Pembukaan Ibadah Umrah, Antrean Jamaah Bertambah Meski Tarif Naik 30 Persen
- Tim tvOne - Aditya Bayu
Semarang, Jawa Tengah - Indonesia menjadi salah satu negara yang diizinkan kembali berkunjung ke Arab Saudi untuk pelaksanaan ibadah umrah tanpa harus transit terlebih dahulu ke negara ketiga.
Izin masuk itu berlaku mulai Desember 2021 Dengan pencabutan suspend tersebut, maka perjalanan ibadah umrah ke tanah suci bisa juga aka dibuka.
Kabar baik ini disambut antusias pengusaha biro perjalanan haji dan umrah di tanah air.
Ahmad Hanik, Direktur PT Haninda Utama Tour and Travel sebagai salah satu agen perjalanan ibadah umrah di Kabupaten Semarang, mengatakan, pihaknya menyambut baik keputusan tersebut.
Meski demikian ia tak ingin gegabah untuk segera memberangkatkan jemaah umrah yang harus tertunda keberangkatannya sejak dua tahun lalu. Saat ini pihaknya masih menunggu surat resmi dan kesiapan sarana prasarana dari Pemerintah Pusat terlebih dahulu.
“Belajar dari bulan September kemarin, ternyata setelah jemaah umrah diberangkatkan masih ada kendala. Barcode vaksinasi aplikasi PeduliLindungi jemaah kita ternyata tidak sinkron dengan aplikasi Tawakkalna yang ada di Arab Saudi. Sehingga antriannya panjang dan berjubel,” terang Hanik saat ditemui di kantornya, kamis (2/12/2021).
Kemudian yang kedua, lanjut Hanik, persyaratan terkait vaksinasi booster atau dosis ketiga bagi jemaah juga menjadi kendala.
Menurutnya jika vaksinasi booster dilaksanakan di Arab Saudi, Ia khawatir bisa mengganggu pelaksanaan ibadah umrah terutama bagi jemaah yang daya tahan tubuhnya lemah.
“Kami meminta vaksinasi boosternya dilaksanakan di Indonesia, sehingga jika ada efek sampingnya tidak mengganggu pelaksanaan ibadah. Jika semua itu bisa dipenuhi, ada sinkronisasi antara Kemenag, Kemenkes dan Pemerintah Arab Saudi kami siap berangkat,” ujarnya.
Hanik menambahkan, meski saat ini pihaknya belum bisa memberangkatkan jamaah, namun minat dan antusias masyarakat cukup tinggi untuk mendaftarkan diri secara online.
“Sosialisasi tetap akan kita laksanakan meski kami belum akan memberangkatkan tahun ini. Saat ini antrian di tempat kami ada 75 jamaah yang menunggu diberangkatkan. Intinya kami masih menunggu kepastian, kasihan jemaah kalau kita putuskan berangkat ternyata masih ada kendala lagi,” imbuhnya.
Load more