Maag Tak Kambuh Saat Mudik 2026? Simak Strategi Makan dan Istirahat yang Tepat
- dok.ilustrasi freepik
Jakarta, tvOnenews.com- Bagi anda yang memiliki sakit maag perlu berhati saat perjalanan kau, seperti perjalanan mudik lebaran 2026 nanti. Simak tips maag tidak kambuh saat mudik.
Maag merupakan kondisi lambung, yang mengalami iritasi atau peningkatan asam, bisa dipicu oleh pola makan tidak teratur, stres, konsumsi makanan tertentu, atau gaya hidup yang kurang sehat.
Melansir laman halodoc, secara medis sakit maag dapat diklasifikasikan menjadi maag fungsional (tidak ada kelainan organik ditemukan) dan maag organik (disebabkan oleh kelainan seperti tukak lambung atau infeksi H. pylori).

- dok.ilustrasi freepik
Mudik Lebaran selalu menjadi momen yang dinanti. Namun bagi penderita maag atau gangguan asam lambung seperti GERD, perjalanan jauh saat Mudik 2026 bisa menjadi tantangan tersendiri.Â
Selama perjalanan, memungkinkan adanya perubahan pola makan, jam istirahat yang berantakan, serta stres di jalan dapat memicu kambuhnya nyeri ulu hati, mual, hingga perut kembung.
Agar perjalanan tetap nyaman, berikut strategi makan dan istirahat yang tepat bagi penderita maag saat mudik.
Tips Maag Tidak Kambuh Selama MudikÂ
1. Jangan Lewatkan Waktu Makan
Bagi penderita maag, perlu tahu pemicu utama maag kambuh adalah telat makan. Saat mudik, jadwal sering berubah karena macet atau antrean panjang.
Tipsnya maka, makanlah dalam porsi kecil tapi sering (setiap 3–4 jam), Siapkan camilan sehat seperti biskuit tawar, roti gandum, atau pisang, dan Hindari menunggu terlalu lapar sebelum makan.

- dok.tvOnenews.com/Julio Trisaputra
2. Menu Ramah Lambung
Bagi penderita maag, sebaiknya berhati-hati dalam pemilihan menu makanan. Saat berhenti di rest area atau membeli makanan di perjalanan, selektiflah memilih menu.
Saran makanan yang lebih aman: Nasi dengan lauk rebus atau kukus, Sup ayam bening, Sayur bening, Telur rebus, dan Air putih hangat
Hindari makanan pedas dan bersantan, gorengan berlebihan, dan Kopi.
3. Atur Posisi Duduk Selama Perjalanan
Duduk terlalu lama dengan posisi membungkuk dapat meningkatkan tekanan pada lambung.
Maka perlu duduk tegak dengan sandaran yang nyaman. Gunakan bantal kecil untuk menopang punggung bawah, Hindari langsung berbaring setelah makan, dan Jika memungkinkan, berjalan ringan setiap 2–3 jam saat berhenti.
4. Cukupi Istirahat Sebelum dan Saat Mudik
Kurang tidur dapat meningkatkan produksi asam lambung dan memperburuk gejala maag.
Strategi istirahat: Tidur cukup minimal 6–8 jam sebelum hari keberangkatan, Jika perjalanan malam, usahakan tetap memiliki waktu istirahat bergantian, dan Hindari begadang berlebihan sebelum mudik.
Sebagai catatan, segeralah konsultasikan dengan dokter, apabila anda mengalami gejala sakit magh yang parah atau tidak membaik setelah melakukan perawatan mandiri.Â
Beberapa gejala yang perlu diwaspadai meliputi: Nyeri perut yang hebat, Muntah darah atau BAB berwarna hitam, Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, dan Sulit menelan. (klw)
  Â
Load more