News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Minum Ramuan Rimpang-rimpangan saat Puasa Ramadhan Apakah Aman?

Minum ramuan rimpang-rimpangan saat puasa Ramadhan apakah aman bagi tubuh? Simak penjelasan dr. Zaidul Akbar berikut ini.
Senin, 16 Februari 2026 - 23:01 WIB
Ilustrasi - Rimpang
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Ramadhan identik dengan perubahan pola makan dan minum. 

Dari yang sebelumnya bebas sepanjang hari, kini semuanya diatur hanya pada waktu sahur dan berbuka. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perubahan ini sering memunculkan berbagai pertanyaan, terutama terkait kebiasaan konsumsi herbal atau minuman kesehatan. 

Salah satu yang paling sering ditanyakan adalah mengenai ramuan rimpang-rimpangan seperti jahe, kunyit, sereh, dan madu.

Banyak orang telah lama menjadikan ramuan alami tersebut sebagai bagian dari gaya hidup sehat. 

Selain dipercaya membantu menjaga daya tahan tubuh, minuman berbahan rimpang juga kerap dikaitkan dengan efek hangat, menenangkan, dan baik untuk pencernaan. 

Ilustrasi minum minuman herbal
Ilustrasi minum minuman herbal
Sumber :
  • Pexels/Yaroslav Shuraev

Lalu, bagaimana jika kebiasaan ini dilanjutkan saat puasa Ramadhan? Apakah aman dan tetap bermanfaat?

Pertanyaan ini pernah diajukan oleh salah satu jamaah kepada dr. Zaidul Akbar. 

Ia menyampaikan kebiasaan mengonsumsi ramuan jahe, kunyit, sereh, dan madu, kemudian menanyakan apakah praktik tersebut tetap baik dilakukan selama berpuasa.

Menanggapi hal itu, dr. Zaidul Akbar memberikan penjelasan.

"Tidak masalah, silahkan saja. Malah baik dikonsumsi, terutama waktu malam menjelang tidur," tutur dr. Zaidul Akbar, dilansir dari kanal YouTubenya.

Menurutnya, konsumsi ramuan herbal justru dapat memberikan manfaat bagi tubuh, khususnya dalam membantu proses pemulihan setelah seharian berpuasa. 

Ramuan alami dinilai berperan dalam mendukung kesehatan sel-sel tubuh.

"Konsumsi itu sebagai bentuk kita membersihkan sel-sel tubuh kita yang teroksidasi," tambahnya.

Artinya, minuman berbahan rimpang tidak sekadar menjadi penghangat tubuh, tetapi juga dapat mendukung proses alami tubuh dalam menjaga keseimbangan dan kebugaran. 

Waktu konsumsi pun tidak terbatas hanya pada malam hari.

"Termasuk ketika sahur, insyaAllah tidak masalah," lanjutnya.

Ini menjadi kabar baik bagi mereka yang terbiasa meminum herbal di pagi hari. 

Sahur tetap menjadi waktu yang aman selama ramuan yang dikonsumsi tidak menimbulkan keluhan tertentu.

Menariknya, dr. Zaidul Akbar juga menyinggung soal variasi ramuan. 

Menurutnya, keberagaman bahan alami bisa memberikan nilai tambah bagi kesehatan, selama tetap memperhatikan kondisi tubuh masing-masing.

"Kalau mau ditambahkan ramuan lain juga boleh, lebih bagus lagi. Sepanjang tidak ada masalah atau gangguan pencernaan, semakin banyak ramuan yang Anda konsumsi, itu semakin bagus," kata dr. Zaidul Akbar.

Dengan kata lain, tubuh mendapatkan manfaat dari ragam zat alami yang masuk, bukan hanya terpaku pada satu jenis bahan. Variasi sederhana pun sudah cukup memberikan perbedaan.

"Jadi mungkin hari ini jahe dan sereh, besok jahe dan pandan, besoknya ditambah kencur, dan lainnya," ujarnya.

Namun demikian, kunci utamanya tetap pada keseimbangan. Konsumsi herbal tidak boleh berlebihan dan harus disesuaikan dengan toleransi tubuh.

"Semakin banyak ragam yang masuk ke tubuh kita, itu semakin sehat, sepanjang tidak berlebihan," tutupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari penjelasan tersebut, dapat dipahami bahwa ramuan rimpang-rimpangan tetap aman dikonsumsi selama puasa Ramadhan, baik saat sahur maupun malam hari. 

Selama tidak menimbulkan gangguan pencernaan atau reaksi negatif pada tubuh, minuman herbal justru bisa menjadi pendukung gaya hidup sehat di bulan suci. (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

ISKI Jatim Rekomendasikan WFH ASN Hari Rabu, Ini Alasan Tolak Jumat

ISKI Jatim Rekomendasikan WFH ASN Hari Rabu, Ini Alasan Tolak Jumat

Penerapan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) pada hari Jumat dinilai kurang tepat dan menjadi polemik. Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Jawa Timur merekomendasikan hari Rabu sebagai waktu yang lebih sesuai untuk WFH. Mengapa?
Skenario John Herdman Tanpa Pemain Abroad di Piala AFF 2026, Mungkinkah Patahkan Kutukan Runner Up Timnas Indonesia?

Skenario John Herdman Tanpa Pemain Abroad di Piala AFF 2026, Mungkinkah Patahkan Kutukan Runner Up Timnas Indonesia?

Kabar terbaru datang dari persiapan Skuad Garuda. Pasca gelaran FIFA Series, Timnas Indonesia kini langsung menatap dua agenda besar yang sudah di depan mata: -
Warga Kedungrejo Manfaatkan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Warga Kedungrejo Manfaatkan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Ratusan warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, antusias mengikuti kegiatan pengobatan gratis yang diselenggarakan oleh Djarum Foundation bersama YBSI (Yayasan Bangun Sehat Indonesiaku).
DKI Jakarta Berlakukan Diskon BPHTB 50% untuk Pembelian Rumah Pertama

DKI Jakarta Berlakukan Diskon BPHTB 50% untuk Pembelian Rumah Pertama

BPHTB merupakan pajak yang dikenakan atas perolehan hak atas tanah dan/atau bangunan, termasuk melalui transaksi jual beli properti. Untuk rumah pertama, tarif BPHTB sebesar 5 persen dihitung dari nilai perolehan setelah dikurangi NPOPTKP.
Pulang dari Timnas Indonesia, Kevin Diks Disinggung Media Jerman usai Gladbach Tertahan Tim Papan Bawah Liga Jerman

Pulang dari Timnas Indonesia, Kevin Diks Disinggung Media Jerman usai Gladbach Tertahan Tim Papan Bawah Liga Jerman

Sepulangnya dari Timnas Indonesia, Kevin Diks disinggung oleh media Jerman seiring dengan kegagalan Borussia Monchengladbach meraih kemenangan. Duel berakhir dengan skor imbang 2-2 melawan Heidenheim.
Media Italia sampai Tak Bisa Berkata-kata Lihat Blunder Fatal Jay Idzes, Bek Timnas Indonesia Kena Semprot

Media Italia sampai Tak Bisa Berkata-kata Lihat Blunder Fatal Jay Idzes, Bek Timnas Indonesia Kena Semprot

Media Italia semprot habis-habisan Jay Idzes gara-gara kapten Timnas Indonesia lakukan kesalahan fatal saat Sassuolo menghadapi Cagliari dalam lanjutan Serie A.

Trending

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Polemik pencabutan izin operasional SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Jonggol, Bogor makin berlarut. Para orang tua siswa datangi Ombudsman.
Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Satu pemain abroad Timnas Indonesia mendadak menghilang setelah gelaran FIFA Series 2026. Sebelumnya, Justin Hubner juga telah menghilang karena skandal yang tengah terjadi di Liga Belanda.
Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Seorang tuan rumah hajatan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat tewas seusai dikeroyok oleh sejumlah preman kampung yang meminta 'jatah' ke tuan rumah hajatan.
Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Volimania Indonesia merasa patah hati setelah Yeum Hye-seon harus meninggalkan Megawati Hangestri usai menyaksikan aksi mantan rekan setimnya di final four Proliga 2026.
Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Penampilan gemilang Megawati Hangestri menjadi sorotan usai Jakarta Pertamina Enduro menaklukkan Jakarta Popsivo Polwan pada lanjutan Final Four Proliga 2026.
Catatan Penting Bulent Karslioglu untuk Megawati Hangestri Dkk Usai Kalahkan Jakarta Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Catatan Penting Bulent Karslioglu untuk Megawati Hangestri Dkk Usai Kalahkan Jakarta Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Juara bertahan Jakarta Pertamina Enduro berhasil bangkit saat menghadapi Jakarta Popsivo Polwan pada lanjutan Final Four Proliga 2026.
Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Sebanyak tiga pemain Timnas Indonesia resmi dicoret dari daftar susunan pemain klub mereka di Liga Belanda setelah polemik administrasi Paspoortgate mencuat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT