News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Catat Ini! Rekomendasi Lokasi Wisata Saat Libur Nataru di Kota Semarang

Jika anda berada di Kota Semarang, destinasi wisatanya sangat bervariasi. Dari wisata sejarah, wisata belanja, wisata alam, hingga arena bermain untuk anak-anak
Selasa, 20 Desember 2022 - 17:51 WIB
Siluet monyet liat di kawasan wisata Goa Kreo
Sumber :
  • Tim tvOne - Teguh Joko Sutrisno

Semarang, Jawa Tengah - Libur Natal dan Tahun Baru (nataru) menjadi momen masyarakat untuk melakukan kegiatan wisata. Apalagi masa libur nataru berbarengan dengan libur sekolah. Maka orang tua pun banyak yang mengambil cuti agar bisa berlibur bersama keluarga.

Banyak destinasi wisata yang menjadi pilihan untuk berlibur nataru. Jika anda berada di Kota Semarang, destinasinya sangat bervariasi. Dari wisata sejarah, wisata belanja, wisata alam, hingga arena bermain untuk anak-anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berikut 4 rekomendasi destinasi wisata yang bisa dipilih saat berlibur nataru di Kota Semarang.

 

1. Goa Kreo

Lokasinya ada di Semarang atas. Tepatnya di Kecamatan Gunungpati yang berjarak sekitar 10 kilometer dari pusat Kota Semarang. Kalau naik angkutan umum bisa pakai bus Trans Semarang, turun di gerbang Dusun Talunkacang, lalu naik ojek. Tentu akan lebih mudah kalau naik kendaraan pribadi karena bisa langsung ke lokasi parkiran.

Goa Kreo merupakan wisata alam dengan destinasi utama sebuah goa yang menurut cerita masyarakat setempat, dulu pernah digunakan Kanjeng Sunan Kalijaga untuk beristirahat di sela mencari kayu jati.

Foto: Kawasan wisata Goa Kreo (Teguh Joko Sutrisno)

Nah, di sekitar goa ini terdapat kawanan monyet liar yang jumlahnya mencapai ratusan ekor. Meski liar, kawanan monyet tidak mengganggu pengunjung. Tapi memang kawanan monyet sering mendekati pengunjung yang membawa makanan. Tujuannya agar pengunjung bisa berbagi makanan untuk mereka.

Tipsnya nih, beli saja kacang rebus atau timun di warung dekat parkiran. Monyet sangat suka dua makanan itu. Bila datang sore hari, pengunjung bisa menikmati atraksi monyet-monyet yang pulang ke hutan sambil berlompatan di pucuk-pucuk pohon.

 

2. Kota Lama

Inilah salah satu destinasi populer di Kota Semarang. Setiap hari Kota Lama tak pernah sepi. Apalagi saat hari libur, pengunjungnya bisa ribuan. Kota Lama merupakan kawasan yang dulu dibangun oleh Pemerintah Hindia Belanda pada sekitar abad ke 17.

Makanya arsitektur bangunan di Kota Lama didominasi gaya Eropa terutama Belanda dan Portugis. Meski sudah ratusan tahun, tapi bangunan di kawasan ini masih terawat dan dijadikan destinasi wisata. Seperti untuk museum, kafe bergaya vintage, wisata kuliner, pusat cenderamata, serta jalan-jalan di kawasan ini menjadi ajang mejeng untuk berfoto.

Foto: Kawasan wisata Kota Lama Semarang (Teguh Joko Sutrisno)

Lokasi Kota Lama hanya berjarak 4 kilometer dari pusat Kota Semarang. Sangat mudah diakses bahkan dengan angkutan umum sekalipun. Jika dari luar kota, tinggal turun di Stasiun Tawang dan jalan kaki kima menit ke Kota Lama.

 

3. Pusat Kuliner Pandanaran

Ke Kota Semarang kurang lengkap jiak tidak membeli oleh-oleh. Nah, tempat yang paling sering didatangi adalah pusat oleh-oleh Jalan Pandanaran. Lokasinya sangat strategis, hanya 500 meter dari pusat kota, dan bahkan nggak sampai lima menit jalan kaki ke destinasi wisata populer Lawang Sewu.

Di pusat oleh-oleh ini, wisatawan bisa membeli banyak sekali makanan khas Semarang maupun makanan khas dari daerah di Jawa Tengah lainnya. Untuk makanan khas Semarang ada wingko, lunpia, bendeng presto, tahu bakso, serta kue moaci. Untuk makanan khas dari daerah Jateng, antara lain gethuk Magelang, tumpi Ungaran, kue pia Purwokerto, wajik Magelang, enting-enting Salatiga, serabi Solo, juga telur asin Brebes.

Foto: Wingko, salah satu kuliner khas Semarang (Teguh Joko Sutrisno)

Biasanya wisatawan dari luar kota membeli oleh-oleh disini saat akan balik ke daerah asal. Jika naik mobil tinggal cus ke jalan tol yang hanya berjarak dua kilometer. Kalau mau naik pesawat atau kereta api tinggal menuju bandara atau stasiun yang jaraknya bisa ditempuh selama 10 menit saja.

 

4. Grand Maerokoco

Ini merupakan obyek wisata keluarga. Meski begitu, anak-anak muda masa kini juga banyak yang datang ke Grand Maerokoco. Apalagi setelah disini dibuat spot foto yang beragam dan instagramable.

Awalnya, Grand Maerokoco didesain sebagai wisata edukasi berupa rumah-rumah tradisional seluruh daerah di Jawa Tengah. Lalu seiring perkembangan, dibangun juga wisata hutan mangrove lengkap dengan spot danau dan perahu sampan.

Sejak itu, pengunjung Grand Maerokoco melonjak tinggi. Yang paling disukai adalah jalur trekking di sela hutan mangrove. Anak-anak muda juga banyak yang menyewa sampan dan mendayung di perairan sekitar hutan mangrove. Sedangkan orangtua dan anak-anak punya pilihan perahu besar yang digerakkan mesin tempel.

Foto: Hutan mangrove, salah satu spot favorit di Grand Maerokoco Semarang (Teguh Joko Sutrisno).

Waktu paling afdol ke Grand Maerokoco adalah sore hari. Selain tidak panas, juga bisa melihat sunset yang memukau. Bagi yang hobi kuliner, di sekitar Grand Maerokoco banyak tempat makan yang menyajikan makanan laut atau seafood. 

O ya, Grand Maerokoco juga sering dipakai untuk jalan-jalan sambil menunggu jadwal pesawat bagi yang akan terbang ke daerah asal. Karena jarak Grand Maerokoco ke Bandara Ahmad Yani hanya 1 kilometer. (Tjs/Buz)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Presiden Prabowo Apresiasi Jawa Tengah Pesan Bus Listrik Produksi PT VKTR Sakti Industries di Magelang

Presiden Prabowo Apresiasi Jawa Tengah Pesan Bus Listrik Produksi PT VKTR Sakti Industries di Magelang

Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik perakitan kendaraan listrik komersial PT VKTR Sakti Industries (VKTS) di Kabupaten Magelang, Kamis (9/4/2026).
Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Disorot Dedi Mulyadi, Perawat Terancam Sanksi Berat

Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Disorot Dedi Mulyadi, Perawat Terancam Sanksi Berat

Dedi Mulyadi (KDM) menyoroti soal kasus seorang ibu yang nyaris kehilangan bayinya di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung. Perawat terancam sanksi berat.
Tiba-tiba Ada Bisikan, Suara Hati Seorang Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung kepada Dedi Mulyadi

Tiba-tiba Ada Bisikan, Suara Hati Seorang Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung kepada Dedi Mulyadi

Pengakuan seorang ibu di RSHS Bandung kepada Dedi Mulyadi soal firasat dan 'bisikan' yang menyelamatkan bayinya yang nyaris dibawa orang tak dikenal.
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Jakarta ‘Bernapas’! Efek WFH Disebut Polisi Bikin Jalanan Ibu Kota Mendadak Lengang

Jakarta ‘Bernapas’! Efek WFH Disebut Polisi Bikin Jalanan Ibu Kota Mendadak Lengang

Pemandangan tak biasa terjadi di jalanan Ibu Kota. Di saat hari kerja biasanya identik dengan kemacetan, kali ini arus lalu lintas Jakarta justru terlihat lebih “bernapas”. Sejumlah ruas jalan utama yang biasa padat mendadak lengang.
Kurniawan Dwi Yulianto Terpukau Lihat Progres Timnas Indonesia U-17, Sebut Mental Garuda Kian Matang Jelang Piala AFF 2026

Kurniawan Dwi Yulianto Terpukau Lihat Progres Timnas Indonesia U-17, Sebut Mental Garuda Kian Matang Jelang Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyoroti perkembangan tim asuhannya jelang Piala AFF U-17 2026. Ia menilai ada kemajuan signifikan.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT