Tips Diet Sehat Tanpa Olahraga ala dr Zaidul Akbar, Mulai dari Minum Kopi hingga Hindari Makan Malam
- Pixabay/stokpic
tvOnenews.com - Menjalani program diet tidak selalu identik dengan olahraga berat atau aturan makan yang rumit.
Menurut dr Zaidul Akbar, pola makan yang tepat justru menjadi salah satu kunci utama untuk menjaga berat badan tetap ideal sekaligus mendukung kesehatan tubuh.
Melalui salah satu tayangan di kanal YouTube Bamol TV, dr Zaidul Akbar membagikan sejumlah kebiasaan sederhana yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Mulai dari memilih minuman saat pagi hari hingga mengatur waktu makan, semuanya dilakukan dengan pendekatan pola hidup sehat yang mudah dijalankan.
Berikut beberapa tips diet sehat tanpa olahraga yang dibagikan dr Zaidul Akbar.
- Pexels/SHVETS production
1. Awali Hari dengan Kopi Hitam atau Teh Hijau
Pada pagi hari, dr Zaidul Akbar menyarankan untuk mengonsumsi kopi hitam atau teh hijau tanpa tambahan gula.
Menurutnya, kedua minuman tersebut dapat membantu mengurangi rasa lapar sehingga keinginan untuk makan berlebihan hingga waktu makan siang menjadi lebih terkendali.
Bagi yang ingin menikmati rasa manis, ia menyarankan agar tidak menambah gula ke dalam minuman, melainkan mengonsumsi kurma sebagai pendamping.
"Minum kopi tapi jangan pakai gula. Minum kopi, manisnya makan kurma kan jadi manis," ujar dr Zaidul Akbar, dilansir dari kanal YouTube Bamol TV.
Selain itu, ia juga menganjurkan mengonsumsi tujuh butir kurma pada pagi hari, mengikuti sunnah Rasulullah SAW.
"Makan 7 kurma misal, cukup (kenyang) sampai siang. Nanti siang baru makan," ujar dr Zaidul Akbar.
2. Dahulukan Buah Sebelum Makan Utama
Tips berikutnya adalah membiasakan makan buah sebelum menyantap makanan utama.
Cara ini dipercaya dapat membantu mengurangi rasa lapar sehingga porsi makan menjadi lebih terkontrol.
Setelah mengonsumsi buah, menu makan sebaiknya terdiri dari protein, sayuran sebagai sumber serat, dan karbohidrat dalam jumlah secukupnya.
Dr Zaidul Akbar menilai nasi putih tetap boleh dikonsumsi, namun porsinya sebaiknya dibatasi karena masih banyak sumber karbohidrat lain yang lebih beragam, seperti jagung, kentang, maupun ubi.
"Polanya bagaimana Al-Quran mengajarkan. Buah dimakan awal dulu, kemudian baru habis itu makan protein, tapi ingat harus ada seratnya didapatkan dari sayur," ujar dr Zaidul Akbar.
Ia juga menambahkan:
"Nasi juga boleh, 1-2 sendok cukup. Saya bukan melarang makan karbohidaratnya, tapi nasi putihnya. Karbohidrat kan kita bisa dapatkan dari banyak sumber. Jagung, kentang, ubi, itu banyak banget karbohidratnya."
3. Pilih Kacang-kacangan sebagai Camilan dan Hindari Makan Malam
Untuk mengatasi rasa lapar di sore hari, dr Zaidul Akbar menyarankan memilih camilan yang lebih sehat, seperti kacang almond atau kacang polong yang tidak direbus.
Menurutnya, camilan tersebut bisa menjadi alternatif dibandingkan makanan tinggi gula atau makanan olahan.
Selain itu, ia juga menganjurkan untuk menghindari makan pada malam hari.
Jika kebiasaan ini dapat diterapkan secara konsisten, tubuh diyakini akan memperoleh manfaat yang baik, termasuk membantu menjaga berat badan.
Dr Zaidul Akbar menjelaskan bahwa ajaran Islam sejatinya telah mengenalkan pola hidup sehat yang sederhana dan tidak membutuhkan biaya besar.
Salah satu contohnya adalah kebiasaan berpuasa, yang dinilai memiliki banyak manfaat bagi kesehatan apabila dilakukan dengan benar.
Meski demikian, setiap orang memiliki kondisi kesehatan yang berbeda.
Karena itu, sebelum menjalani program diet tertentu, terutama jika memiliki penyakit penyerta atau kondisi medis khusus, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan agar pola makan yang diterapkan sesuai dengan kebutuhan tubuh. (gwn)
Load more