News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sembuh Kanker Ovarium, Shahnaz Haque Ubah Gaya Hidup

Setelah dua dekade menjadi penyintas kanker ovarium, selebritas Shahnaz Haque mengungkapkan gaya hidupnya juga berubah menjadi jauh lebih sehat.
Minggu, 30 Mei 2021 - 17:19 WIB
Shahnaz Haque ubah gaya hidup setelah hadapi kanker ovarium
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, 30/5 - Setelah dua dekade menjadi penyintas kanker ovarium, selebritas Shahnaz Haque mengungkapkan gaya hidupnya juga berubah menjadi jauh lebih sehat. Shahnaz yang didiagnosis kanker ovarium pada 1998 mengaku dulu dirinya tidak terlalu peduli dengan kesehatan. Ia mengenang kala itu pekerjaan membanjir, membuatnya terlalu sibuk untuk menjaga gaya hidup. "Sekarang saya tidak makan makanan dalam kaleng, masak, makanan dimasak (langsung dihabiskan) tidak bolak balik kulkas dan dipanaskan," kata Shahnaz dalam webinar kesehatan, Sabtu (29 Mei 2021).

Pola makan yang baik serta olahraga diterapkan hingga saat ini, hal yang juga diajari untuk ketiga putrinya sejak kecil. Dia menanamkan pemahaman mengenai hidup sehat demi kebaikan diri sendiri. Langkah ini dia pilih karena risiko terkena kanker ovarium lebih besar bila ada riwayat keluarga yang terkena kanker ovarium atau payudara. Sementara itu, ibu dan nenek Shahnaz meninggal dunia akibat kanker, begitu pula mertuanya yang wafat akibat kanker prostat dan kanker payudara. "Saya kasih tahu kepada anak, sakit itu rasanya tidak enak. Jadi mereka tahu jika mereka mau mencoba sesuatu yang berisiko, mereka harus tahu cara menanggulanginya," jelas Shahnaz.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jadi, bila masih ada dorongan untuk mengonsumsi makanan-makanan yang tidak sehat dan memperbesar risiko, maka harus ada kesadaran bahwa godaan itu dapat berujung kepada penyakit yang jadi penyebab kematian nomor delapan akibat kanker pada perempuan di seluruh dunia. Dia bersyukur anak-anaknya secara sadar menjaga pola makan sehat dan aktif bergerak. Putri sulungnya adalah atlet softball yang kini berada di Kanada. Di tengah pandemi, si sulung tetap berlatih dengan menerapkan protokol kesehatan. Sebagai atlet, secara otomatis pola makan sehat pun selalu dijalani. Hal serupa juga dijalani oleh putri keduanya yang menjadi atlet berkuda. "Anak nomor tiga saya seniman, sama seperti ayahnya, dia juga harus bergerak terus. Gaya hidup keluarga tergantung seorang ibu. Anak akan meniru, jadi perbaiki diri kita dulu," ujar dia.

Pembicaraan soal kanker mengalir secara alami di dalam keluarga Shahnaz. Dia mengajak tiga putrinya untuk memahami perihal tersebut. "Saya tidak mau menakut-nakutin anak saya, mereka tidak bisa memilih riwayat leluhur, tetapi mereka bisa pilih bagaimana menjalani kehidupan mereka kalau mengenali faktor risiko dan tanda-tanda yang terjadi di dalam tubuh."

Biasanya, kanker ovarium tidak disertai gejala pada stadium awal sehingga sering luput dari perhatian dan baru ditemukan ketika telah mencapai stadium lanjut, hal yang dialami ibu dan neneknya. Hanya 20 persen dari kanker ovarium yang terdeteksi pada stadium awal, 94 persen pasien stadium awal ini akan dapat hidup lebih dari 5 tahun setelah didiagnosis.

Pada kasusnya, dia merasa beruntung karena kanker terdeteksi secara dini lantaran dia tidak mengalami menstruasi selama beberapa lama padahal belum aktif secara seksual. Setelah memeriksakan diri, dokter menyatakan dia harus dioperasi. Rasa takut membuatnya menunda hingga setahun hingga gejala yang dirasakan semakin memburuk. Buang air besar jadi kian sulit, frekuensi buang air kecil makin sering juga sakit pinggang. Nyeri itu bahkan membuat dia merasa agak kesulitan saat berjalan. Setelah itu baru Shahnaz kembali lagi ke dokter dan memberanikan diri menjalani operasi pada 1999. "Keuntungan saya, saya tidak mencoba pengobatan alternatif. Selesai saya berjuang jadi penyintas, saya selalu katakan sama pejuang kanker bahwa itu penyakit medis, bukan penyakit jadi jangan ke dukun," katanya.

Shahnaz menegaskan kanker bukanlah akhir dari segalanya. Bergabunglah dengan komunitas yang bisa berbagi energi positif karena berpikir positif juga penting dalam proses penyembuhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Himpunan Onkologi dan Ginekologi Indonesia (HOGI), Indonesian Cancer Information & Support System (CISC) bersama AstraZeneca meluncurkan Kampanye 10 Jari demi mengenal enam faktor risiko serta empat tanda kanker ovarium. Enam risiko kanker ovarium, yakni riwayat kista endometriosis, punya riwayat keluarga yang menderita kanker ovarium dan kanker payudara, mengalami mutasi genetik (contoh BRCA), angka paritas rendah, gaya hidup buruk dan pertambahan usia. Sementara empat tanda kanker ovarium adalah kembung, nafsu makan berkurang, sering buang air kecil dan nyeri panggul atau perut. "Memperhatikan dan melakukan pengecekan terhadap 10 hal dalam Kampanye 10 Jari merupakan upaya penting agar perempuan Indonesia bebas dari ancaman kematian akibat kanker ovarium. Saya mengajak perempuan Indonesia untuk membekali diri dengan informasi dari sumber yang tepercaya, salah satunya dari informasi dalam Kampanye 10 Jari," kata Shahnaz.

Kanker ovarium diderita oleh banyak perempuan di dunia. Minimnya informasi dan pengetahuan masyarakat mengenai kanker ovarium, dibandingkan kanker payudara ataupun kanker serviks yang termasuk kanker pada perempuan, menjadi salah satu penghambat upaya pencegahan dan pendeteksian dini. Padahal kanker ovarium merupakan penyebab kematian nomor 8 akibat kanker pada perempuan di seluruh dunia. Di Indonesia, kanker ovarium berada di peringkat 3 dari sisi insiden dan tingkat kematian untuk penyakit kanker pada wanita. (ari/ant)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Megawati Hangestri Kembali Jadi Trending di Korea Selatan, Gara-gara Megatron Reuni Bareng Yeum Hye-seon

Megawati Hangestri Kembali Jadi Trending di Korea Selatan, Gara-gara Megatron Reuni Bareng Yeum Hye-seon

Megawati Hangestri kembali menjadi trending topik di Korea Selatan usai pevoli berjuluk Megatron itu kembali berjumpa dengan kawan lamanya di Red Sparks yakni Yeum Hye-seon.
Rupiah Menguat ke Rp16.986 per Dolar AS, Sentimen Deeskalasi Konflik AS-Iran Dorong Optimisme Pasar

Rupiah Menguat ke Rp16.986 per Dolar AS, Sentimen Deeskalasi Konflik AS-Iran Dorong Optimisme Pasar

Rupiah menguat ke Rp16.986 per dolar AS didorong optimisme deeskalasi konflik AS-Iran dan sentimen positif ekonomi domestik.
Alhamdulillah, Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

Alhamdulillah, Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

Sebanyak 29.406 murid asal Jatim lolos ke PTN melalui SNBP 2026.
Momen Hangat di Blue House, Prabowo Disambut Pelukan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung

Momen Hangat di Blue House, Prabowo Disambut Pelukan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung

Presiden Lee telah menunggu di depan pintu utama saat kendaraan yang membawa Prabowo tiba sekitar pukul 10.30 waktu setempat.
Jakarta Garuda Jaya Dikabarkan Rekrut Pemain Asing Baru, Setter Asal Rusia Siap Tampil di Final Four Proliga 2026

Jakarta Garuda Jaya Dikabarkan Rekrut Pemain Asing Baru, Setter Asal Rusia Siap Tampil di Final Four Proliga 2026

Jakarta Garuda Jaya ikut memanaskan rumor bursa transfer final four Proliga 2026, usai dikabarkan merekrut pemain asing baru asal Rusia.
Bahlil Sebut Jenis BBM Ini Harganya Bakal Naik dalam Waktu Dekat

Bahlil Sebut Jenis BBM Ini Harganya Bakal Naik dalam Waktu Dekat

Bahlil menegaskan, konsumsi BBM di segmen tersebut sepenuhnya dibayar pengguna sehingga tidak membebani anggaran negara.

Trending

Media Vietnam Heran dengan John Herdman, Cuma Bilang Satu Kalimat Usai Timnas Indonesia Kalah, tapi Bikin Bulgaria Tersindir

Media Vietnam Heran dengan John Herdman, Cuma Bilang Satu Kalimat Usai Timnas Indonesia Kalah, tapi Bikin Bulgaria Tersindir

Kekalahan 0-1 yang dialami Timnas Indonesia saat menghadapi Bulgaria di final FIFA Series 2026 masih jadi perbincangan. Media Vietnam heran dengan John Herdman.
Herdman Pilih 'Menepi' Usai Kalah Lawan Bulgaria! Ini Alasan di Balik Keputusan Mengejutkan Pelatih Timnas Indonesia

Herdman Pilih 'Menepi' Usai Kalah Lawan Bulgaria! Ini Alasan di Balik Keputusan Mengejutkan Pelatih Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan rencananya untuk mengambil jeda sejenak setelah memimpin dua laga FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Tak Habis Pikir Lihat Timnas Indonesia Kalah Lawan Bulgaria, Bung Harpa: Mainnya Enggak Oke

Tak Habis Pikir Lihat Timnas Indonesia Kalah Lawan Bulgaria, Bung Harpa: Mainnya Enggak Oke

Bung Harpa memberikan kritikan terhadap penampilan Timnas Indonesia asuhan John Herdman yang kalah melawan Bulgaria. Menurutnya penampilan timnas tidak bagus.
Mengenal Reno Munz, Bek Kelahiran Jakarta Rp26 Miliar Eks Didikan Xabi Alonso yang Masuk Daftar Timnas Indonesia

Mengenal Reno Munz, Bek Kelahiran Jakarta Rp26 Miliar Eks Didikan Xabi Alonso yang Masuk Daftar Timnas Indonesia

Perbincangan soal calon pemain baru untuk Timnas Indonesia kembali memanas. Lolos syarat FIFA, bek Bundesliga kelahiran Jakarta ini wajib dipantau John Herdman.
Resmi! Ini Harga BBM 1 April 2026 di SPBU Pertamina, Shell, Vivo dan BP se-Indonesia

Resmi! Ini Harga BBM 1 April 2026 di SPBU Pertamina, Shell, Vivo dan BP se-Indonesia

Keputusan ini disampaikan setelah muncul antrean panjang di sejumlah SPBU akibat kabar kenaikan harga yang sempat beredar luas.
Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya: Megawati Hangestri Reuni Lawan Kawan Lama, Jakarta Pertamina Enduro vs Electric PLN

Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya: Megawati Hangestri Reuni Lawan Kawan Lama, Jakarta Pertamina Enduro vs Electric PLN

Jadwal siaran langsung final four Proliga 2026 seri Surabaya, di mana Megawati Hangestri siap melawan kawan lamanya di pertandingan pembuka antara Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric PLN.
Pelatih Bulgaria Bongkar Kekuatan Timnas Indonesia: Sudah Level Eropa di Tangan John Herdman

Pelatih Bulgaria Bongkar Kekuatan Timnas Indonesia: Sudah Level Eropa di Tangan John Herdman

Pelatih Timnas Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, memberikan pujian tinggi kepada kinerja pelatih Timnas Indonesia, John Herdman usai duel di final FIFA Series 2026
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT