News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apakah Kalau Sudah Pernah Campak Tidak Bisa Kena Lagi? Ternyata Begini Kata Dokter

Apakah seseorang bisa terkena campak dua kali? Simak penjelasan dokter tentang kekebalan tubuh, masa penyembuhan, sampai dengan pentingnya vaksinasi campak.
Minggu, 29 Maret 2026 - 23:23 WIB
Ilustrasi Campak
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Campak merupakan salah satu penyakit infeksi yang cukup umum, terutama pada anak-anak.

Namun, tidak sedikit orang yang masih bertanya-tanya: apakah seseorang bisa terkena campak lebih dari satu kali?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertanyaan ini sering muncul karena kekhawatiran akan penularan ulang, terutama saat terjadi wabah.

Ilustrasi Campak
Ilustrasi Campak
Sumber :
  • Antara

Menurut dr. Hardiyanti Sp.PD.K-PTI dalam program Hidup Sehat tvOne, campak sebenarnya memiliki proses yang hampir sama baik pada anak-anak maupun orang dewasa.

"Ya, jadi campak sebenarnya mirip ya, pada anak-anak maupun dewasa hampir sama. Jadi berproses sekitar 14 hari ya," jelasnya.

Oleh karena itu, pasien disarankan untuk beristirahat di rumah selama dua minggu dan menghindari aktivitas di luar, termasuk bekerja atau sekolah.

Selain itu, masa isolasi biasanya dilakukan hingga sekitar empat hari setelah ruam pada kulit mulai menghilang.

Hal ini penting untuk mencegah penyebaran virus kepada orang lain, mengingat campak sangat mudah menular melalui udara, droplet saat batuk atau bersin, serta cairan tubuh seperti air liur.

Lalu, bagaimana dengan kemungkinan terkena campak dua kali?

Ilustrasi Sakit Campak
Ilustrasi Sakit Campak
Sumber :
  • Gemini AI

Dokter menjelaskan bahwa pada umumnya, seseorang yang sudah pernah terkena campak akan memiliki kekebalan seumur hidup.

"Setelah terkena campak itu biasanya tubuh membuat memori ya, sel memori terhadap kumannya, virusnya dan kebanyakan sampai saat ini memang kasusnya menimbulkan kekebalan seumur hidup," papar dr. Hardiyanti.

Namun, dalam beberapa kondisi tertentu, seseorang tetap berpotensi terkena campak lagi.

Kasus ini biasanya terjadi pada individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti penderita HIV, pasien yang sedang menjalani kemoterapi, atau mereka yang mengonsumsi obat steroid dalam jangka panjang.

Selain itu, orang yang tidak mendapatkan vaksinasi lengkap juga memiliki risiko lebih tinggi untuk terinfeksi kembali.

Terkait vaksinasi, dokter menekankan pentingnya imunisasi sebagai langkah pencegahan utama.

Pada anak-anak, vaksin campak (MR: measles dan rubella) diberikan dalam beberapa tahap, yaitu pada usia 9 bulan, 18 bulan, serta saat masuk sekolah dasar.

Sementara itu, pada orang dewasa, vaksinasi juga tetap dianjurkan, bahkan hingga usia lanjut, dengan pemberian dua dosis yang berjarak sekitar 28 hari.

Sebagai tambahan, banyak mitos yang beredar terkait campak, salah satunya adalah anggapan bahwa ruam campak dapat merusak kulit secara permanen.

Faktanya, ruam tersebut biasanya akan sembuh dalam 5 hingga 7 hari tanpa meninggalkan kerusakan, kecuali jika digaruk hingga menyebabkan luka.

Kesimpulannya, sebagian besar orang yang pernah terkena campak tidak akan mengalaminya lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, menjaga daya tahan tubuh dan melengkapi vaksinasi tetap menjadi langkah penting untuk perlindungan maksimal.

(nka)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Akses Kerja Masih Tertutup, Ratusan Karyawan Minta Gubernur Jakarta Turun Tangan

Akses Kerja Masih Tertutup, Ratusan Karyawan Minta Gubernur Jakarta Turun Tangan

Ratusan karyawan Club de Arjuna mendesak Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung turun tangan membuka akses menuju tempat usaha mereka yang masih tertutup tembok.
Lantik Pengurus Peradi Profesional se-Sulsel, Harris Arthur Hedar Tekankan Pentingnya Kode Etik Profesi

Lantik Pengurus Peradi Profesional se-Sulsel, Harris Arthur Hedar Tekankan Pentingnya Kode Etik Profesi

Upaya memperkuat keadilan dan perlindungan hukum bagi masyarakat di Indonesia Timur semakin masif.
Inter Milan Krisis Bek Tengah, Yann Bisseck Berpeluang Jadi Andalan Cristian Chivu Lawan Parma

Inter Milan Krisis Bek Tengah, Yann Bisseck Berpeluang Jadi Andalan Cristian Chivu Lawan Parma

Yann Bisseck berpeluang mendapat peran penting saat Inter Milan menghadapi Parma. Bek asal Jerman itu bisa mengisi posisi bek tengah.
Jasa Marga Beri Pengalaman Tata Kelola Jalan Tol Bagi Peserta P3MD

Jasa Marga Beri Pengalaman Tata Kelola Jalan Tol Bagi Peserta P3MD

PT Jasa Marga (Persero) Tbk mensosialisasikan pengelolaan bisnis dan pelayanan jalan tol kepada 37 peserta Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan (P3MD).

Trending

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Akses Kerja Masih Tertutup, Ratusan Karyawan Minta Gubernur Jakarta Turun Tangan

Akses Kerja Masih Tertutup, Ratusan Karyawan Minta Gubernur Jakarta Turun Tangan

Ratusan karyawan Club de Arjuna mendesak Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung turun tangan membuka akses menuju tempat usaha mereka yang masih tertutup tembok.
Viral Pasien Diusir di Puskesmas Pasar Minggu karena Bidan Poli KB Mau Makan-makan di Ruang Praktik, Netizen: Kok Gak Geli?

Viral Pasien Diusir di Puskesmas Pasar Minggu karena Bidan Poli KB Mau Makan-makan di Ruang Praktik, Netizen: Kok Gak Geli?

Lewat unggahan di media sosial Threads, seorang netizen mengeluhkan pelayanan kurang baik yang diterimanya di Puskesmas Pasar Minggu pada Jumat (9/10/2026).
Bek Asing Persib Diduga Kena Serangan Rasial, Igor Tolic dan Luka Menalo Pasang Badan untuk Gabriel Mutombo

Bek Asing Persib Diduga Kena Serangan Rasial, Igor Tolic dan Luka Menalo Pasang Badan untuk Gabriel Mutombo

Persib Bandung berhasil mencatatkan remontada dengan kemenangan 3-1 atas Port FC di Stadion Thammasat, Kamis (8/10/2026).
Cetak Gol dan Assist Kemenangan dari Port FC, Luka Menalo Puji Kekompakan Skuad Persib

Cetak Gol dan Assist Kemenangan dari Port FC, Luka Menalo Puji Kekompakan Skuad Persib

Persib tampil gemilang dalam laga pekan perdana di ASEAN Club Championship 2026/2027.
Media Thailand Beritakan Jirayut setelah Viral Ikut Dukung Timnas Indonesia, Ini Reaksi sang Pedangdut

Media Thailand Beritakan Jirayut setelah Viral Ikut Dukung Timnas Indonesia, Ini Reaksi sang Pedangdut

Pedangdut asal Thailand, Afisan Jehdueramae atau Jirayut bangga bisa masuk media pemberitaan asal Thailand karena dukung Timnas Indonesia dan The War Elephants.
Siap Duet dengan Megawati Hangestri, Setter Timnas Voli Putri Korea Selatan Ungkap Keunggulan Megatron

Siap Duet dengan Megawati Hangestri, Setter Timnas Voli Putri Korea Selatan Ungkap Keunggulan Megatron

Kim Da-in siap membangun duet bersama Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate. Setter timnas Korea Selatan itu pun mengungkap keunggulan Megatron dalam tim.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT