News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Anggap Sepele, Dokter Ingatkan Bahaya Tidur Dekat Handphone, Bisa Turunkan Kualitas Sperma hingga Picu Penyakit Ini

Kebiasaan tidur dekat handphone ternyata bisa memicu berbagai penyakit, mulai dari menurunkan kualitas sperma sampai picu beberapa penyakit. Simak selengkapnya!
Selasa, 14 Oktober 2025 - 19:11 WIB
Tidur Dekat Handphone Bikin Sperma Mampet? Ternyata Dampaknya Bahkan Sampai Picu Penyakit Ini
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Kebiasaan tidur dekat dengan handphone ternyata bisa picu berbagai masalah kesehatan, mulai dari menurunnya kualitas sperma hingga penyakit lainnya.

Tidur sambil memegang atau meletakan ponsel di bantal memang bukan budaya baru saat ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kerap dianggap sepele, ternyata kebiasaan ini diam-diam memicu risiko serius, terutama pada kesehatan reproduksi pria.

Paparan radiasi elektromagnetik pada ponsel dinilai bisa memengaruhi sistem reproduksi pria seperti menurunkan kualitas sperma. 

Tidur Dekat Handphone Bikin Sperma Mampet Ternyata Dampaknya Bahkan Sampai Picu Penyakit Ini
Tidur Dekat Handphone Bikin Sperma Mampet Ternyata Dampaknya Bahkan Sampai Picu Penyakit Ini
Sumber :
  • Istockphoto

 

Lebih lanjut, dr. Nugroho Setiawan, Sp.And, dokter spesialis andrologi, menjelaskan, paparan radiasi ponsel memang tidak terasa secara langsung, tetapi efek akumuasinya bisa sangat mengganggu fungsi hormon dan kualitas sperma.

“Kalau handphone terus-menerus diletakkan dekat organ reproduksi, suhu lokal bisa meningkat, dan ini sangat tidak ideal untuk produksi sperma yang sehat,” paparnya.

Tak hanya berpengaruh pada kesuburan pria, tidur di dekat ponsel juga bisa memicu penyakit lainnya.

Radiasi dari ponsel bisa memengaruhi aliran darah ke otak dan mengganggu aktivitas gelombang otak (EEG), yang dapat memperburuk insomnia.

Akibatnya, seseorang jadi sulit tidur nyenyak, terutama jika sudah memiliki masalah tidur sebelumnya.

Selain itu, jika ponsel sering diletakkan dekat kepala saat tidur, gelombang radionya bisa diserap oleh otak.

Hal ini bisa menimbulkan keluhan seperti sakit kepala, pusing, hingga berisiko merusak jaringan otak dalam jangka panjang.

Beberapa penelitian juga menemukan kaitan antara paparan radiasi ponsel dalam waktu lama dengan risiko tumor otak, meski hasilnya masih belum pasti.

ilustrasi sakit kepala
ilustrasi sakit kepala
Sumber :
  • pexels.com/Antoni Shkraba Studio

 

Bagi wanita, dampak buruk radiasi ponsel juga perlu diwaspadai. Meletakkan ponsel terlalu dekat dengan tubuh saat tidur bisa memengaruhi sistem hormon (endokrin).

Ketidakseimbangan hormon ini dapat memicu gangguan menstruasi, menurunkan kesuburan, bahkan berisiko mengganggu kehamilan.

Hal ini menjadi peringatan penting bahwa penggunaan ponsel sebaiknya dibatasi, terutama saat tubuh sedang beristirahat.

Selain itu, kebiasaan tidur dengan ponsel di dekat tubuh juga dapat meningkatkan risiko osteoporosis.

Frekuensi elektromagnetik dari ponsel bisa mengganggu metabolisme tulang jika terpapar terus-menerus dalam jangka panjang.

Untuk menjaga keamanan, para ahli menyarankan agar ponsel diletakkan minimal 1,5 meter dari tubuh saat tidur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika bisa, matikan ponsel atau aktifkan mode pesawat agar tidak memancarkan sinyal selama waktu istirahat.

(udn/nka)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT