomi Lokal Hingga Tekan Angka Kemiskinan

Presiden Prabowo Subianto dengan Asta Citanya tentu bertujuan untuk mensejahterakan masyarakatnya, baik itu melalui mendukung UMKM.

Trending

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 pekan ini yang akan diramaikan dengan sejumlah pertandingan di seri Sentul termasuk penentuan nasib Bandung bjb Tandamata dan Megawati Hangestri tak akan main.
Tak Perlu Dinaturalisasi Lagi, John Herdman Bisa Panggil Eks Juara Liga Belanda Ini ke Timnas Indonesia Buat FIFA Series dan Piala AFF

Tak Perlu Dinaturalisasi Lagi, John Herdman Bisa Panggil Eks Juara Liga Belanda Ini ke Timnas Indonesia Buat FIFA Series dan Piala AFF

Pelatih John Herdman memiliki opsi menarik untuk memperkuat lini serang Timnas Indonesia. Ia bisa memanggil kembali eks juara Liga Belanda yang sudah WNI ini.
Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top skor Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) terancam terdepak dari 10 besar seiring dominasi pemain asing yang tak terbendung.
Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Timnas Indonesia terus gencar memburu pemain keturunan demi meningkatkan daya saing level internasional. Namanya Jawa banget, Neraysho Kasanwirjo masuk radar?
Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Isu lama mengenai skandal perselingkuhan yang menyeret mendiang mantan istri Sule, Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana dibongkar oleh mantan asisten pribadi Lina
Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Berharap dilirik John Herdman untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia, striker keturunan Depok ini menggila di Belanda. Cetal 6 gol dan 2 assist hanya dari 2 laga
Daftar Negara Peserta Piala Thomas dan Uber 2026: Ada Tim Bulu Tangkis Indonesia

Daftar Negara Peserta Piala Thomas dan Uber 2026: Ada Tim Bulu Tangkis Indonesia

Daftar lengkap negara peserta turnamen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana ada tim bulu tangkis Indonesia yang akan berpartisipasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT