News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Lagi Menyimpan Dompet di Saku Belakang, dr Zaidul Akbar Ungkap Berbahaya untuk Kesehatan, Bisa Sebabkan...

Jangan lagi menyimpan dompet di saku belakang karena kata dr Zaidul Akbar bisa berbahaya bagi kesehatan tubuh, bisa menyebabkan hal ini.
Sabtu, 10 Agustus 2024 - 11:16 WIB
dr Zaidul Akbar
Sumber :
  • kolase foto tim tvOnenews

tvOnenews.com - Ternyata menyimpan dompet pada saku belakang bisa berbahaya untuk kesehatan. Simak penjelasan dr Zaidul Akbar berikut ini.

Sebagian orang mungkin sering menyimpan dompet pada saku belakangnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menyimpan dompet pada saku belakang dianggap lebih praktis tanpa harus membawa tas.


dr Zaidul Akbar. Sumber: YouTube dr. Zaidul Akbar Official
 

Namun ternyata menyimpan dompet di saku belakang memiliki dampak yang tidak baik bagi kesehatan.

Menyimpan dompet pada saku belakang bisa berdampak pada kesehatan tulang belakang.

Banyak masalah yang bisa timbul akibat menyimpan dompet di saku belakang. Apa saja? Berikut penjelasan dr Zaidul Akbar.

Pada salah satu video, dr Zaidul Akbar menjelaskan apabila timbul masalah atau muncul rasa nyeri pada tulang belakang, yang pertama harus dilakukan adalah mencari tahu penyebabnya. 

Masalah pada tulang belakang tersebut bisa jadi disebabkan karena sering duduk dengan kondisi dompet berada di saku belakang.

"Bagi bapak-bapak yang biasa naruh dompet di saku belakang, hati-hati!" ujar dr Zaidul Akbar.


dr Zaidul Akbar. Sumber: YouTube dr. Zaidul Akbar Official
 

Apabila menyimpan dompet di saku belakang, ketika duduk, yang seharusnya posisi tulang belakang lurus bisa jadi bengkok.

"Jadi jangan pernah taruh dompet di belakang. Di depan juga jangan, taruh aja di tas. Jangan ada tumpuan," ungkap dr Zaidul Akbar.

Jika sering duduk dengan posisi dompet berada di saku belakang, bisa menyebabkan penyakit skoliosis.

Skoliosis yaitu kondisi dimana tulang belakang melengkung seperti huruf C atau S, dan bisa menimbulkan rasa nyeri.

Apabila sudah terjadi skoliosis, maka untuk mengatasinya dengan menormalkan kembali tulang tersebut.

Caranya bisa mendatangi terapis atau ahli tulang belakang yang kompeten.

Selain itu, juga bisa mengkonsumsi makanan untuk menguatkan tulang atau yang mengandung kalsium, seperti minyak zaitun, dan omega 3.


dr Zaidul Akbar. Sumber: YouTube dr. Zaidul Akbar Official
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di samping mengkonsumsi makanan tersebut, secara struktur tulang juga harus dibenarkan terlebih dahulu.

Dan cara untuk mengurangi rasa nyerinya adalah dengan terapi bekam, dengan titik bekam bisa di panggul atau di pantat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT