GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pasar Kumandang Wonosobo, Tempat Sajikan Kuliner Tempo Dulu yang Dibayar Bukan dengan Rupiah

Beragam jajanan dan kuliner pun tersedia disini, mulai dari makanan modern hingga masakan tradisional khas Wonosobo. Bayarannya menggunakan batok kelapa
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 31 Mei 2022 - 08:45 WIB
Pasar Kumandang, lokasi wisata kuliner lawas di Wonosobo
Sumber :
  • Ronaldo Bramantyo

Wonosobo, Jawa Tengah – Jika anda sedang berkunjung ke Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah sempatkan sejenak untuk mampir dan bernostalgia menikmati suasana tradisional era 1970-an di Pasar Kumandang yang berada di Dusun Bongkotan, Desa Bojasari, Kecamatan Kertek Wonosobo, Jawa Tengah. Di sini pengunjung bisa menikmati aneka jajanan dan kuliner yang bernuansa jawa tempo dulu.

Saat masuk ke lokasi Pasar Kumandang, pengunjung akan disuguhi oleh pemandangan sawah yang sejuk serta lantunan musik gamelan, sehingga membuat suasana semakin syahdu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saat masuk ke sini (Pasar Kumandang) kita bisa langsung dengar musik tradisional dan sambil jalan lihat area sawah,” ujar ketua pengelola Pasar Kumandang, Wahyono.

Untuk masuk ke area Pasar Kumandang, harga tiketnya cukup terjangkau yakni hanya Rp 5 ribu per orang.

Sedangkan untuk menikmati aneka jajanan dan kuliner yang ada di Pasar Kumandang, pengunjung harus menukar terlebih dahulu uang rupiah dengan kepingan dari batok kelapa. Untuk satu keping batok kelapa dihargai Rp 2 ribu rupiah, pengunjung pun bisa menukar rupiahnya sesuai kebutuhan.

“Untuk beli makanan di sini, wisatawan wajib menukar rupiahnya dengan keping batok. Disini tidak bisa memakai uang biasa. Satu kepingnya Rp 2 ribu rupiah,” kata Wahyono.

Beragam jajanan dan kuliner pun tersedia disini, mulai dari makanan modern hingga masakan tradisional khas Wonosobo seperti nasi megono, cenil, jiwel, kopi ndeso, nasi leye, nasi jagung, dan masih banyak lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Selain kuliner tempo dulu tahun 1970-an, di sini juga kita sediakan kuliner moderen. Soalnya pengunjungnya tidak hanya orang tua saja yang masih bisa menikmati masakan tempo dulu, tapi kan di sini banyak juga anak-anak dan remaja yang belum tentu bisa merasakan masakan zaman dulu, jadi tetap disediakan menu yang bisa dinikmati semua kalangan tinggal pilih saja sesuai selera,” terangnya.

Harga tiap-tiap makanan di Pasar Kumandang ini pun tergolong cukup murah yakni antara 2 keping hingga 5 keping batok kelapa atau paling mahal hanya Rp 10 ribu, bahkan dengan hanya merogoh kocek Rp 20 ribu saja, pengunjung sudah bisa berkunjung dan menikmati fasilitas yang ada di Pasar Kumandang, sangat murah bukan?

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berkat Aturan FIFA Ini Timnas Indonesia Bisa Makin Gacor, Skuad Garuda Berpotensi Diperkuat Jebolan Piala Dunia yang Cetak 70 Gol Jelang Piala AFF

Berkat Aturan FIFA Ini Timnas Indonesia Bisa Makin Gacor, Skuad Garuda Berpotensi Diperkuat Jebolan Piala Dunia yang Cetak 70 Gol Jelang Piala AFF

Berkat regulasi FIFA, lini depan Timnas Indonesia makin tajam menjelang Piala AFF. Skuad Garuda disebut-sebut siap menyambut kedatangan jebolan Piala Dunia.
Jelang Ramadhan, Sidak BAPANAS Temukan Harga Cabai Masih Tinggi di Bojonegoro

Jelang Ramadhan, Sidak BAPANAS Temukan Harga Cabai Masih Tinggi di Bojonegoro

Mendekati tiga hari raya besar Imlek, Ramadan, dan Idul Fitri 1447 Hijriah, Badan Pangan Nasional (BAPANAS) RI bersama Tim Saber Pangan Kabupaten Bojonegoro melakukan pemantauan ketat terhadap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar kota, ritel, dan gudang BULOG Bojonegoro, Jawa Timur.
Curhat Dikritik Publik Gegara Sibuk Urusi Persija, Gubernur Pramono: Kemarin Kalah Lawan Arema Saja Enggak Bisa Tidur

Curhat Dikritik Publik Gegara Sibuk Urusi Persija, Gubernur Pramono: Kemarin Kalah Lawan Arema Saja Enggak Bisa Tidur

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengaku kerap dikritik publik lantaran dianggap terlalu mengurusi Persija, klub sepakbola Jakarta.
Empat Bayi dan Balita Diperjualbelikan di Jambi, LPSK Buka Suara

Empat Bayi dan Balita Diperjualbelikan di Jambi, LPSK Buka Suara

Dua bayi dan dua balita menjadi korban perdagangan anak di Jambi beberapa waktu lalu. Kasus perdagangan anak ini terungkap berawal dari temuan transaksi balita di Tamansari, Jakarta Barat.
Soal Syarat Damai Harus Minta Maaf ke Keluarga Angkat Ressa, Ini Respons Kuasa Hukum Denada

Soal Syarat Damai Harus Minta Maaf ke Keluarga Angkat Ressa, Ini Respons Kuasa Hukum Denada

Kuasa hukum Denada, Muhammad Iqbal, menanggapi syarat damai dari pihak Ressa yang meminta agar Denada terlebih dulu meminta maaf kepada Ibu Ratih dan Pak Dino.
Fakta Lama Kembali Terbongkar, Teddy Pardiyana Ungkap Alasan Lina Jubaedah Tinggalkan Sule Demi Dirinya

Fakta Lama Kembali Terbongkar, Teddy Pardiyana Ungkap Alasan Lina Jubaedah Tinggalkan Sule Demi Dirinya

Polemik antara Sule dan Teddy Pardiyana seakan tak ada habisnya. Perseteruan terkait sengketa harta warisan mendiang Lina Jubaedah hingga kini masih bergulir.

Trending

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
John Herdman Blak-blakan Ungkap Sebercak Kutukan saat Menjabat Pelatih Timnas Indonesia, Apa Itu?

John Herdman Blak-blakan Ungkap Sebercak Kutukan saat Menjabat Pelatih Timnas Indonesia, Apa Itu?

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, secara blak-blakan mengakui bahwa menjadi juru taktik skuad Garuda ibarat pisau bermata dua.
Hasil Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Cs Tikung Popsivo, Jakarta Pertamina Enduro Resmi Lolos ke Final Four

Hasil Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Cs Tikung Popsivo, Jakarta Pertamina Enduro Resmi Lolos ke Final Four

Hasil Proliga 2026 putri, di mana Jakarta Pertamina Enduro berhasil lolos ke babak final four usai Megawati Hangestri dan kawan-kawan mengalahkan Jakarta Popsivo Polwan.
Luciano Spalletti dan Bos Juventus Ngamuk kepada Wasit usai Inter Milan Diuntungkan Lewat Kartu Merah Pierre Kalulu

Luciano Spalletti dan Bos Juventus Ngamuk kepada Wasit usai Inter Milan Diuntungkan Lewat Kartu Merah Pierre Kalulu

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, direktur Giorgio Chiellini, dan CEO Damien Comolli meluapkan amarah kepada wasit Federico La Penna yang mengartu merah Pierre Kalulu.
Penunjuk Wasit Liga Italia Diminta Mundur usai Kontroversi di Laga Inter Milan Kontra Juventus, La Penna Dituntut Sanksi Berat

Penunjuk Wasit Liga Italia Diminta Mundur usai Kontroversi di Laga Inter Milan Kontra Juventus, La Penna Dituntut Sanksi Berat

Penunjuk wasit Liga Italia diminta mundur seiring dengan kontroversi di laga Inter Milan melawan Juventus. Hal itu disampaikan Giorgio Chiellini dan jurnalis Alfredo Pedulla.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT