LIVESTREAM
img_title
Tutup Menu
Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali
Ilustrasi
Sumber :
  • Antara

Daun Kecipir Mentah Ternyata Mengandung Sedikit Toksik

Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI) Dr. (Cand.) dr. Inggrid Tania, M.Si menuturkan daun kecipir mentah mengandung sedikit zat toksik yakni sianida yang tidak bisa diterima bayi.

Minggu, 22 Januari 2023 - 13:00 WIB

Jakarta - Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI) Dr. (Cand.) dr. Inggrid Tania, M.Si menuturkan daun kecipir mentah mengandung sedikit zat toksik yakni sianida yang tidak bisa diterima bayi.

Tuturan Tania ini mengemuka usai mengetahui kabar meninggalnya bayi berusia 54 hari setelah mendapatkan ramuan daun kecipir dan kencur, beberapa waktu lalu. Sang bayi dilaporkan mengalami sesak napas dan infeksi paru-paru usai meminum ramuan itu.

"Umumnya ramuan tradisional berupa air perasan, misalnya air perasan daun kecipir didapatkan dari daun kecipir yang mentah. Zat toksik ini walau jumlahnya sedikit tentu tidak bisa diterima bayi, sehingga bayi tersebut akhirnya meninggal," ujar dia saat dihubungi Minggu (22/1/2023).

Lebih lanjut, menurut dia, bayi berusia di bawah usia enam bulan seharusnya hanya mendapatkan ASI eksklusif atau jika tidak bisa diberikan ASI eksklusif, dia semata dapat diberikan susu formula. Ini karena sistem pencernaan dan imunitas tubuhnya belum sempurna.

Dia mengakui, sebagian bayi berusia satu atau dua bulan pada zaman dahulu diberikan makanan selain ASI seperti pisang dan perasan kurma. Tetapi, sambung dia, ini tak bisa membuat masyarakat dapat menggeneralisir makanan selain ASI akan aman untuk semua bayi di bawah usia enam bulan.

Baca Juga :

Di sisi lain, sambung Tania, bayi di bawah usia enam bulan juga biasanya rentan ada alergi-alergi tertentu sehingga tidak bisa menerima beberapa jenis makanan misalnya dari golongan kacang-kacangan seperti kecipir.

"Dia (kecipir) kaya protein. Jadi tidak hanya di pods kecipirnya tetapi juga di daunnya juga mengandung protein, yang seringkali belum bisa diterima oleh bayi di bawah usia enam bulan," tutur dia.

Sesak napas merupakan salah satu tanda alergi, seperti dialami bayi berusia 54 hari yang meninggal tersebut. Tania menduga sang bayi kemungkinan memiliki alergi terhadap protein kacang-kacangan termasuk kecipir.

"Jadi, dugaan saya bayi tersebut ada alergi terhadap protein kacang-kacangan termasuk kecipir maupun bagian tanaman kecipirnya apa itu daunnya, tangkainya, akarnya, tetapi berasal dari satu tanaman yang sama," kata Tania.

Tak hanya sianida, daun serta bagian tanaman kecipir lainnya itu juga mengandung asam oksalat dengan jumlahnya yang sedikit. Menurut Tania, walau sedikit tetapi zat ini dapat saja menimbulkan batu ginjal yang nantinya menimbulkan gangguan ginjal.

"Bayi juga kemungkinan besar tidak bisa menerima walaupun kadar asam oksalatnya kecil," demikian kata dia. (ant/ebs)

Komentar
Berita Terkait
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Lirik Lagu Nadhif Basalamah - Penjaga Hati, Nyatakan Perasaan Cinta yang Mendalam 

Lirik Lagu Nadhif Basalamah - Penjaga Hati, Nyatakan Perasaan Cinta yang Mendalam 

Karya Nadhif Basalamah masih memanjakan penikmat musik Indonesia dengan single yang berjudul Penjaga Hati. Lagu ini sukses didengarkan sebanyak 240 juta kali
Perusahaan Keuangan Konsisten dalam Inovasi Bisa Mencapai Keuntungan 66 Persen

Perusahaan Keuangan Konsisten dalam Inovasi Bisa Mencapai Keuntungan 66 Persen

Sejumlah perusahaan keuangan yang konsisten melakukan inovasi dalam pengembangan bisnis ternyata mampu mendapat keuntungan hingga 66 persen.
BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Dukung Govtech Indonesia ke Presiden Jokowi

BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Dukung Govtech Indonesia ke Presiden Jokowi

Presiden Joko Widodo secara resmi meluncurkan Government Technology (GovTech) Indonesia bernama INA Digital di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/5).
Pertamina Bersama Komisi VII DPR RI Dukung Peningkatan Lifting Migas Nasional

Pertamina Bersama Komisi VII DPR RI Dukung Peningkatan Lifting Migas Nasional

PT Pertamina (Persero) bersama Komisi VII DPR RI mendukung peningkatan lifting Minyak dan Gas (Migas) secara nasional untuk ketahanan energi nasional. 
NasDem Akui Masih Gelap soal Calon Kepala Daerah di Pilkada Jateng

NasDem Akui Masih Gelap soal Calon Kepala Daerah di Pilkada Jateng

Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya sebut belum putuskan pemberian surat rekomendasi bakal calon kepala daerah untuk bertarung di Pilkada Jawa Tengah 2024.
Rezeki Seret Bikin Ruwet, Tolong Amalkan Ini Setiap Subuh Agar Semua Kebutuhan Terpenuhi Kata Ustaz Adi Hidayat

Rezeki Seret Bikin Ruwet, Tolong Amalkan Ini Setiap Subuh Agar Semua Kebutuhan Terpenuhi Kata Ustaz Adi Hidayat

Tolong amalkan ini setiap subuh terus-menerus agar semua kebutuhan terpenuhi kata Ustaz Adi Hidayat dalam salah satu kajiannya. Seperti apa? Simak artikelnya
Trending
Shin Tae-yong Pertimbangkan Elkan Baggott ke Timnas Indonesia, Yolla Yuliana Termasuk Atlet Voli Wanita dengan Gaji Termahal di Dunia?

Shin Tae-yong Pertimbangkan Elkan Baggott ke Timnas Indonesia, Yolla Yuliana Termasuk Atlet Voli Wanita dengan Gaji Termahal di Dunia?

Elkan Baggott bisa kembali dipanggil Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia jelang lawan Tanzania serta Megawati Hangestri dan Yolla Yuliana dapat gaji termahal.
Status Facebook Pegi Setiawan Sebelum Peristiwa Pembunuhan Vina Cirebon Jadi Sorotan, Ternyata Dia Sempat Lakukan...

Status Facebook Pegi Setiawan Sebelum Peristiwa Pembunuhan Vina Cirebon Jadi Sorotan, Ternyata Dia Sempat Lakukan...

Unggahan Facebook milik Pegi Setiawan alias Perong beberapa hari sebelum kasus pembunuhan Vina Cirebon menjadi sorotan warganet yang merasa curiga akan hal ini.
Buntut Polda Jabar sebut 2 DPO Kasus Vina Fiktif, Pakar Hukum UI: Nggak Masuk Akal

Buntut Polda Jabar sebut 2 DPO Kasus Vina Fiktif, Pakar Hukum UI: Nggak Masuk Akal

Buntut Polda Jabar sebut 2 DPO kasus pembunuhan Vina di Cirebon merupakan fiktik dan tersangka terakhir Pegi, begitu menuai komentar dari berbagai pihak.
Pemilik Kontrakan Bersuara Beberkan Sifat Pegi Setiawan yang Sebenarnya, Ternyata Selama Lima Tahun Pembunuh Vina Bersembunyi di Sini

Pemilik Kontrakan Bersuara Beberkan Sifat Pegi Setiawan yang Sebenarnya, Ternyata Selama Lima Tahun Pembunuh Vina Bersembunyi di Sini

Salah satu saksi kasus pembunuhan Vina Cirebon, pemilik kontrakan yang ditempati Pegi Setiawan alias Perong, Dudi Suhendar akhirnya buka suara.
Terungkap Awal Mula Vina Cirebon dan Linda Bisa Saling Kenal, Berawal dari Linda Punya Pacar Anggota XTC

Terungkap Awal Mula Vina Cirebon dan Linda Bisa Saling Kenal, Berawal dari Linda Punya Pacar Anggota XTC

Inilah awal mula Vina dan Linda bisa saling mengenal. Ternyata Vina dan Linda saling kenal berawal dari Linda yang punya pacar anggota XTC. 
Pengamat Desak Panglima TNI Tarik Anggota Puspom dari Kejagung

Pengamat Desak Panglima TNI Tarik Anggota Puspom dari Kejagung

Ketua Centra Initiative, Al Araf mendesak Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menarik anggota Puspom yang membantu pengamanan di lingkungan Kejaksaan Agung.
Shin Tae-yong Beri Kesempatan Kedua Kepada Elkan Baggott Jelang Timnas Indonesia Hadapi Tanzania?, Wanita Indigo Ini Kuliti Rahasia Linda Sahabat Vina Cirebon

Shin Tae-yong Beri Kesempatan Kedua Kepada Elkan Baggott Jelang Timnas Indonesia Hadapi Tanzania?, Wanita Indigo Ini Kuliti Rahasia Linda Sahabat Vina Cirebon

Shin Tae-yong beri kesempatan kedua kepada Elkan Baggott jelang Timnas Indonesia hadapi Tanzania dan wanita indigo ini menguliti dua rahasia Linda sahabat Vina Cirebon merupakan dua berita terpopuler.
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Kabar Arena
00:00 - 01:00
Kabar Dunia
01:00 - 01:30
Trust
01:30 - 02:00
Trust
Selengkapnya