Ternyata Gejala Campak ini yang Dialami Dokter AMW sebelum Meninggal, Jika Anda Mengalami Langsung ke Dokter!
- dok.ilustrasi gemini AI
Jakarta, tvonenews.com- Kabar meninggalnya satu dokter akibat campak menjadi perhatian publik di media sosial (Medsos). Ada gejala campak yang perlu diwaspadai.
- Freepik
Informasi inipun sudah dikonfirmasi oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes), bahwa dokter tersebut berinisial AMW (26 tahun) di Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Diketahui dokter AMW wafat akibat suspek penyakit campak. Atas kejadian tersebut, Dinas Kesehatan setempat melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) di lapangan pada tanggal 27 Maret 2026 guna mengetahui lebih lanjut.
"Berdasarkan hasil investigasi sementara, pasien mengalami penyakit campak dengan komplikasi pneumonia yang memperburuk kondisi kesehatannya," kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Aji Kemenkes Muhawarman di Jakarta, Jumat, dikutip dari Antara.
Lantas, gejala campak apa saja yang perlu diwaspadai?Â
Gejala campak yang sempat dialami dokter AMW berupa demam dan pneumonia. Diduga juga, almarhum kelelahan sehingga memperburuk kesehatannya.
Sementara merangkum dari laman halodoc, gejala awal infeksi campak pada anak dan orang dewasa biasanya berupa batuk berdahak, pilek, demam tinggi dan mata merah.
Kemudian baru muncul ruam. Ruam muncul pada 3–5 hari setelah gejala awal dimulai. Dimana urutan kemunculan bercak ini dari belakang telinga, sekitar kepala, kemudian ke leher dan seluruh tubuh.
Berikut gejala campak yang umum timbul, yaitu:
-Mata merah yang sensitif terhadap cahaya.
-Muncul gejala pilek seperti batuk kering, hidung beringus, dan sakit tenggorokan.
-Lemas dan letih.
-Demam tinggi.
-Sakit dan nyeri.
-Tidak bersemangat dan kehilangan selera makan.
-Diare atau/dan muntah-muntah.
-Bercak kecil berwarna putih keabu-abuan di mulut dan tenggorokan.
- dok.ilustrasi gemini AI
Disisi lain, praktisi kesehatan masyarakat mengimbau agar masyarakat segera periksa ke dokter atau rumah sakit saat gejala campak.
Terlebih saat kondisi panas badan tidak menurun. Sebaiknya jangan menunda ke fasilitas kesehatan terdekat.
"Cegah komplikasi atau meninggal dgn deteksi dini. Oran dengan gejala demam tinggi sulit turun, muncul ruam kemerahan kulit, lenting sedikit saja, apalagi sudah sesak nafas atau penurunan kesadaran segera bawa ke dokter," tegas dr Ngabila Salama kepada tvonenews.com, Minggu (29/3).
Sehingga masyarakat diharapkan berhati-hati. Diimbau bisa segera melakukan vaksinasi campak sebagai langkah pencegahan dan perlindungan diri.
"Campak termasuk 1 dari 15 penyakit menular wabah yang sudah ada vaksin GRATIS dari pemerintah," pesannya untuk masyarakat.
"Juga ditambah dengan cegah sakit dengan pola hidup bersih, sehat, pakai masker, rajin cuci tangan dengan air mengalir dan sabun, 6 langkah, 20 detik, vaksin campak lengkap 3x gratis dari bayi, 2 tahun (balita), dan SD," tegas dr Ngabila.(klw)
Â
Load more