GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kuliner Nusantara Modern di Kaki Merapi, Menawarkan Kenikmatan Sempurna Sebelum Ziarah ke Makam Wonolelo

Warga Jogja, yang katanya sudah sambat bosan dengan destinasi kuliner yang itu-itu saja, kini punya satu tempat lagi buat nambah akternatif tempat makan yang unik namun berkesan.
Senin, 8 Desember 2025 - 18:05 WIB
Warga Jogja, yang katanya sudah sambat bosan dengan destinasi kuliner yang itu-itu saja, kini punya satu tempat lagi buat nambah akternatif tempat makan yang unik namun berkesan.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Warga Jogja, yang katanya sudah sambat bosan dengan destinasi kuliner yang itu-itu saja, kini punya satu tempat lagi buat nambah akternatif tempat makan yang unik namun berkesan. Namanya: De Renjana Nawasena Resto.

​Mendengar namanya saja sudah terasa kenikmatan eksotis itu sampai di lidah, tapi itu belum seberapa jika kita bisa merasakan langsung kuliner yang otentik di tempat ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Resto yang baru saja menggelar Soft Opening pada Sabtu (6/12/2025) ini, memilij nama Sanskerta yang terkesan filosofis—“Mencukupkan Kenikmatan Sempurna di Masa yang Akan Datang” atau “Masa Depan yang Cerah”— sekaligus menawarkan sensasi kuliner di sebuah lokasi yang bikin dahi mengernyit.

​Bayangkan, di tengah gempuran kafe aesthetic minim substansi, De Renjana Nawasena justru memilih bersarang di kaki Merapi, tepatnya di Jalan Makam Ki Ageng Wonolelo, Ngemplak, Sleman.

​​Dalam wawancara eksklusif, Owner resto ini, Dewanto P Siregar, mengakui pemilihan lokasi ini adalah takdir. Bukan sembarang takdir, tapi takdir yang melibatkan sosok legend pendiri Mataram.

​“Kita di depan makam Ki Ageng Wonolelo. Beliau ini salah satu orang yang meletakkan batu pertama Keraton,” ujarnya, dengan nada sedikit bergetar, mungkin karena merinding atau karena terharu.

Warga Jogja, yang katanya sudah sambat bosan dengan destinasi kuliner yang itu-itu saja, kini punya satu tempat lagi buat nambah akternatif tempat makan yang unik namun berkesan.
Warga Jogja, yang katanya sudah sambat bosan dengan destinasi kuliner yang itu-itu saja, kini punya satu tempat lagi buat nambah akternatif tempat makan yang unik namun berkesan.
Sumber :
  • Antara

Filosofinya begini, kata beliau: Di Jogja yang makin ramai, tempat asri macam ini sudah langka. Apalagi dekat dengan makam keramat, tempat orang mencari berkah spiritual.

​“Jadi, untuk berspiritual harus kenyang dulu baru ke sana. Jangan sudah berspiritual ingat makan. Nanti enggak nyampe itu—apa namanya—apa yang menjadi hajat dan keinginan doanya.”

​Nah, itu dia. Sebuah nasehat spiritual yang sangat realistis, khas Jogja. Jangan sampai urusan perut mengganggu khusyuknya doa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

​Soal konsep, Resto ini mengusung “Modern Nusantara” atau “Jawa-Otentik- Kekinian” dengan bangunan yang disebut Kampung Lawasannya Mataram. Di dalamnya, Anda akan disuguhi akulturasi budaya yang njlimet abis. Ada pendopo Jawa, tapi ada patung-patung. Bahkan, ada patung Batara Guru di sana.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Mauricio Souza Keberatan Keputusan Wasit FIFA Usai Persija Kena Comeback Persib

Mauricio Souza Keberatan Keputusan Wasit FIFA Usai Persija Kena Comeback Persib

Persija Jakarta kalah dengan skor 1-2 dari Persib Bandung di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (10/5/2026). 
Dedi Mulyadi Soroti Alih Fungsi Lahan di Dataran Tinggi, Bupati Cianjur: Ini Sangat Mengkhawatirkan

Dedi Mulyadi Soroti Alih Fungsi Lahan di Dataran Tinggi, Bupati Cianjur: Ini Sangat Mengkhawatirkan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi meluncurkan program preventif untuk mengatasi banjir di wilayah dataran tinggi Cianjur. 
Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah, 
Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abang Bidong menangis histeris dapat bantuan Rp30 juta dari Kang Dedi Mulyadi (KDM), untuk biaya tahlilan dan bekal istri almarhum.
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah, 
Mauricio Souza Keberatan Keputusan Wasit FIFA Usai Persija Kena Comeback Persib

Mauricio Souza Keberatan Keputusan Wasit FIFA Usai Persija Kena Comeback Persib

Persija Jakarta kalah dengan skor 1-2 dari Persib Bandung di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (10/5/2026). 
Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abang Bidong menangis histeris dapat bantuan Rp30 juta dari Kang Dedi Mulyadi (KDM), untuk biaya tahlilan dan bekal istri almarhum.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT