GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Privilege Jadi Putra ‘Gembong Narkoba’, Anak Freddy Budiman Ceritakan Masa Kejayaan Sang Ayah, Pernah Traktir Satu Angkatan Staycation ke Bali

Menjadi putra gembong narkoba membuat Fikri Budiman sempat mengalami masa kejayaan. Saat sang ayah, Freddy Budiman berjaya Fikri diketahui sempat melakukan
Senin, 19 Juni 2023 - 18:22 WIB
Potret Fikri Budiman bersama Freddy Budiman
Sumber :
  • Tangkapan layar Instagram

“Sampai waktu itu Gue pernah ada momen di mana Gue perpisahan sekolah SMP, satu angkatan Gue bayarin hotel di Bali, satu orang satu kamar,” jelas Fikri Budiman.

Perjalanan Freddy Budiman sebelum vonis mati

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum vonis mati dijatuhkan, diketahui bahwa Freddy Budiman pernah berkali-kali terjerat kasus pengedaran narkoba. Sayangnya, hal tersebut tidak membuat Freddy jera bahkan mencoba mengendalikan peredaran narkoba dari balik jeruji besi.

Kiprah Freddy Budiman di dunia kriminal diketahui telah dimulai sejak 1990-an silam. Saat itu Freddy dikabarkan pernah menjadi seorang bos copet di Surabaya.

Ternyata, Freddy Budiman tidak hanya beraksi di Surabaya, tanah kelahirannya, namun juga melebarkan sayap ke Jakarta. Berbeda dengan di Surabaya, di ibukota, Freddy bukan lagi menjadi seorang pencopet.

Dirinya justru menggeluti bisnis narkotika dan pertama kali ditangkap pada tahun 2009. Kala itu, Freddy kedapatan memiliki 500 gram sabu-sabu dan divonis hukuman penjara selama tiga tahun empat bulan.

Namun penahanan selama tiga tahun lebih tersebut ternyata tidak membuat Freddy Budiman jera. Dirinya lantas tertangkap kembali atas kasus yang sama pada tahun 2011. Kali ini Freddy ditangkap karena memiliki 300 gram heroin, 27 gram sabu, dan 450 gram bahan pembuat ekstasi.

Pada kali kedua ini Freddy Budiman dijatuhi hukuman yang lebih berat yakni 18 tahun penjara. Dirinya ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Cipinang, Jakarta Timur.

Namun penjara seakan hanya menangkap raga Freddy Budiman, tidak dengan pemikirannya. Dirinya diketahui tetap berbisnis narkoba dari balik jeruji besi.

Dalam jumlah yang lebih fantastis, kali ini Freddy Budiman tertangkap basah menyelundupkan 1,4 juta butir pil ekstasi dari Hong Kong ke Indonesia. Kasus penyelundupan ekstasi dari China tersebut merupakan kasus terbesar dalam 10 tahun terakhir di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rencananya ratusan ribu ekstasi tersebut akan disebarkan ke beberapa kota besar di Indonesia. Akibat perbuatannya ini Freddy Budiman lantas diganjar dengan vonis hukuman mati pada 15 Juli 2013 oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Ternyata hukuman mati juga tidak menghentikan ulah Freddy Budiman selama dipenjara. Diketahui dirinya sempat dikabarkan menggelar pesta narkoba dan berkumpul dengan teman wanitanya selama berada di Lapas Cipinang. (Lsn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Doa Sherly Tjoanda untuk Umat Muslim yang Merayakan Idul Adha 2026, Gubernur Malut yang Salurkan 100 ekor Sapi

Doa Sherly Tjoanda untuk Umat Muslim yang Merayakan Idul Adha 2026, Gubernur Malut yang Salurkan 100 ekor Sapi

Di tengah momen hangat dan khidmat Idul Adha 2026, Sherly Tjoanda menyampaikan doa khusus untuk umat muslim yang merayakan.
Timnas Indonesia Dapat Kabar Gembira dari Pengumuman Skuad Piala Dunia 2026, Pascal Struijk Makin Dekat dengan Garuda?

Timnas Indonesia Dapat Kabar Gembira dari Pengumuman Skuad Piala Dunia 2026, Pascal Struijk Makin Dekat dengan Garuda?

Pelatih Timnas Belanda, Ronald Koeman, resmi mengumumkan 26 nama pemain yang dibawa untuk menghadapi Piala Dunia 2026, dan tidak memanggil Pascal Struijk, yang artinya masih mungkin dinaturalisasi Timnas Indonesia.
Daftar Skuad Belanda di Piala Dunia 2026: Ada Anak Patrick Kluivert hingga Kakak Pemain Persib Bandung

Daftar Skuad Belanda di Piala Dunia 2026: Ada Anak Patrick Kluivert hingga Kakak Pemain Persib Bandung

Pelatih Timnas Belanda, Ronald Koeman, resmi mengumumkan daftar 26 pemain yang akan dibawa ke Piala Dunia 2026, dengan sejumlah nama yang familiar dengan suporter Timnas Indonesia dipanggil.
Indonesia Sentil Keras DK PBB soal Palestina, Sugiono: Gaza Jadi Ujian Kepercayaan Dunia

Indonesia Sentil Keras DK PBB soal Palestina, Sugiono: Gaza Jadi Ujian Kepercayaan Dunia

Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan konflik Palestina menjadi ujian besar bagi kredibilitas Perserikatan Bangsa-Bangsa dan sistem multilateralisme internasional.
Baru Sumbang 100 Ekor Sapi, Gubernur Sherly Tjoanda Kini Pastikan Warga Maluku Utara Bisa Berobat Gratis Modal KTP

Baru Sumbang 100 Ekor Sapi, Gubernur Sherly Tjoanda Kini Pastikan Warga Maluku Utara Bisa Berobat Gratis Modal KTP

Baru juga sumbang 100 ekor sapi kurban ke seluruh kab/kota di Maluku Utara, Sherly Tjoanda kini pastikan warga kurang mampu bisa dapat layanan kesehatan gratis.
Panik saat Hendak Disembelih, Sapi Kurban 350 Kilogram Terperosok ke Gorong-Gorong di Pulogadung

Panik saat Hendak Disembelih, Sapi Kurban 350 Kilogram Terperosok ke Gorong-Gorong di Pulogadung

Sudin Gulkarmat Jakarta Timur berhasil mengevakuasi sapi kurban seberat 350 kilogram yang terperosok ke gorong-gorong di Kayu Putih, Pulogadung.

Trending

Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Bek Persib Bandung, Frans Putros memberikan reaksi mengejutkan. Hal itu terjadi setelah ponsel diduga miliknya yang hilang saat pawai juara berhasil ditemukan.
Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati dalam Sebulan: dari Kiai Ashari di Pati hingga Pengasuh Ponpes di Pekalongan

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati dalam Sebulan: dari Kiai Ashari di Pati hingga Pengasuh Ponpes di Pekalongan

Daftar kasus dugaan pencabulan terhadap santriwati pada Mei 2026, mulai dari Kiai Ashari, pengasuh Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati dan KH Abdul Khalim Fadlun, pengasuh Ponpes di Pekalongan.
Belum Debut di Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Dunia, Bersanding dengan Sang Idola

Belum Debut di Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Dunia, Bersanding dengan Sang Idola

Megawati Hangestri kembali mendapat pengakuan dunia meski belum menjalani debut di Hyundai Hillstate. Pevoli asal Jember itu kini masuk jajaran pevoli putri.
Peserta Unggulan Seleksi Paskibraka Sulsel Tersingkir oleh ‘Peserta Titipan’, Dugaan Diskriminasi dan Rasisme Mencuat

Peserta Unggulan Seleksi Paskibraka Sulsel Tersingkir oleh ‘Peserta Titipan’, Dugaan Diskriminasi dan Rasisme Mencuat

Siswi Cathlyn Yvaine Lesmana menjadi sorotan publik setelah digadang-gadang sebagai kandidat kuat delegasi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026
Gubernur Sherly Tjoanda Ungkap Jasa Besar Irjen Waris Agono yang Ubah Wajah Ekonomi Sofifi

Gubernur Sherly Tjoanda Ungkap Jasa Besar Irjen Waris Agono yang Ubah Wajah Ekonomi Sofifi

Estafet kepemimpinan di tubuh Polda Maluku Utara resmi berganti. Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menyambut kedatangan Brigjen Arif Budiman sekaligus melepas Irjen Waris Agono.
Presiden Prabowo Berencana Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara, Wali Kota Bandung Targetkan Kembalikan Kejayaan 2019

Presiden Prabowo Berencana Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara, Wali Kota Bandung Targetkan Kembalikan Kejayaan 2019

Rencana Presiden Prabowo Subianto untuk mengaktifkan kembali Bandara Husein Sastranegara sebagai bandara komersial berskala luas mendapat respons positif dari Pemerintah Kota Bandung. 
Sapi Kurban di Cilandak Masuk Got Usai Mengamuk, Petugas Damkar Turun Tangan

Sapi Kurban di Cilandak Masuk Got Usai Mengamuk, Petugas Damkar Turun Tangan

Seekor sapi kurban di Jalan Haji Djahawir, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, membuat heboh warga setelah mengamuk dan terperosok ke dalam saluran air pada Rabu (27/5) pagi. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT