Baru Diluncurkan, BYD Atto 3 Generasi Terbaru Laris Manis! Dalam Sepekan Langsung Kantongi 30.000 Lebih Pesanan
- Tangkapan layar BYD.com
Jakarta, tvOnenews.com - Produsen kendaraan listrik asal China, BYD, baru saja mengumumkan pencapaian impresif untuk generasi terbaru Atto 3.
SUV listrik andalan mereka itu berhasil mengumpulkan lebih dari 30.000 pesanan hanya dalam waktu satu pekan setelah resmi diluncurkan.
Tingginya angka pemesanan tersebut menunjukkan antusiasme pasar yang masih sangat kuat terhadap produk-produk kendaraan listrik BYD.
- Tangkapan layar BYD.com
BYD Atto 3 sendiri menjadi salah satu model global yang selama ini berkontribusi besar terhadap pertumbuhan penjualan perusahaan.
Dilansir dari laman Electrek pada Selasa (2/6/2026), model yang dipasarkan di China dengan nama Yuan Plus itu resmi diperkenalkan pada 21 Maret lalu. Kendaraan tersebut dijual dengan harga mulai 119.900 yuan atau sekitar Rp315 juta.
Harga tersebut memang sedikit lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya. Sebagai perbandingan, model terdahulu dipasarkan mulai 115.800 yuan atau setara sekitar Rp305 juta.
Meski mengalami kenaikan harga, BYD membekali Atto 3 terbaru dengan berbagai pembaruan penting.
Peningkatan itu mencakup sektor baterai, sistem pengisian daya, hingga teknologi keselamatan dan bantuan berkendara.
Salah satu sorotan utama hadir melalui penggunaan Blade Battery 2.0 yang merupakan generasi terbaru dari teknologi baterai BYD.
Selain itu, perusahaan juga menyematkan teknologi Flash Charging yang pertama kali diperkenalkan pada Maret lalu.
SUV listrik ini tersedia dalam dua pilihan kapasitas baterai. Konsumen dapat memilih varian baterai 57,5 kWh atau versi yang lebih besar berkapasitas 68,5 kWh.
Dengan standar pengujian CLTC, kedua pilihan baterai tersebut menawarkan daya jelajah yang cukup kompetitif.
BYD mengklaim kendaraan mampu menempuh jarak hingga 540 kilometer dan 630 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Keunggulan lain yang ditawarkan terletak pada kemampuan pengisian daya super cepat. Teknologi Flash Charging memungkinkan baterai terisi dari 10 persen hingga 70 persen hanya dalam waktu sekitar lima menit.
Sementara itu, proses pengisian dari 10 persen hingga 97 persen diklaim hanya membutuhkan sekitar sembilan menit.
Bahkan pada kondisi cuaca ekstrem dengan suhu mencapai minus 30 derajat Celsius, baterai tetap dapat diisi dari 20 persen hingga 97 persen dalam waktu 12 menit.
Dari sisi performa, BYD Atto 3 terbaru menggunakan motor listrik yang dipasang di bagian belakang kendaraan. Tersedia pilihan tenaga sebesar 268 hp atau 200 kW serta varian yang lebih bertenaga dengan output mencapai 321 hp atau 240 kW.
- Tangkapan layar BYD.com
BYD juga menawarkan opsi sistem bantuan mengemudi canggih God’s Eye B atau DiPilot 300.
Fitur tersebut dapat dimiliki konsumen dengan tambahan biaya sebesar 12.000 yuan atau sekitar Rp31 juta.
Sistem tersebut memanfaatkan sensor LiDAR yang ditempatkan di atap kendaraan dan didukung 30 kamera serta sensor lainnya.
Kombinasi teknologi itu memungkinkan hadirnya berbagai fitur keselamatan dan kenyamanan, termasuk bantuan mengemudi di jalan raya, kawasan perkotaan, hingga parkir otomatis.
Pada bagian interior, BYD menghadirkan nuansa kabin yang lebih modern dan futuristis. Pusat kendali kendaraan ditunjang layar infotainment mengambang berukuran 15,6 inci yang menjadi salah satu daya tarik utama.
Selain itu, sejumlah fitur premium turut disematkan untuk meningkatkan kenyamanan pengguna.
Fitur-fitur tersebut meliputi lemari pendingin mini, head-up display (HUD), asisten suara berbasis kecerdasan buatan (AI), hingga kursi yang dapat direbahkan.
General Manager BYD Dynasty Series, Lu Tian, mengatakan Yuan Plus telah menjadi salah satu model terlaris perusahaan sejak pertama kali diperkenalkan di mana versi terbaru menunjukkan performa penjualan yang kuat.
Persaingan di segmen SUV kompak listrik saat ini memang semakin ketat dengan hadirnya berbagai model baru, termasuk Geely Galaxy E5.
Namun demikian, BYD tetap percaya diri mempertahankan daya saing melalui kombinasi teknologi baterai terbaru dan sistem pengisian cepat yang terus dikembangkan.
Sejumlah model BYD lain yang telah mengadopsi teknologi serupa bahkan dilaporkan berhasil mengumpulkan lebih dari 100.000 pesanan.
Perusahaan kini mulai memperluas penerapan teknologi tersebut ke pasar global melalui model Denza Z9 GT di Eropa, Inggris, dan sejumlah negara lainnya.
Ke depan, model Atto 3 yang dipasarkan di luar China juga diperkirakan akan menerima pembaruan serupa.
Langkah itu diharapkan dapat memperkuat posisi BYD di tengah persaingan pasar kendaraan listrik global yang terus berkembang pesat.
(igp)
Load more