News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski PPKM Level-3 Batal, Dispar Gunungkidul Pesimis Capai Target PAD Sektor Pariwisata

Dinas Pariwisata Gunungkidul tetap pesimis akan bisa menggapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata yang telah ditetapkan sebelumnya.
Rabu, 8 Desember 2021 - 19:59 WIB
Pantai Krakal, salah satu pantai yang menjadi andalan wisata di Gunungkidul (Dokumentasi)
Sumber :
  • Tim tvOne - Lucas Didit

Gunungkidul, DIY - Kendati pemerintah akhirnya membatalkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level-3 pada Natal dan Tahun Baru nanti, Dinas Pariwisata Gunungkidul tetap pesimis akan bisa menggapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata yang telah ditetapkan sebelumnya.

"Waktunya tinggal 20 hari, kami baru bisa mengumpulkan 10,2 milyar, sementara target 12 Milyar," terang Harry Sukmono, Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Rabu (8/12/2021).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Harry Sukmono mengaku berat untuk menggapai target PAD 2021, meskipun angka 12 Milyar ini sudah diturunkan dua kali karena dampak Pandemi dan penerapan PPKM.

Meski PPKM Level-3 dibatalkan oleh pemerintah, namun dia tetap berharap pemerintah akan menerbitkan kebijakan lain yang berpihak kepada industri pariwisata. 

"Yang jelas pembatasan mobilitas masyarakat, semoga tidak terlalu diperketat pada akhir tahun nanti, ini tentu mempengaruhi jumlah kunjungan wisatawan," harapnya.

Harry juga berharap aturan PPKM level-2, dimana pengunjung tempat wisata dibatasi hanya 25 persen dari kapasitas, nantinya ada penambahan kuota untuk jumlah pengunjung yang diperkenankan. 

"Paling tidak kuota yang diperkenankan bisa 75 persen," kata Harry.

"Juga aturan ganjil genap untuk angkutan wisatawan harapannya ditiadakan selama Nataru," imbuhnya.

Harry menambahkan, apapun nanti aturan yang akan diterapkan, pihaknya tetap akan memperlakukan prokes ketat di setiap obyek wisata. 

Dia juga menyebut, saat ini tempat wisata di Gunungkidul telah siap dengan segala aturan terkait, mulai dari CHSE sampai aplikasi PeduliLindungi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Gunungkidul, Drajat Ruswandono, menambahkan, pihaknya masih menunggu petunjuk tehnis pelaksanaan PPKM saat Nataru. Karena semua kebijakan yang akan mereka ambil juga tidak lepas dari juknis tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami tetap akan mengakomodir kepentingan pelaku usaha, tapi yang paling penting prokes tetap harus dijaga. Kita tunggu saja juknisnya dari atas," ujar Drajat singkat. (Lucas Didit/Buz)

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Arne Slot Pusing Tujuh Keliling, Gomez dan Konate Absen di Laga Krusial Liga Champions

Arne Slot Pusing Tujuh Keliling, Gomez dan Konate Absen di Laga Krusial Liga Champions

Pelatih Liverpool Arne Slot buka suara soal kondisi skuadnya jelang lawan Qarabag pada lanjutan fase Liga Champions di Anfield, Kamis (29/1/2026).
Solusi Dedi Mulyadi Pasca Bencana Longsor di Cisarua

Solusi Dedi Mulyadi Pasca Bencana Longsor di Cisarua

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyiapkan langkah pemulihan lingkungan pascalongsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten ...
Usut Dugaan Praktik Kecurangan dalam Kasus Gagal Bayar PT DSI, Bareskrim Sita Uang Rp4 Miliar hingga Aset Bergerak

Usut Dugaan Praktik Kecurangan dalam Kasus Gagal Bayar PT DSI, Bareskrim Sita Uang Rp4 Miliar hingga Aset Bergerak

Tim penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri mengusut kasus dugaan praktik kecurangan kasus gagal bayar PT Dana Syariah Indonesia (DSI).
Siapa si Chiki Fawzi? Artis Indonesia yang Dikeluarkan dari Petugas Haji 2026

Siapa si Chiki Fawzi? Artis Indonesia yang Dikeluarkan dari Petugas Haji 2026

Nama Chiki Fawzi mendadak jadi sorotan publik. Sebab videonya viral karena mengaku tiba-tiba dikeluarkan dari petugas haji Indonesia.
Rundown Konser Chen Arcadia di Jakarta, Catat Jadwal Penukaran Tiket hingga Soundcheck!

Rundown Konser Chen Arcadia di Jakarta, Catat Jadwal Penukaran Tiket hingga Soundcheck!

Catat rundown konser Chen Arcadia di Jakarta, mulai dari jadwal penukaran tiket, VIP entry, soundcheck, hingga waktu konser dimulai.
Jawaban Purbaya soal Wamankeu Baru Pengganti Thomas Djiwandono, Ungkap Arahan Istana soal Juda Agung

Jawaban Purbaya soal Wamankeu Baru Pengganti Thomas Djiwandono, Ungkap Arahan Istana soal Juda Agung

Terkait nama Juda Agung yang belakangan disebut sebagai kandidat pengganti Thomas Djiwandono, Menkeu Purbaya angkat bicara soal arahan Istana.

Trending

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda banyak yang keheranan ketika melihat kabar Ajax Amsterdam bakal merekrut Maarten Paes. Sang kiper Timnas Indonesia kabarnya akan ditebus seharga 1 juta euro.
6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Era John Herdman di Timnas Indonesia membuka peluang besar naturalisasi pemain Eropa. Enam nama potensial disorot jelang FIFA Series 2026 dan proyek Piala Dunia 2030.
Polisi Tegaskan Tak Ada Unsur Penganiayaan ke Penjual Es Gabus yang Dituduh Pakai Gabusing Berbahan Baku Spons

Polisi Tegaskan Tak Ada Unsur Penganiayaan ke Penjual Es Gabus yang Dituduh Pakai Gabusing Berbahan Baku Spons

Sementara itu, Budi menerangkan, hingga saat ini pihak kepolisian, Bid Propam Polda Metro Jaya masih melakukan pendalaman terhadap Aiptu Ikhwan yang merupakan Bhabinkamtibmas.
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Peristiwa itu bermula ketika Suerajat didatangi anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa setelah adanya laporan warga.
Buntut Tuduh Penjual Es Gabus Pakai Bahan Baku Spons, Aiptu Ikhwan Bakal Disanksi Jika Terbukti Lakukan Pelanggaran

Buntut Tuduh Penjual Es Gabus Pakai Bahan Baku Spons, Aiptu Ikhwan Bakal Disanksi Jika Terbukti Lakukan Pelanggaran

Polda Metro Jaya menegaskan akan memberikan sanksi tegas terhadap Aiptu Ikhwan jika terbukti melakukan pelanggaran terhadap Sudrajat, pedagang es gabus yang sempat diamankan, usai diduga menggunakan bahan baku spons.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT