News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jusuf Hamka Merinding Usai Dengar Nasihat Buya Hamka, Lalu Memutuskan Masuk Islam Hari Itu juga..

Kisah bos jalan tol Jusuf Hamka yang memutuskan masuk Islam dan bertemu dengan sosok Buya Hamka, tak banyak yang tahu kisah di balik Jusuf Hamka jadi mualaf.
Senin, 29 Mei 2023 - 20:42 WIB
Kisah Jusuf Hamka masuk Islam dan bertemu Buya Hamka.
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube CURHAT BANG Denny Sumargo

tvOnenews.com - Kisah pengusaha jalan tol Jusuf Hamka yang memutuskan masuk Islam pada tahun 1981 dan bertemu dengan sosok ulama besar Buya Hamka, tak banyak yang tahu kisah di balik Jusuf Hamka jadi mualaf.

Jusuf Hamka adalah seorang konglomerat muslim keturunan Indonesia-Tionghoa. Pria kelahiran Desember 1957 ini dikenal sebagai ‘bos jalan tol’. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pria yang kerap disapa Babah Alun ini  memiliki bisnis sukses yang bergerak di bidang konstruksi, termasuk kepemilikan konsesi sejumlah jalan tol di Indonesia, bos perusahaan jalan tol PT CITRA MARGA Nusaphala Persada (CMNP).

Babah Alun dikenal sebagai sosok yang memiliki sifat dermawan serta senang membantu orang di sekitarnya, kerap berbagi sedekah.

Menilik perjalanan spiritual Jusuf Hamka yang memutuskan jadi mualaf dan bertemu dengan Buya Hamka, dirinya juga merupakan anak ideologis dari Buya Hamka.

"Saya masuk Islam ini bukan ujug-ujug, saya masuk Islam ini di lingkungan saya dulu di karanganyar, Pasar Baru Krekot Bunder itu semua temen saya Muslim," ujarnya yang dilansir dari kanal Youtube CURHAT BANG Denny Sumargo, pada Senin (29/5/2023).

Pada saat itu, Jusuf Hamka mengaku menganut agama Kristen Protestan.

Lebih lanjut, Babah Alun menceritakan bahwa dirinya dulu adalah seorang aktivis ketika muda.

"Tapi saya tidak mendapatkan sesuatu yang nyaman buat saya, saya juga gak ngerti, tapi ketika melihat teman-teman saya pagi atau sore pas main," ujarnya.

"Ibu bapaknya selalu bilang 'sholat dulu', terus pagi pas mau olahraga,'Hei jangan berangkat dulu, subuh dulu katanya," tuturnya.

Dari situ lah muncul rasa ingin tahu dari Jusuf Hamka, ia pun mengaku belajar semua tentang Islam.

"Saya belajar, bukannya cuma dapat hidayah, nyari sendiri dulu. Kemudian saya berasa, Oh this is the time," ungkapnya.

Kemudian Bos jalan tol mengaku saat berumur 17 tahun melakukan khitanan di kampungnya di Samarinda.

Singkat cerita, Jusuf Hamka pulang dengan mengenakan sarung, kala itu dirinya tak memberitahu ibunya bahwa melakukan sunat karena ketakutan.

"Saya disunat, mau masuk Islam," ujarnya.

"Oh lu mau masuk Islam? Ya udah jadi Islam yang baik deh, kalau mau masuk, masuk saja," ungkapnya menirukan ucapan ibunya.

"Disitu saya kaget, karena saya pikir saya ditolak ibu saya, oh ibu saya support ya," tuturnya.


 Mohammad Jusuf Hamka. (Tim tvOne/Rika Pangesti)

Akhirnya Jusuf Hamka berusaha meminta dukungan lagi kepada ayahnya, dengan bantuan dari ibunya.

Jusuf Hamka pun bertemu dengan ayahnya yang saat itu  berprofesi sebagai dosen dan mengajar di salah satu kampus di Jakarta.

"Papa juga nggak bisa ngelarang, terserah kamu. Kalau menurut kamu itu pilihan yang baik, kamu jalani, ayah saya bilang itu," ungkapnya.

"Saya nggak langsung masuk Islam, satu tahun kemudian mungkin," ujarnya.

Diketahui, pria yang pernah menjadi bendahara Tim Kampanye Nasional Jokowi ini masuk islam pada tahun 1981.

Jusuf Hamka pun bercerita awal mula dirinya memutuskan untuk menjadi mualaf yakni setelah membaca sebuah majalah. 

“saya melihat satu majalah bahwa ada orang Samarinda masuk Islam. kemudian saya coba tanya, saya ke Al-Azhar panggil teman saya coba kesana,” jelasnya. 

Ketika tiba di Al-Azhar, dirinya pun bertemu dengan Ustaz Zaini, yang merupakan Sekretaris Masjid Al-Azhar. 

Niatnya Babah Alun yang menuntunnya ke Al-Azhar pun langsung secara tak sengaja bertemu dengan Buya Hamka.

"Tau-tau saya langsung dibawa ke sebelah di rumah jalan Raden Fatah 3 no 1 rumahnya Almarhum Buya Hamka," tuturnya.


Buya Hamka saat menyampaikan khutbah Idul Fitri di halaman masjid Al-Azhar Kebayoran Baru Jakarta, pada 15 September 1977. (Perpusnas)

Setelah dibawa ke rumah mendiang Profesor Dr Hamka. Bos jalan tol ini langsung bertemu Buya Hamka dan dibimbing masuk Islam.

"Yakin kamu masuk Islam?," ucap Buya Hamka.

"Yakin, tapi saya mau tahu dulu syaratnya apa saja," jawab Jusuf Hamka.

"Syaratnya dua kalimat syahadat,," ucap pendakwah asal Minangkabau tersebut.

"Gampang dong tapi saya musti baca teks dong, kalau nggak, nggak bisa," tuturnya.

"Ya udah saya hafalin dulu ya, besok saya kembali," tutur Jusuf Hamka.

Namun respon Buya Hamka tak memperbolehkan hal tersebut, hanya mengizinkan hari itu saja.

"Buya, kok maksa? minta maaf nih," tuturnya.

"Saya bukan maksa nak, kamu harus mengerti,'barang siapa didatangi orang mau masuk Islam, terus saya tunda sampai berapa hari, misalnya dia pulang dia kenapa-napa kecelakaan terus dia meninggal," ungkapnya.

"Meninggal dalam arti kata non muslim, kalau bahasa kerennya didengungkan di sini dalam arti mati kafir, itu yang dosa Buya Hamka," pungkasnya. 

Jusuf Hamka pun masuk islam pada tahun 1981 pada usia 24 tahun. 

"Kalau kamu niat, kamu laksanakan hari ini," ucap Buya Hamka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terus mendadak ngerocos aja sudah, ya udah Bismillah Buya, langsung disalamin tangan saya, suruh ikutin dua kalimat syahadat,' Asyhadu an laa ilaaha illallaahu, wa asyhaduanna muhammadar rasuulullah'" ucapnya.

"Kamu sudah Muslim, sah" ungkap Buya Hamka. (ind)

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia Disorot Eropa, Anak Asuh John Herdman Dianggap Lebih Baik Ketimbang Tim Peringkat 93 dan 99 FIFA: Garuda Punya Keunggulan

Timnas Indonesia Disorot Eropa, Anak Asuh John Herdman Dianggap Lebih Baik Ketimbang Tim Peringkat 93 dan 99 FIFA: Garuda Punya Keunggulan

Timnas Indonesia mulai mencuri perhatian pengamat sepak bola Eropa setelah dinilai memiliki kualitas yang tak kalah, bahkan lebih unggul dari rival regionalnya.
Bojan Hodak Sampaikan Kabar Buruk Jelang Duel Persib Vs Bali United, Ada Apa?

Bojan Hodak Sampaikan Kabar Buruk Jelang Duel Persib Vs Bali United, Ada Apa?

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, ungkap kabar buruk jelang pertandingan krusial pekan ke-27 Super League 2025-2026 melawan Bali United pada Minggu (12/4/2026).
Link Live Streaming Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Duel Dua Tim Pesakitan akan Buka Hari Kedua Seri Solo

Link Live Streaming Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Duel Dua Tim Pesakitan akan Buka Hari Kedua Seri Solo

Link Live Streaming Final Four Proliga 2026 Jumat 10 April yang akan menyuguhkan dua laga dari sektor putra dan putri.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Tim Raksasa Ini di FIFA Matchday Juni

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Tim Raksasa Ini di FIFA Matchday Juni

Media Vietnam mulai mencurigai langkah PSSI dalam memilih lawan untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni, bisa jadi merupakan tim besar yang jadi lawannya.
Meski Tertinggal Jauh dari Persib di Klasemen, Jordi Amat dan Dony Tri Pamungkas Optimistis Persija Masih Bisa Mengejar

Meski Tertinggal Jauh dari Persib di Klasemen, Jordi Amat dan Dony Tri Pamungkas Optimistis Persija Masih Bisa Mengejar

Persija wajib menang atas Persebaya demi jaga asa di papan atas. Jordi Amat optimistis 8 laga sisa jadi peluang, Jakmania diminta terus percaya.
Wanita Tewas Diduga Digorok di Cibitung, Polisi Ungkap Identitas Korban

Wanita Tewas Diduga Digorok di Cibitung, Polisi Ungkap Identitas Korban

Polisi mengungkapkan fakta baru di balik penemuan wanita yang tewas bersimbah darah diduga digorok di sebuah rumah wilayah Desa Kertamukti, Cibitung, Bekasi.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT