Sebelum Meninggal Lula Lahfah Pernah Mengaku Mengidap ISK, Begini Ciri-Ciri Infeksi Saluran Kemih Menurut Dokter
- Instagram/@lulalahfah
tvOnenews.com - Sebelum meninggal dunia, konten kreator Lula Lahfah pernah membagikan kondisi kesehatannya.
Kekasih Reza Arap ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di apartemennya di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan pada Jumat (23/1/2026).
Dugaan sementara penyebab meninggalnya Lula adalah karena ia mengidap masalah kesehatan.
Sebelum dinyatakan meninggal dunia, melalui media sosialnya Lula juga sempat menyebut bahwa dirinya mengidap beberapa kondisi medis.
"Emang KK nya sakit apa?," tanya akun warganet dikolom komentar video Lula Lahfah.
"borongan, ISK, usus bengkak radang, batu ginjal dan gerd," jawab Lula
Lantas apa itu ISK dan bagaimana ciri-cirinya?

- dok.kolase tvOnenews.com/ tiktok Lula Lahfah
Infeksi Saluran Kemih (ISK) adalah salah satu penyakit yang cukup sering terjadi di sekitar kita. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, baik laki-laki maupun perempuan.
Namun, faktanya, perempuan memang lebih sering mengalami ISK dibandingkan laki-laki. Hal ini bukan tanpa alasan.
Secara anatomi, saluran kemih perempuan lebih pendek, sehingga bakteri lebih mudah masuk dan menyebabkan infeksi.
dr. Saddam Ismail melalui kanal YouTube miliknya menjelaskan, ISK umumnya disebabkan oleh bakteri yang masuk ke saluran kemih. Bakteri ini bisa menyerang uretra, kandung kemih, bahkan hingga ginjal.
Ketika bakteri berkembang biak, terjadilah peradangan yang memicu berbagai keluhan. ISK tidak boleh dianggap sepele, apalagi jika dibiarkan hingga parah, karena pengobatannya akan jauh lebih sulit dan berisiko menimbulkan komplikasi serius.
Ciri-Ciri ISK yang Perlu Diwaspadai

- Pexels/Andrea Piacquadio
Pada tahap awal, ISK bisa menimbulkan keluhan ringan. Namun, jika sudah parah, gejalanya akan semakin jelas dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Berikut beberapa ciri ISK yang perlu kamu kenali:
1. Urin berbau busuk
Salah satu tanda paling mudah dikenali adalah bau urin yang tidak sedap dan menyengat. Bau ini berbeda dengan bau urin normal.
Urin yang berbau busuk menandakan jumlah bakteri yang tinggi di dalam urin. Dalam beberapa kasus, kondisi ini juga bisa berkaitan dengan penyakit menular seksual.
2. Demam tinggi dan menggigil
Jika ISK sudah semakin berat, penderita bisa mengalami demam tinggi disertai menggigil. Kondisi ini menandakan bahwa infeksi sudah menyebar, bahkan bisa mencapai ginjal.Â
3. Warna urin keputihan atau seperti nanah
Urin yang tampak keruh, keputihan, kekuningan, bahkan kehijauan bisa menjadi tanda adanya sel darah putih yang sedang melawan bakteri. Ini merupakan indikasi bahwa tubuh sedang berperang melawan infeksi.
4. Mual dan muntah
ISK parah juga bisa menyebabkan mual dan muntah. Akibatnya, tubuh menjadi lemas dan berisiko mengalami dehidrasi.
Padahal, saat ISK, tubuh justru membutuhkan banyak cairan agar bakteri bisa ikut terbuang melalui urin.
5. Nyeri punggung dan pinggang
Rasa pegal, nyeri, atau tidak nyaman di punggung dan pinggang patut diwaspadai. Jika bagian pinggang terasa sangat sakit saat ditekan atau diketuk, ini bisa menandakan infeksi telah mencapai ginjal.
6. Nyeri hebat di perut bawah hingga menjalar
Pada kondisi yang lebih berat, nyeri bisa terasa sangat hebat di perut bawah, pinggang, punggung, bahkan menjalar ke panggul hingga anus.
Ini menandakan peradangan yang sudah parah pada saluran kemih atau kandung kemih.
7. Kencing berdarah
Jika urin tampak kemerahan atau bercampur darah, itu adalah tanda serius bahwa ISK sudah cukup parah dan membutuhkan penanganan medis segera.
Cara Mencegah ISK Agar Tidak Semakin Parah
ISK bisa dicegah dengan kebiasaan sederhana sehari-hari. Untuk perempuan, penting membersihkan area intim dengan benar, yaitu dari arah depan ke belakang. Gunakan air bersih dan pastikan area tersebut tetap kering, tidak lembap.
Biasakan juga untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh area intim.
Saat menstruasi, disarankan agar menggati pembalut atau tampon secara rutin dan jangan menunggu terlalu lama.
Selain itu, perbanyak minum air putih, sekitar dua liter per hari, agar bakteri bisa terbuang melalui urin. Jangan sering menahan kencing, karena kebiasaan ini bisa memicu ISK.
Menjaga perilaku seksual yang sehat juga penting. Hindari berganti-ganti pasangan karena berisiko menularkan infeksi, termasuk penyakit menular seksual yang bisa memperparah ISK.
Jika sudah terkena ISK, jangan menunda pengobatan. Ikuti anjuran dokter dan habiskan obat, terutama antibiotik, meskipun gejala sudah membaik.Â
Menjaga kebersihan dan peka terhadap sinyal tubuh adalah kunci utama agar ISK tidak berkembang menjadi masalah serius.
(nka)
Load more