News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Saat Galang Rambu Anarki 'Putra Iwan Fals' Meninggal Dunia, Ine Febriyanti Sang Kekasih Sempat Bermimpi Hal ini

Galang Rambu Anarki merupakan musisi sekaligus putra dari Iwan Fals. Diketahui Galang menghembuskan napas terakhirnya pada tahun 1997. Kala itu Galang tengah...
Minggu, 19 Maret 2023 - 16:29 WIB
Galang Rambu Anarki dan Ine Febriyanti saat masih muda
Sumber :
  • Instagram/inefebriyanti- Kolase tim tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com – Nama aktris senior Ine Febriyanti tidak lepas dari sorotan ketika publik membicarakan mengenai Galang Rambu Anarki.

Hal ini lantaran Ine Febriyanti diketahui pernah menjalin hubungan asmara dengan putra sulung dari Iwan Fals tersebut. Kala Galang Rambu Anarki meninggal di tahun 1997, Ine Febriyanti terlihat menjadi salah satu sosok yang sangat terpukul.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat itu, Galang dan Ine telah menjalin hubungan asmara selama satu tahun. Dilansir dari akun YouTube Indra Nge-Fals, Ine Febriyanti pernah menjelaskan mimpi yang ia alami ketika tidur di malam saat Galang Rambu Anarki berpulang.

Ine mengaku bermimpi bertemu Galang Rambu Anarki di kuburan ketika hari kematian sang kekasih tersebut. Karena mimpi buruk ini Ine lantas terbangun dari tidurnya tepat pukul 03.00 WIB dini hari.

“Saya mimpi ketemu dia di kuburan. Makanya saya bangun pas jam 03.00, kan,” ungkap Ine Febriyanti pada media.

Kala itu Ine mengaku sebenarnya ingin pergi ke rumah Galang Rambu Anarki. Namun karena masih dini hari ia akhirnya mengurungkan niatnya tersebut dan memilih untuk berdoa.

Lantaran dilanda kekhawatiran, Ine lantas menelpon Galang ketika pukul 06.00 pagi.

“Pagi-pagi jam 6, setengah 6 gitu, saya nggak tahu, nggak ada yang ngasih tahu. Nggak ada yang nelpon, saya telpon ke rumahnya. Saya dapat kabar Galang meninggal, saya langsung ke situ,” jelas Ine Febriyanti.

Duka Mendalam Bagi Iwan Fals

Kepergian Galang Rambu Anarki membawa duka mendalam bagi keluarganya, terutama Iwan Fals. Pasalnya, Galang Rambu Anarki diketahui menjadi salah satu inspirasi perjalanan musik Iwan Fals.

Sebagai seorang ayah, Iwan Fals bahkan sempat membuat sebuah lagu untuk Galang Rambu Anarki. Lagu yang diberi judul sama persis dengan nama anaknya tersebut bercerita mengenai kondisi perekonomian Indonesia ketika Galang Rambu Anarki lahir.

Lagu berjudul Galang Rambu Anarki ini juga bercerita mengenai harapan Iwan Fals terhadap Galang, sang putra sulung.

Cepatlah besar matahariku, menangis yang keras janganlah ragu. Tinjulah congkaknya dunia, buah hatiku. Doa kami di nadimu,” salah satu lirik yang diciptakan Iwan Fals dalam lagu Galang Rambu Anarki.

Pemilihan Nama Galang Rambu Anarki

Dalam video YouTube yang diunggah di channel Iwan Fals Musica, Iwan Fals menuturkan bahwa pemilihan nama Galang Rambu Anarki ini bukan tanpa alasan.

“Kenapa namanya Galang Rambu Anarki. Itu memang saat itu saya terinspirasi oleh Pulau Galang. Penampung manusia perahu dari Vietnam,” ungkap Iwan Fals dalam tayangan yang diunggah pada 24 Maret 2021.

“Saya berharap Galang juga seperti itu. Dia menampung segala keluh kesah atau mimpi-mimpi manusia tentang masa depannya, niat-niat baiknya,” tambah Iwan Fals.

Sedangkan Rambu dalam nama Galang Rambu Anarki merujuk pada rambu-rambu atau petunjuk. Iwan Fals berharap Galang dapat menjadi petunjuk atau penyuluh bagi lingkungannya. Sementara Anarki merujuk pada suatu paham yang bernama anarki.

“Anarki orang yang nggak suka sama negara, nggak suka dengan hierarki, aturan-aturan, tapi sesungguhnya dia nggak suka perang. Dia cinta damai,” jelas Iwan Fals.

Kepergian Galang Rambu Anarki

Galang Rambu Anarki diketahui meninggal di kamarnya pada 25 April 1997. Kepergian Galang Rambu Anarki ini sempat membuat publik heboh. Pasalnya, ia diisukan mengalami overdosis karena sebelumnya sempat menggunakan narkoba.

Namun Iwan Fals membantah isu yang beredar di masyarakat tersebut. Dalam penuturan Iwan Fals, Galang Rambu Anarki meninggal karena mengalami penyakit asma akut.

“Apakah dia meninggalnya karena overdosis atau apa itu pernah ditanyakan oleh salah satu stasiun TV, enggak. Bahwa dia pernah mencoba tapi setelah dia coba dan dia nggak suka, ya dia ‘aku penting udah tau, Pa. Aku nggak enak, Pa’ Dia nggak suka,” jelas Iwan Fals.

“Dia memang hanya lemah di pernapasan. Takdinya ya udah begitu, ya,” tambah Iwan Fals.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(Lsn)

 Dapatkan berita menarik tvOnenews.com lainnya di Google News.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

ARVINDO Dukung BNN Berantas Penyalahgunaan Narkotika Lewat Vape

ARVINDO Dukung BNN Berantas Penyalahgunaan Narkotika Lewat Vape

ARVINDO menyatakan dukungan terhadap upaya pemerintah dan BNN dalam memberantas penyalahgunaan narkotika.
Puluhan Uang Rupiah Lama Resmi Dicabut BI, Ini Daftar dan Batas Waktu Penukarannya

Puluhan Uang Rupiah Lama Resmi Dicabut BI, Ini Daftar dan Batas Waktu Penukarannya

Bank Indonesia cabut puluhan uang rupiah lama dari peredaran. Cek daftar uang rupiah yang ditarik dan batas waktu penukarannya sebelum hangus.
Pelatih Persebaya Surabaya: Tekanan Ada di Persija Jakarta, Mereka Belum Menang 3 Pertandingan!

Pelatih Persebaya Surabaya: Tekanan Ada di Persija Jakarta, Mereka Belum Menang 3 Pertandingan!

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menyebut jika Persija Jakarta memiliki tekanan sangat besar jelang menghadapi skuad asuhannya.
Diduga Perawat Lalai, RSHS Bandung Minta Maaf ke Nina Saleha Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya

Diduga Perawat Lalai, RSHS Bandung Minta Maaf ke Nina Saleha Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya

RSHS Bandung menyampaikan permohonan maafnya kepada Nina Saleha ibu yang nyaris kehilangan anaknya.
Wamendagri Ribka Dorong Sinkronisasi Percepatan Pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan Papua Pegunungan

Wamendagri Ribka Dorong Sinkronisasi Percepatan Pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan Papua Pegunungan

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan pentingnya percepatan pembangunan kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Pegunungan melalui penguatan koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah (Pemda).
Menkeu Purbaya Sebut Rp11,4 Triliun Hasil Sikat Hutan Ilegal Bisa Tambal Defisit hingga Biayai LPDP

Menkeu Purbaya Sebut Rp11,4 Triliun Hasil Sikat Hutan Ilegal Bisa Tambal Defisit hingga Biayai LPDP

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa aliran dana hasil penguasaan kembali kawasan hutan berpotensi digunakan untuk memperkuat fiskal.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT