News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apakah Berbaring di Lantai Bisa Menyebabkan Pneumonia? Ini Penjelasan dr Saddam Ismail

Pneumonia adalah infeksi paru-paru yang bisa berbahaya. Benarkah berbaring di lantai penyebabnya? Simak penjelasan dr Saddam Ismail soal gejala dan pencegahan.
Selasa, 9 September 2025 - 19:27 WIB
dr Saddam Ismail soal Penyebab, Gejala, dan Pencegahan Pneumonia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews / YouTube dr Saddam ismail / pixabay

tvOnenews.com - Apakah berbaring di lantai bisa menyebabkan Pneumonia? Ini penjelasan dr Saddam Ismail soal gejala dan pencegahan.

Pneumonia adalah penyakit serius yang menyerang paru-paru dan dapat dialami oleh siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak orang percaya bahwa berbaring di lantai atau tidur di tempat dingin bisa memicu penyakit ini. 

Namun, benarkah demikian? Dalam sebuah video edukasi kesehatan, dr Saddam Ismail menjelaskan secara detail mengenai penyebab, gejala, dan cara pencegahan pneumonia agar masyarakat lebih memahami fakta medis di balik mitos tersebut. 

Artikel ini akan membantu kamu mengetahui kebenaran seputar penyakit pneumonia, sekaligus memberikan tips penting untuk mencegahnya.

Penjelasan dr Saddam Ismail tentang Pneumonia

pneumonia

Ilustrasi pneumonia. (Sumber: Antara Foto)

Menurut dr Saddam Ismail, pneumonia adalah infeksi yang menyebabkan peradangan pada kantung udara (alveolus) di paru-paru. 

“Pneumonia ini adalah penyakit yang menyerang saluran pernapasan terutama paru-paru. Ini bisa mengakibatkan kantung udara paru-paru atau alveolus meradang akhirnya sakit,” jelasnya. 

Dalam kondisi ini, paru-paru dapat terisi cairan atau lendir, sehingga dikenal juga dengan istilah paru-paru basah.

Mitos yang menyebut bahwa berbaring di lantai menyebabkan pneumonia ternyata tidak sepenuhnya benar. 

Pneumonia bukan disebabkan oleh suhu dingin atau posisi tidur, melainkan oleh infeksi bakteri, virus, atau jamur yang masuk ke saluran pernapasan. 

Penyebarannya bisa melalui udara, batuk, bersin, atau kontak dengan orang yang terinfeksi.

Gejala Pneumonia yang Perlu Diwaspadai

Gejala pneumonia sering kali mirip dengan penyakit pernapasan lainnya, tetapi ada beberapa tanda khas yang perlu diperhatikan. dr Saddam menjelaskan:

1. Batuk, bisa kering atau berdahak dengan warna hijau, kuning, coklat, bahkan darah.

2. Nyeri dada yang semakin terasa saat batuk.

3. Napas sesak meski sedang beristirahat.

4. Demam, menggigil, dan berkeringat.

5. Kehilangan nafsu makan, kelelahan, hingga mual dan muntah.

6. Jantung berdebar lebih cepat dari biasanya.

Gejala ini bisa lebih parah pada anak-anak, orang lanjut usia, atau penderita penyakit kronis.

Faktor Risiko dan Penyebab Pneumonia

Penyebab utama pneumonia adalah infeksi kuman. Namun, ada kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit ini, di antaranya:

  • Bayi di bawah usia dua bulan dan lansia di atas 60 tahun.
  • Orang dengan penyakit paru kronis.
  • Penderita gangguan imun, seperti HIV/AIDS, pasien kemoterapi, atau stroke.
  • Perokok aktif dan pasif.

Meskipun suhu dingin atau tidur di lantai tidak langsung memicu pneumonia, lingkungan yang kotor, paparan polusi, atau daya tahan tubuh lemah bisa meningkatkan risiko terkena infeksi.

Tips Pencegahan Pneumonia

dr Saddam Ismail menekankan pentingnya pencegahan pneumonia untuk melindungi kesehatan paru-paru. Berikut langkah-langkahnya:

1. Vaksinasi pneumonia dan influenza untuk mengurangi risiko infeksi.

2. Tidak merokok dan menjauhi asap rokok.

3. Menghindari alkohol yang melemahkan sistem imun.

4. Rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

5. Menjaga kebersihan lingkungan agar tidak ada sumber bakteri dan virus.

6. Hindari menyentuh wajah dengan tangan kotor.

7. Gunakan masker di tempat umum atau saat ada orang sakit.

“Semoga teman-teman bisa memahami apa itu paru-paru basah atau pneumonia ini. Penting untuk menjaga kebersihan diri, kebersihan lingkungan, dan mengonsumsi makanan bergizi supaya tubuh kita selalu sehat,” pesan dr Saddam.

Mitos bahwa berbaring di lantai menyebabkan pneumonia tidak sepenuhnya benar. Pneumonia adalah infeksi serius yang disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur, bukan semata-mata karena tidur di lantai atau suhu dingin. 

Namun, faktor lingkungan yang tidak bersih dan daya tahan tubuh lemah memang dapat meningkatkan risiko terkena penyakit ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan mengenali gejala pneumonia dan melakukan langkah pencegahan yang tepat, kamu dapat melindungi diri dan keluarga dari penyakit yang bisa berbahaya ini.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Datang Langsung ke Jembatan Cirahong, Sebut Tidak Semengerikan di Medsos: Kita Bikin Lebih Indah

Dedi Mulyadi Datang Langsung ke Jembatan Cirahong, Sebut Tidak Semengerikan di Medsos: Kita Bikin Lebih Indah

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mengecek kondisi Jembatan Cirahong, Ciamis. Sebab, sikapnya menolak dugaan pungli menuai kontroversi di ruang publik.
Timnas Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Seorang Pemain Naturalisasi di Liga Belanda Ini Resmi Kembali Jadi Warga Negara Belanda

Timnas Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Seorang Pemain Naturalisasi di Liga Belanda Ini Resmi Kembali Jadi Warga Negara Belanda

Seorang pemain resmi kembali jadi warga Belanda usai polemik paspor di Liga Belanda dan gagal lolos ke Piala Dunia. Eks striker timnas itu kini bisa main lagi.
Eks Pembalap F1 Ragu Lewis Hamilton Benar-benar Bangkit dari Keterpurukan Usai Raih Podium Pertamanya dengan Ferrari

Eks Pembalap F1 Ragu Lewis Hamilton Benar-benar Bangkit dari Keterpurukan Usai Raih Podium Pertamanya dengan Ferrari

Podium pertama Lewis Hamilton untuk Ferrari di F1 GP China 2026,  belum cukup meyakinkan semua pihak bahwa ia benar-benar bangkit bersama si Kuda Jingkrak.
Prabowo Targetkan Produksi Massal Mobil Listrik pada 2028, Pemda Diminta Wajib Beli Produk Dalam Negeri

Prabowo Targetkan Produksi Massal Mobil Listrik pada 2028, Pemda Diminta Wajib Beli Produk Dalam Negeri

Presiden Prabowo Subianto melontarkan target ambisius bahwa Indonesia harus mampu memproduksi mobil listrik secara massal pada 2028
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Arab Saudi Resmi Tak Terbitkan Visa Haji Furoda 2026, Kemenhaj Peringatkan Modus “Haji Tanpa Antre”

Arab Saudi Resmi Tak Terbitkan Visa Haji Furoda 2026, Kemenhaj Peringatkan Modus “Haji Tanpa Antre”

Arab Saudi tidak keluarkan visa haji furoda 2026. Kemenhaj ingatkan masyarakat waspada tawaran haji tanpa antre yang berpotensi penipuan.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Rekor pertemuan menjadi sorotan utama jelang duel Timnas Futsal Indonesia asuhan Hector Souto kontra Vietnam pada babak semifinal Piala AFF Futsal 2026.
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan pernyataan Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT