News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Makan Ayam dan Ikan Bersamaan, dr Zaidul Akbar Bilang Meski Terlihat Sepele Efeknya Mengejutkan!

Meski terlihat sepele, dr Zaidul Akbar mengingatkan sebaiknya jangan makan ayam dan ikan secara bersamaan. Dua jenis makanan tersebut punya efek mengejutkan!
Kamis, 28 November 2024 - 14:07 WIB
dr Zaidul Akbar
Sumber :
  • YouTube/drzaidulakbarofficial

tvOnenews.com - Makanan kaya protein seperti ayam dan ikan sering menjadi pilihan utama untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh.

Namun, siapa sangka mengonsumsi ayam dan ikan secara bersamaan bisa berdampak buruk bagi kesehatan?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini diungkapkan oleh dr Zaidul Akbar, seorang ahli kesehatan yang kerap membahas pengobatan herbal dengan bahan alami.  

Melalui kanal YouTube-nya, dr Zaidul Akbar menjelaskan bahwa ayam sebagai sumber protein darat dan ikan sebagai protein laut sebaiknya tidak dikonsumsi dalam satu hidangan.

Meski terlihat sepele, kombinasi ini dapat memberi efek mengejutkan pada tubuh.  

Menurut dr Zaidul Akbar, meskipun ayam dan ikan sama-sama mengandung protein, keduanya memiliki karakteristik asam amino dan protein yang berbeda.

Perbedaan inilah yang membuat tubuh lebih sulit mencerna makanan jika kedua jenis protein ini dikonsumsi bersamaan.  

"Bahwa makan ayam dan ikan itu nggak boleh sebenarnya. Protein laut jangan dicampur sama protein darat, itu kaidah sudah lama. Jadi kalau Anda makan ikan, jangan dicampur sama ayam, itu ada ilmunya," jelasnya.  

Ia menambahkan bahwa ketika ayam dan ikan dikonsumsi bersamaan, tubuh membutuhkan usaha ekstra untuk mencerna kedua jenis protein tersebut.

Hal ini dapat memperlambat proses pencernaan dan bahkan memicu gangguan pada sistem pencernaan.  

Makanan yang sulit dicerna tidak hanya membuat tubuh bekerja lebih keras, tetapi juga dapat menyebabkan efek buruk lainnya, seperti rasa kembung, gangguan lambung, atau bahkan masalah metabolisme.  

Ilustrasi Protein

"Bahwa bersamaan makan ayam dan ikan itu akan sangat berat dicerna oleh badan karena dia beda karakter antara asam amino dan protein. Setahu saya, protein darat dan laut itu punya karakter berbeda," ungkap dr Zaidul Akbar.  

Ia menyarankan untuk memilih salah satu sumber protein saja dalam satu waktu, baik itu dari laut seperti ikan, atau dari darat seperti ayam.

Dengan cara ini, tubuh dapat mencerna makanan lebih optimal tanpa beban tambahan.  

Bagi banyak orang, mengonsumsi ayam dan ikan bersamaan mungkin sudah menjadi kebiasaan.

Dalam satu hidangan, sering kali kita ingin mencicipi semua makanan yang ada, termasuk menggabungkan protein laut dan darat.

Namun, kebiasaan ini ternyata tidak baik untuk kesehatan.  

"Kalau Anda makan protein darat, ya darat saja, jangan dicampur-campur. Kalau makan ikan, ya ikan saja dalam satu kali hidangan," tegas dr Zaidul Akbar.  

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya memahami komposisi makanan yang kita konsumsi.

Mengetahui bagaimana tubuh bekerja mencerna makanan dapat membantu kita membuat pilihan yang lebih sehat.  

Untuk menjaga kesehatan pencernaan dan metabolisme, dr Zaidul Akbar menganjurkan untuk lebih selektif dalam menggabungkan jenis makanan.

Jika ingin menikmati hidangan ayam, pastikan untuk tidak mencampurnya dengan ikan, begitu pula sebaliknya.  

Kebiasaan sederhana ini tidak hanya membantu memperlancar pencernaan, tetapi juga mendukung penyerapan nutrisi yang lebih baik oleh tubuh.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apa yang terlihat sepele, seperti menggabungkan ayam dan ikan dalam satu piring, ternyata dapat memberikan efek mengejutkan bagi tubuh.

Meski keduanya mengandung protein yang bermanfaat, perbedaan karakteristiknya membuat tubuh bekerja lebih keras untuk mencerna makanan. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

73 Negara Bersatu Desak Keselamatan dan Keamanan Pasukan Perdamaian di Lebanon

73 Negara Bersatu Desak Keselamatan dan Keamanan Pasukan Perdamaian di Lebanon

Indonesia mengambil peran sentral dalam merespons eskalasi konflik di Lebanon yang mengancam keselamatan pasukan penjaga perdamaian dunia.
Proyek Regenerasi Inter Milan: Marco Palestra Dibidik Jadi Suksesor Jangka Panjang Denzel Dumfries

Proyek Regenerasi Inter Milan: Marco Palestra Dibidik Jadi Suksesor Jangka Panjang Denzel Dumfries

Inter Milan mulai menyiapkan langkah besar untuk merombak sektor sayap mereka menjelang bursa transfer musim panas. Nama Marco Palestra muncul sebagai opsi.
Masinis dan Petugas KAI Gagalkan Upaya Percobaan Bunuh Diri di Jalur KA Kertosono Nganjuk

Masinis dan Petugas KAI Gagalkan Upaya Percobaan Bunuh Diri di Jalur KA Kertosono Nganjuk

Aksi sigap masinis dan petugas PT KAI berhasil menggagalkan aksi percobaan bunuh diri seorang perempuan di jalur rel kawasan Kertosono, pada Kamis (9/4/2026).
Gemilang di FIFA Series 2026, 2 Pemain Timnas Indonesia Andalan John Herdman Justru Sulit dapat Menit Bermain di Inggris

Gemilang di FIFA Series 2026, 2 Pemain Timnas Indonesia Andalan John Herdman Justru Sulit dapat Menit Bermain di Inggris

Padahal tampil impresif di FIFA Series 2026, dua pemain Timnas Indonesia masih kesulitan dapat menit bermain reguler dari klubnya masing-masing di Liga Inggris.
Emas Pegadaian Kompak Ambruk! UBS, Antam, Galeri24 Turun Tajam Jumat Pagi

Emas Pegadaian Kompak Ambruk! UBS, Antam, Galeri24 Turun Tajam Jumat Pagi

Rincian Harga Emas Pegadaian Jumat 10 April 2026
Link Live Streaming Perempat Final Kejuaraan Asia 2026: Jonatan Christie Hadapi Wakil India, Fajar/Fikri Lawan Ganda Taiwan

Link Live Streaming Perempat Final Kejuaraan Asia 2026: Jonatan Christie Hadapi Wakil India, Fajar/Fikri Lawan Ganda Taiwan

Berikut link live streaming perempat final Kejuaraan Asia 2026 yang akan digelar pada Jumat (10/4/2026) mulai pukul 10.00 WIB.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi diminta evaluasi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, buntut kasus ibu nyaris kehilangan bayi akibat keteledoran petugas rumah sakit.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT