GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Live Bunuh Diri Di Tiktok, Apa Pemicu Banyak Pria Akhiri Hidupnya?

Banyak faktor yang menyebabkan seseorang memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.
Minggu, 12 September 2021 - 12:05 WIB
Live Bunuh Diri Di Tiktok, Apa Pemicu Banyak Pria Akhiri Hidupnya?
Sumber :
  • Unsplash.com/ Brett Jordan

Jakarta - Akhir pekan lalu, jagat maya kembali dihebohkan dengan live video di TikTok yang memperlihatkan seorang pria mengakhiri hidupnya. Kali ini dilakukan oleh seorang pria di sebuah rumah susun di sebuah rumah susun di Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur.

Ini bukan pertama kalinya seorang pria mengakhiri hidupnya secara live di media sosial. Fenomena ini pun tidak hanya terjadi di Indonesia, tapi juga di dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara statistik, jumlah kasus pria bunuh diri lebih banyak daripada perempuan. Jika perempuan lebih rentan mengalami “suicidal thought” atau pikiran untuk bunuh diri, pria lebih mungkin untuk benar-benar mengakhiri hidupnya, tidak sekedar pikiran.

“Betul untuk yang meninggal, laki-laki lebih banyak karena laki-laki paling banyak melakukan bunuh diri yang komplit atau “committed suicide”. Tapi untuk percobaan bunuh diri, perempuan lebih banyak melakukannya,” tutur Psikiater dr. Nalini Muhdi SpKJ(K) Webinar Peringatan Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia, Sabtu (11/9).

Menurut dr. Nalini, faktor resiko mengapa seseorang terlintas untuk mengakhiri hidupnya sendiri, diantaranya adalah adanya riwayat keluarga dengan psikiatri dan juga adanya riwayat percobaan bunuh diri sebelumnya.

Orang yang beberapa kali bahkan sering melakukan percobaan bunuh diri, maka kemungkinan dirinya untuk melakukan bunuh diri yang komplit atau “committed suicide” akan semakin tinggi. Hal ini yang menurut dr. Nalini tidak boleh diabaikan dan dianggap sepele. 

Namun, dr. Nalini mengatakan, 50 persen dari laki-laki yang melakukan bunuh diri justru tidak pernah melakukan percobaan bunuh diri sebelumnya. 

Laki-laki cenderung melakukan bunuh diri dengan cara-cara yang fatal seperti lompat dari gedung tinggi, gantung diri, hingga menabrakan diri ke kereta api.

Selain itu, faktor depresi berat yang tidak ditangani juga menjadi salah satu resiko tinggi alasan seseorang melakukan bunuh diri. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selanjutnya ada “hopelessness” atau keputusasaan. Penyalahgunaan atau adiksi obat-obatan terlarang dan alkohol juga merupakan salah satu penyebab seseorang melakukan bunuh diri.

Pada anak muda sekarang ini, salah satu faktor resiko yang juga sangat tinggi adalah adanya gangguan kepribadian. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Calo SPMB Bakal Dijerat Pidana, KPK Keluarkan Surat Edaran Soal Gratifikasi

Calo SPMB Bakal Dijerat Pidana, KPK Keluarkan Surat Edaran Soal Gratifikasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerbitkan Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi dalam Penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) pada 25 Mei 2026.
Kode Keras untuk Klub-klub Super League? Begini Kata Shin Tae-yong Setelah Ditanya tentang Masa Depannya

Kode Keras untuk Klub-klub Super League? Begini Kata Shin Tae-yong Setelah Ditanya tentang Masa Depannya

Secara tidak langsung, eks Timnas Indonesia Shin Tae-yong menjawab rumor ketertarikan klub Super League ketika ditanya orang Korea mengenai karier melatihnya.
News Terpopuler: Polisi Curigai Penyebab Lain Tewasnya Keluarga di Glamping Temanggung, hingga Daging Kurban Dijual Viral

News Terpopuler: Polisi Curigai Penyebab Lain Tewasnya Keluarga di Glamping Temanggung, hingga Daging Kurban Dijual Viral

Polisi mencurigai penyebab lain dari kematian keluarga di Glamping Temanggung. Hingga, pedagang menjual daging kurban membuat media sosial heboh dan viral.
Majelis Etik Ombudsman Dapati Belasan Laporan Terkait Hery Sutanto

Majelis Etik Ombudsman Dapati Belasan Laporan Terkait Hery Sutanto

Majelis etik Ombudsman RI menyebut ada belasan dugaan kasus hukum maupun etik dengan terlapor Hery Susanto selaku Ketua Ombudsman nonaktif.
Jadwal MotoGP Italia 2026, Sabtu 30 Mei: Kesempatan Fabio Di Giannantonio Lanjutkan Tren Positif di Grand Prix Catalunya

Jadwal MotoGP Italia 2026, Sabtu 30 Mei: Kesempatan Fabio Di Giannantonio Lanjutkan Tren Positif di Grand Prix Catalunya

Jadwal MotoGP Italia 2026, Sabtu 30 Mei bisa menjadi kesempatan emas untuk Fabio Di Giannantonio untuk melanjutkan tren positifnya di Catalunya.
Jadwal MotoGP Italia 2026, Sabtu 30 Mei: Kesempatan Fabio Di Giannantonio Lanjutkan Tren Positif di Grand Prix Catalunya

Jadwal MotoGP Italia 2026, Sabtu 30 Mei: Kesempatan Fabio Di Giannantonio Lanjutkan Tren Positif di Grand Prix Catalunya

Jadwal MotoGP Italia 2026, Sabtu 30 Mei bisa menjadi kesempatan emas untuk Fabio Di Giannantonio untuk melanjutkan tren positifnya di Catalunya.

Trending

Diabaikan Belgia dan Belanda ke Piala Dunia 2026, Ini Alasan Pascal Struijk Masih Enggan Bela Timnas Indonesia

Diabaikan Belgia dan Belanda ke Piala Dunia 2026, Ini Alasan Pascal Struijk Masih Enggan Bela Timnas Indonesia

Begini alasan Pascal Struijk setelah masih enggan menjawab tawaran bela Timnas Indonesia meski sudah fix tak masuk skuad Belanda dan Belgia di Piala Dunia 2026.
Media Malaysia Tak Habis Pikir dengan Insiden Pawai Juara Persib Bandung, Soroti Aksi Merugikan Pemain dan Pelatih

Media Malaysia Tak Habis Pikir dengan Insiden Pawai Juara Persib Bandung, Soroti Aksi Merugikan Pemain dan Pelatih

Media Malaysia, Stadium Astro menyoroti berbagai insiden saat mewarnai pawai perayaan Persib Bandung juara Super Leaguue 2025-2026 dan cetak sejarah Three-Peat.
KPK Sebut Fadia Arafiq Intervensi Pegawai Outsourcing Untuk Memilihnya di Pilkada 2024

KPK Sebut Fadia Arafiq Intervensi Pegawai Outsourcing Untuk Memilihnya di Pilkada 2024

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap, Fadia Arafiq turut intervensi tenaga kerja outsourcing untuk memilihnya di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 lalu.
Geger! Wanita Muda Ditemukan Tewas di Hotel Jakarta Selatan

Geger! Wanita Muda Ditemukan Tewas di Hotel Jakarta Selatan

Seorang wanita berinisial L menggegerkan warga usai ditemukan tewas di sebuah hotel kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (29/5/2026).
Update Terbaru Kasus Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Diduga Mengalir ke Mobilisasi Suara untuk Pemilu

Update Terbaru Kasus Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Diduga Mengalir ke Mobilisasi Suara untuk Pemilu

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap fakta baru kasus dugaan korupsi terkait pengadaan jasa outsoucing di Kabupaten Pekalongan dengan tersangka Fadia Arafiq.
Jadwal Singapura Open 2026, Sabtu 30 Mei: Tersisa Dua Wakil Indonesia di Semifinal, Alwi Farhan dan Fajar/Fikri Main Siang Ini

Jadwal Singapura Open 2026, Sabtu 30 Mei: Tersisa Dua Wakil Indonesia di Semifinal, Alwi Farhan dan Fajar/Fikri Main Siang Ini

Jadwal Singapura Open 2026, Sabtu 30 Mei di mana akan ada dua wakil Indonesia tersisa yakni Alwi Farhan dan Fajar/Fikri yang akan berlaga.
Detik-detik Heru Gundul Kesembur Bisa Ular Kobra hingga Kondisi Terbaru setelah Matanya Sulit Melek 18 Jam

Detik-detik Heru Gundul Kesembur Bisa Ular Kobra hingga Kondisi Terbaru setelah Matanya Sulit Melek 18 Jam

Presenter Widi Heru Wasana (Heru Gundul) berbagi detik-detik momen berbahaya disemprot bisa ular kobra dan kondisi terkini matanya yang tidak terbuka 18 jam.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT