News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ruang Rupa Wakili Indonesia di Pameran Seni Kontemporer Terbesar Dunia Documenta Fifteen

Pameran seni kontemporer terbesar dunia, Documenta Fifteen, resmi dibuka pada pada Sabtu (18/6/2022) oleh Presiden Republik Federal Jerman, Frank- Walter Steinmeier. Pembukaan Documenta Fifteen diselenggarakan di Museum Fridericianum dan Documenta Halle di pusat kota Kassel, Negara Bagian Hessen, Jerman.  
Minggu, 19 Juni 2022 - 16:54 WIB
Documenta Fifteen
Sumber :
  • Tim tvOne/Miranti Hirschmann

Kassel, Jerman - Pameran seni kontemporer terbesar dunia, Documenta Fifteen, resmi dibuka pada pada Sabtu (18/6/2022) oleh Presiden Republik Federal Jerman, Frank- Walter Steinmeier. Pembukaan Documenta Fifteen diselenggarakan di Museum Fridericianum dan Documenta Halle di pusat kota Kassel, Negara Bagian Hessen, Jerman.  

Pada pembukaan tahun ini, Indonesia diwakili oleh Duta Besar RI untuk Republik Federal Jerman, Arif Havas Oegroseno dan Konsul Jenderal RI untuk Frankfurt, Acep Somantri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pembukaan, Presiden Republik Federal Jerman, Frank-Walter Steinmeier, menyampaikan bahwa sudah menjadi tradisi bagi Presiden Jerman untuk membuka Documenta. Sejak awal penyelenggaraannya, Documenta senantiasa menghadirkan seniman-seniman dari berbagai penjuru dunia. 

Presiden Steinmeier menyebutkan bahwa Documenta kali ini merupakan ajang yang bersejarah, karena untuk pertama kalinya melibatkan kurator dari Global South. Lebih jauh, Presiden Steinmeier membahas pentingnya perdebatan politik yang terbuka, termasuk dalam dunia seni, khususnya apabila karya seni menyentuh isu-isu yang bersifat politis.

Documenta adalah kegiatan pameran seni kontemporer bergengsi dunia yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali di kota Kassel. Documenta pertama kali diadakan pada tahun 1955 oleh seniman dan kurator Arnold Bode sebagai bagian dari Federal Horticultural Show dalam upaya mendorong kembali pergerakan dunia seni yang saat itu lesu akibat Perang Dunia II. Tahun ini adalah penyelenggaraan Documenta ke -15 sehingga dinamakan Documenta Fifteen.

Ada yang istimewa pada gelaran Documenta kali ini. Kurator ajang seni internasional ini adalah sekelompok seniman asal Indonesia bernama Ruang Rupa atau RuRu. 

Sebagai ajang presitisus, tak heran Documenta Fifteen menjadi salah satu highlight dari rangkaian kegiatan peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia – Jerman. Hal ini karena penyelenggaraan Documenta kali ini mencerminkan eratnya hubungan kerja sama antara kedua negara dengan pelibatan Ruang Rupa dari Indonesia sebagai kelompok seniman Asia pertama yang dipercaya menjadi artistic director Documenta.

Ruang Rupa atau Ruru merupakan komunitas seni kontemporer Indonesia yang didirikan pada tahun 2000 di Jakarta sebagai wadah bagi seniman untuk menyelenggarakan pameran, workshop, maupun berbagai kegiatan lainnya. Di bawah kurasi Ruang Rupa, Documenta Fifteen membawa konsep “lumbung”, tempat penyimpanan padi khas masyarakat adat Indonesia. 

Konsep ini dimaknai sebagai tempat untuk menyimpan hasil kreasi seni kolektif yang dapat dibagi untuk dinikmati juga secara kolektif. Prinsip-prinsip yang dikedepankan dalam konsep “lumbung” oleh Ruang Rupa adalah sikap murah hati (generosity), humor (humour), membumi (local anchoring), kebebasan (independence), regenerasi (regeneration), transparansi (transparency) dan kesederhanaan (frugality).

Setidaknya 1.500 seniman terlibat dalam penyelenggaraan Documenta Fifteen ini . Karya mereka tersebar di 32 tempat eksibisi di kota  Kassel dan sekitarnya. 

Selain dari Indonesia dan Jerman, seniman yang tampil dalam Documenta kali ini antara lain berasal dari Afrika Selatan, Australia, Bangladesh, Kenya, Mali, Spanyol, maupun negara-negara lainnya. 

Ragam karya seni yang ditampilkan antara lain lukisan, video, instalasi, penampilan musik, tari, dan dongeng, selain juga diskusi seputar berbagai isu global seperti perubahan iklim maupun isu-isu politik. Dokumenta Fifteen berlangsung selama 100 hari sampai dengan 25 September 2022.

Terkait dengan penyelenggaraan Documenta Fifteen, Duta Besar RI untuk Republik Federal Jerman, Arif Havas Oegroseno menyampaikan harapannya terhadap perkembangan dunia seni Indonesia dengan generasi muda yang kreatif dan mampu bekerja sama dengan seniman-seniman dari berbagai negara yang diakui secara internasional. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini adalah acara kebudayaan, acara seni yang paling besar di dunia yang diselenggarakan di Kota Kassel. Saya sebagai Duta Besar Indonesia di Jerman dan juga sebagai warga negara Indonesia di Jerman merasa sangat bangga sekali dengan kurasi yang dilakukan oleh teman-teman dari Ruang Rupa dan bekerja sama tentunya dengan artis-artis dan seniman dari seluruh dunia. Di sini kita melihat ekspresi seni dari Indonesia dalam bentuk seni kain, dalam bentuk seni musik, dalam bentuk seni pahat, seni patung , yang kita harapkan bisa membuka jendela pemahaman Indonesia yang lebih luas lagi bagi masyarakat Jerman mengenai Indonesia. Terima kasih teman-teman Ruang Rupa dan terima kasih sekali lagi Documenta yang telah memilih Indonesia sebagai kurator dan Pemerintah Jerman yang sudah membantu Indonesia mewujudkan hal ini,” katanya dalam keterangan tertulis, Minggu (19/6/2022).

Sebelumnya, pada kunjungan Presiden Steinmeier ke Indonesia, pada 15-17 Juni 2022 Presiden RI Joko Widodo telah menyampaikan apresiasinya kepada Presiden Steinmeier atas kesediaannya untuk membuka Documenta Fifteen. Setibanya kembali di Jerman, Presiden Steinmeier langsung membuka Documenta Fifteen di kota Kassel. (mih/ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Khutbah Jumat 10 April 2026: Jangan Rusak Ukhuwah Islamiyah, Jauhi Permusuhan di Akhir Syawal

Khutbah Jumat 10 April 2026: Jangan Rusak Ukhuwah Islamiyah, Jauhi Permusuhan di Akhir Syawal

Berikut rekomendasi tema teks khutbah Jumat singkat terbaru untuk shalat Jumat, dengan judul "Jangan Rusak Ukhuwah Islamiyah, Jauhi Permusuhan di Akhir Syawal".
Diminta Pindah ke IKN, Gibran Ajak DPR Ikut

Diminta Pindah ke IKN, Gibran Ajak DPR Ikut

Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka menanggapi permintaan anggota Komis II DPR RI Fraksi PDIP Deddy Sitorus soal berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.
Periksa Enam ASN, KPK Dalami Soal Intervensi yang Dilakukan Fadia Arafiq

Periksa Enam ASN, KPK Dalami Soal Intervensi yang Dilakukan Fadia Arafiq

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap enam aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan, Jawa Tengah.
Adik di Cakung Bacok Kakak Kandung Usai Ditegur Ngintip Adik Ipar Mandi, Alami Luka di Kepala

Adik di Cakung Bacok Kakak Kandung Usai Ditegur Ngintip Adik Ipar Mandi, Alami Luka di Kepala

Seorang pria berinisial MH (20) diamankan tim Polsek Cakung usai membacok kakak kandungnya berinisial BW (31) di rumahnya, Kp. Pedaengan RT 003/ RW 008 No.23 Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Kamis (9/4/2026).
Menkeu Purbaya Yakin Ekonomi RI Tembus Target, Optimistis Lampaui Prediksi Bank Dunia 4,7 Persen

Menkeu Purbaya Yakin Ekonomi RI Tembus Target, Optimistis Lampaui Prediksi Bank Dunia 4,7 Persen

Menkeu Purbaya optimistis ekonomi Indonesia 2026 bisa melampaui proyeksi Bank Dunia 4,7 persen berkat stabilitas kebijakan dan investasi.
4 Zodiak Diprediksi Beruntung dalam Karier 10 April 2026: Aries Menunjukkan Performa Luar Biasa

4 Zodiak Diprediksi Beruntung dalam Karier 10 April 2026: Aries Menunjukkan Performa Luar Biasa

Berikut 4 zodiak yang diprediksi beruntung dalam karier pada 10 April 2026, salah satunya Aries menunjukkan performa luar biasa.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT