News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sipir Penjara Ungkap Praktik 'Nakal' Dalam Lapas Bisa Benar-benar Hilang, Asalkan Sosok-sosok ini Berani Tegas

Cerita mengenai adanya praktik nakal di dalam penjara dari sudut pandang narapidana menyita perhatian publik. Namun kali ini kanal YouTube Uya Kuya mendatangkan
Senin, 15 Mei 2023 - 18:17 WIB
Uya Kuya saat melakukan wawancara
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Uya Kuya TV

Jakarta, tvOnenews.com – Menyusul Tio Pakusadewo yang mengungkapkan mengenai pengalamannya selama dibui, kini banyak orang yang beberkan fakta-fakta lain terkait lembaga pemasyarakatan (lapas) penjara di Indonesia.

Kanal YouTube Uya Kuya TV menjadi salah satu channel yang kerap menyiarkan informasi-informasi mencengangkan terkait penjara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Channel satu ini tidak hanya menghadirkan mantan narapidana atau napi untuk memberikan kesaksian. Pada tayangan yang diunggah pada 11 Mei 2023, Uya Kuya juga kedatangan tamu yang berprofesi sebagai sipir penjara dan masih aktif hingga sekarang.

Meski latar belakanganya berbeda dengan narapidana sebelum-sebelumnya, namun sipir ini memberikan keterangan yang hampir serupa.

Menurut sipir yang identitasnya dirahasiakan tersebut memang masih ada praktik penjualan narkoba di dalam penjara.

“Seumpana nih, napi itu di luar ini (penjara) bandar narkoba, biasanya di dalam itu dia untuk memenuhi kebutuhannya atau untuk mensukseskan vonisnya agar hukumannya rendah itu dia masih jual narkoba di dalam,” beber sosok sipir tersebut.

“Caranya ya itu, dia melakukan lobby-lobby ke petugas yang ada di dalam lapas dan rutan,” tambah sosok sipir ini.

Sipir misterius ini juga menjelaskan bahwa biasanya napi akan melakukan lobi atau negosiasi dengan petugas penjara di level atas.

“Secara teori bandar-bandar itu harus me-lobby yang paling atas, kalau paling atas sudah dipegang udah pasti aman,” ungkap sipir misterius ini.

Sosok sipir misterius ini juga mengatakan bahwa fakta-fakta suram terkait lapas ini dialami hampir di sebagian besar penjara. Hal ini diungkapkannya setelah dikonfirmasi oleh Uya Kuya apakah semua lapas mengalami permasalahan ini atau tidak.

“Hampir semua-lah. Karena ya itulah kecuali memang pimpinan paling tingginya menghentikan cara-cara seperti itu baru bisalah lapas dan rutan maju, tidak bobrok seperti saat-saat ini,” tegas sipir berjaket hitam ini.

Aksi peredaran narkoba dalam penjara bisa hilang?

Dalam kanal Uya Kuya ini sang sipir juga menyebut bahwa sebenarnya sindikat narkoba di dalam lapas ini bisa dihilangkan. Hal ini dijelaskannya setelah ditanyai oleh Uya Kuya mengenai kemungkinan hilangnya aksi peredaran narkoba di dalam penjara.

“Bisa (hilang), asal pemimpinnya benar-benar tegas,” sebut sang sipir.

Pimpinan yang dimaksud oleh sipir tersebut adalah kepala lembaga pemasyarakatan (kalapas), kepala rumah tahanan (karutan), hingga kepala kantor wilayah (kakanwil).

Sipir misterius ini menyebut jika memang benar-benar tegas sebenarnya praktik ‘nakal’ di dalam lapas ini bisa benar-benar hilang.

Pada Uya Kuya sosok sipir ini menyebut alasannya membuka fakta buruk terkait penjara adalah dirinya melihat banyak ketidakadilan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Karena banyak juga orang yang nggak mampu, yang nggak punya apa-apa ikut merasakan diperas, ikut di-dzolimi gitu-lah. Jadi orang-orang kecil semakin tertindas-lah di dalam (penjara). Jadi maksudnya ya saya mau ada perubahan gitu,” tegas sipir misterius pada Uya Kuya.

“Kalau memang sistemnya berubah orang-orang yang ditempatkan (petugas) di lapas dan rutan itu kredibel dan mempunyai integritas, saya yakin dirasakan juga sama warga binaan yang susah-lah (ekonominya),” tambahnya. (Lsn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT