GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keren! Seorang Penyandang Disabilitas di Pati Sukses Menjadi Pengusaha Meubel

Seorang penyandang disabilitas di Pati, menjadi pengusaha meubel yang sukses berkat ketekunannya dalam menjalani usaha. Bahkan kini sudah memiliki karyawan.
Selasa, 21 Desember 2021 - 11:19 WIB
Sarwi Memilih Kayu untuk Dijadikan Bahan Meubel
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, Jawa Tengah - Punya kekurangan fisik atau penyandang disabilitas tidak selalu harus membuat rendah diri seseorang. Jika berlapang dada dan ikhlas menjalani justru menjadikan kekurangan sebagai penyemangat hidup.

Seperti yang dilakukan oleh Sarwi, penyandang disabilitas di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, berkat ketekunan dan kreatif dalam menjalani usaha, kini sukses menjadi seorang pengusaha meubel. Hebatnya lagi, di tengah Pandemi Covid-19 yang berdampak banyak UMKM yang gulung tikar, usahanya tetap bertahan. Sebagai penyandang disabilitas dan memiliki kekurangan fisik tak membuat Sarwi berpangku tangan apalagi putus asa. Dengan segala keterbatasannya, difabel kreatif di Pati ini mampu hidup mandiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berkat keuletannya, warga Desa Sumbermulyo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah ini merintis usaha
meubeler. Ketika beraktivitas, dia mengandalkan kursi roda. Meski begitu, dia tetap berlapang dada dan ikhlas menjalani segala kondisinya.


Dan berkat kepercayaan dirinya, kini dia mampu menjadi difabel kreatif di Pati yaitu sebagai seorang pengusaha meubel. Bahkan peminatnya pun tak hanya dari Kabupaten Pati saja, namun banyak yang dari luar kota. Meski harus mengenakan kursi roda, namun, terlihat tak menganggu aktivitasnya. Sarwi tetap cekatan saat harus mengangkat kayu dan menggergaji sesuai pola yang akan dikerjakan.


Sarwi tak kalah terampil dari tukang kayu lainnya. Hampir semua pengerjaan bisa dilakukannya sendiri. Mulai dari membuat bahan mentah, melakukan pengecatan hingga memasang rak pada lemari. Saat ini, dia telah mempekerjakan dua orang karyawan.

Sarwi mengaku awalnya tidak mudah dalam merintis usaha meubelnya, namun lama-lama hal tersebut menjadi penyemangat baginya karena semua ini dilakukan sebagai usaha untuk menghidupi istri dan satu anaknya. Sarwi memulai usaha meubel ini sejak tahun 2000 lalu. Kini, sudah dua puluh satu tahun usaha meubel ini digelutinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

”saya mempunyai kekurangan fisik ini sejak bayi waktu itu saya terserang polio. Setelah remaja saya mempunyai keinginan untuk berusaha sendiri, saya ikut pelatihan tukang kayu dan ikut orang bekerja di usaha meubel. Kemudian di tahun dua ribuan saya mencoba merintis usaha meubel sendiri,” jelas Sarwi, selasa (21/12/2021).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Indonesia bakal mengikuti forum The 9th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting di Cebu, Filipina, pada Juli 2026.
Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Peran keluarga kini menjadi benteng utama dalam melindungi anak generasi muda dari ancaman judi online (judol) dan penipuan digital. 
Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Massa yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Penyelamat Luwu Timur (HMPLT) mengelar aksi unjuk rasa di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel).
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar Enggan Berikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Ketua MPR Turun Tangan

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar Enggan Berikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Ketua MPR Turun Tangan

Lomba Cerdas Cermat yang diadakan MPR RI jadi sorotan publik setelah dewan juri menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak. Ketua MPR sikapi permohonan maaf juri
Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar, Dedi Mulyadi wacanakan hapus pajak kendaraan, hingga alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung.

Trending

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT