News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gempa Berkekuatan Magnitudo 4,5 Guncang DIY, BMKG Soroti Aktivitas Sesar Opak

Gempa berkekuatan magnitudo 4,5 mengguncang wilayah DI Yogyakarta pada Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 13.15 WIB. 
Selasa, 27 Januari 2026 - 17:57 WIB
Gempa Berkekuatan Magnitudo 4,5 Guncang DIY.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Gempa berkekuatan magnitudo 4,5 mengguncang wilayah DI Yogyakarta pada Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 13.15 WIB. 

Getaran gempa yang berlokasi di 7.87 LS, 110.49 BT atau 15 kilometer timur laut Kabupaten Bantul turut dirasakan di sejumlah wilayah seperti Sleman, Kulon Progo, Gunungkidul, Magelang, Pacitan, Solo, Purworejo, Wonogiri hingga Trenggalek. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Badan Meteorologi, Klimatologi, Geofisika (BMKG) menyebut, gempa dengan kedalaman 11 kilometer terjadi akibat aktivitas sesar opak. 

"Ini merupakan jenis gempa bumi tektonik yang disebabkan oleh aktivitas sesar opak kekuatannya 4,5. Sesar opak itu ketika energi batuannya melewati batas elastisitas akan mengeluarkan energi. Energinya itu disebut gempa bumi tektonik," terang Ardhianto Septiadhi, Kepala Stasiun Geofisika Sleman dihubungi, Selasa (27/1/2026). 

BMKG selalu memantau aktivitas kegempaan di DI Yogyakarta dan sekitarnya. Memang dalam satu minggu itu, pihaknya menganalisa 100 - 150 kali gempa, namun dengan variasi skala kecil dan biasanya tidak semua dirasakan. 

"Sampai Pukul 13.45 WIB tadi, kita memonitor ada 14 kali gempa susulan, namun dengan magnitudo terbesar skala 2. Artinya magnitudonya kecil - kecil," kata Ardhianto.

Ia mengklaim, belum ada laporan kerusakan yang diterima imbas gempa yang mengguncang DIY pada hari ini. Karena itu, ia mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik menyikapinya. 

"Jadi mohon masyarakat tidak perlu panik, aktivitas sesar ini selalu kita monitor dan selalu ikuti informasi BMKG," ucapnya. 

Ardhianto juga mengajak masyarakat untuk memahami langkah-langkah apa yang dilakukan ketika terjadi gempa seperti drop over and hold atau melindungi kepala, kemudian bersembunyi ketika ada guncangan.

Setelah guncangan berakhir, keluar dari rumah kemudian memantau informasi BMKG. Bila dirasa sudah aman, masyarakat bisa melanjutkan aktivitasnya kembali. 

"Terpenting, bukan kita panik. Tapi, kita paham apa yang dilakukan pada saat terjadi gempa, sehingga kita siap untuk selamat," ungkapnya. 

Sebelumnya, gempa berkekuatan magnitudo 5,5 juga terjadi di Pacitan dan getarannya turut dirasakan hingga DI Yogyakarta. 

Dengan demikian, terdapat dua kali gempa tektonik yang dirasakan di DI Yogyakarta. Getarannya juga dirasakan di Pos Pengamatan Gunung Merapi Babadan-Magelang. Pun, stasiun pemantauan kegempaan di Gunung Merapi juga merekam gempa tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sampai dengan saat ini, tidak tampak adanya tanda-tanda peningkatan aktivitas Gunung Merapi, baik dari parameter pemantauan kegempaan maupun deformasi GB InSAR Stasiun Turgo dan Babadan tidak menunjukkan anomali data setelah kejadian tersebut," kata Agus Budi Santoso, Kepala BPPTKG. 

Sekarang ini, tingkat aktivitas Gunung Merapi masih status SIAGA atau Level III. (scp/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mojtaba Khamenei Perintahkan IRGC Buat Aturan Baru di Selat Hormuz

Mojtaba Khamenei Perintahkan IRGC Buat Aturan Baru di Selat Hormuz

"Aturan baru" atas garis pantai di Teluk dan Selat Hormuz diterapkan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC)
Belum Usai dengan Iran, Trump Sebut akan Kerahkan Kapal Induk Ambil Alih Kuba

Belum Usai dengan Iran, Trump Sebut akan Kerahkan Kapal Induk Ambil Alih Kuba

Amerika Serikat kemungkinan akan mengerahkan kapal induk di lepas pantai untuk memaksa Kuba menyerah dan mengambil alihnya.
Gubernur Jabar KDM: Mulai 18 Mei Tahun ini Jadi Peringatan Hari Tatar Sunda, Sudah Disetujui Kemendagri

Gubernur Jabar KDM: Mulai 18 Mei Tahun ini Jadi Peringatan Hari Tatar Sunda, Sudah Disetujui Kemendagri

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyebut setiap tanggal 18 Mei memperingati Hari Tatar Sunda usai Pergub Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026 disetujui Kemendagri.
Bak Pramugari, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Sapa Jemaah Calon Haji Pakai Interkom di Kabin Pesawat

Bak Pramugari, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Sapa Jemaah Calon Haji Pakai Interkom di Kabin Pesawat

Gubernur Malut Sherly Tjoanda tampak seperti seorang pramugari usai memberikan pesan untuk jemaah calon haji asal Maluku Utara pakai interkom di kabin pesawat.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Lewat Buku Ini, Individu Diajak Kenali Emosi Hingga Kuasai Diri

Lewat Buku Ini, Individu Diajak Kenali Emosi Hingga Kuasai Diri

Mengatur emosi dan pola pikir kerap menjadi permasalahn yang banyak dihadapi individu hingga berdampak akan timbulnya rasa kurang percaya diri maupun keburukan lainnya.

Trending

Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) bertindak tegas jika ada perusahaan tambang batu kapur pabrik semen di Karawang Selatan yang melanggar aturan lingkungan.
Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Setelah tampil gemilang di Proliga 2026 bersama JPE, Megawati Hangestri ternyata tidak langsung ke Korea. Sebelumnya, ia dirumorkan isi kuota Asia Hillstate.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Geram Jalan ke Karst Karawang Tak Terawat, Sentil Kinerja Petugas Kebersihan

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Geram Jalan ke Karst Karawang Tak Terawat, Sentil Kinerja Petugas Kebersihan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) marah di lokasi pertambangan di Karst Karawang. Penyebabnya tidak ada petugas kebersihan di jalan Karawang Selatan.
Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Polisi menetapkan 6 tersangka akibat kerusuhan saat Hari Buruh Internasional (May Day 2026) di Kota Bandung yang disorot Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Dituding Bhayangkara FC Rasis ke Doumbia, Marc Klok Dibela Eks Rekan Lionel Messi

Dituding Bhayangkara FC Rasis ke Doumbia, Marc Klok Dibela Eks Rekan Lionel Messi

Kasus dugaan rasisme Marc Klok memanas usai laporan Bhayangkara FC. Klok membantah keras dan ungkap kronologi sebenarnya versinya. Eks rekan Messi pasang badan
Lewat Buku Ini, Individu Diajak Kenali Emosi Hingga Kuasai Diri

Lewat Buku Ini, Individu Diajak Kenali Emosi Hingga Kuasai Diri

Mengatur emosi dan pola pikir kerap menjadi permasalahn yang banyak dihadapi individu hingga berdampak akan timbulnya rasa kurang percaya diri maupun keburukan lainnya.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT