News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ulta Levenia Ditanya Deddy Corbuzier soal Nyawa Terancam Karena Berani Bicara Vulgar soal Terorisme: Sebenernya Terancam Om ...

Sosok Ulta Levenia Nababan kini menjadi sorotan publik karena membeberkan kisahnya sebagai peneliti terorisme, dan mendatangi sarang teroris dan daerah konflik.
Jumat, 25 Agustus 2023 - 05:01 WIB
Ulta Levenia Nababan saat melakukan kunjungan ke Filipina dan disambut hangat tentara dari kelompok pemberontak Moro Islamic Liberation Front (MILF) di Mindanao.
Sumber :
  • Instagram @leveenia

tvOnenews.com - Sosok Ulta Levenia Nababan kini menjadi perbincangan publik karena membeberkan kisahnya sebagai peneliti terorisme di Podcast Deddy Corbuzier, dan mendatangi sarang teroris dan daerah konflik.

Pasalnya, Ulta Levenia ternyata memiliki profesi yang tak biasa yakni seorang Conflict and Terrorism Research atau Peneliti counter terorisme di beberapa negara. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena pekerjaannya itu pun membuatnya harus berhadapan dengan para teroris. Bahkan Ulta menceritakan dirinya sampai harus masuk ke sarang teroris dan area-area konflik, Deddy Corbuzier sampai tercengang mendengar kisahnya.


Potret Ulta Levenia (Peneliti Terorisme) saat sedang berada di Datu Saudi, Ampatuan Filipina Selatan, tampak para pria bersenjata laras panjang lengkap dengan armor dan bom.

"Banyak orang tidak tahu bahwa Ulta ini adalah peneliti counter terorisme di Filipina Selatan, Afghanistan, dan sampai ke masuk ke grup mereka. Anda nggak takut?," tanya sang mantan Magician itu dikutip dari podcastnya.

Merespons hal itu, Ulta mengaku tidak ada rasa takut dalam dirinya untuk meneliti kegiatan teroris, bahkan dalam situasi menegangkan di mana kepala korban dipenggal di depannya tak membuat dirinya takut.

"Gue nggak mau gegayaan juga tapi emang gak takut, kenapa mesti takut? Lu di rumah aja bisa mati kok," ucap Ulta.

"Anda nggak takut? bentar kita jelasin satu-satu, lu kan perempuan, umur masih 20-an, cantik, Anda bisa dibunuh, bisa dilecehi secara seksual, maaf bisa diperkosa, itu kan resikonya Ada, bisa kepala hilang, dan lu masuk ke sana?" timpali Deddy Corbuzier.

Menurut wanita lulusan Ilmu Politik Universitas Indonesia ini bahwa takdir seseorang sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa. Termasuk juga, takdir soal kematian dan proses meregang nyawa.

Berpegang teguh pada prinsip tersebut, Ulta percaya masuk sarang teroris demi meneliti.

"Jadi gue mikir kalau misalnya mati, nyawa udah ada yang atur lah, ngapain gue pikirin?" ungkapnya.


Ulta Levenia Nababan hadir sebagai tamu di Podcast Close The Door Deddy Corbuzier dan membagikan pekerjaan dan hobinya yang cukup ekstrem bagi pandangan orang awam.

Ulta tetap bertahan dengan jawabannya sebelumnya, dengan yakin takdir sudah ada yang atur, terlebih lagi dengan profesinya sebagai peneliti di bidang terorisme ini bisa bermanfaat bagi masyarakat.

"Tapi, gue melihat orang di rumah bisa mati, dalam mobil bisa mati, jadi misal gua masuk ke Abu Sayyaf, masuk ke Taliban (aman)," terangkan Ulta.

Tampak terkejut, Deddy Corbuzier kembali mengkonfirmasi ucapan Ulta menyoal masuk ke markas terorisme.

"Anda masuk ke Taliban? Anda masuk ke Abu Sayyaf? Gak bisa cari hobi yang lain?" respons Deddy Corbuzier sambil menghela napas panjang.

"Bisa dibilang itu hobi gue, ya ngapain takut, orang gue ngerjain hobi gue kok," ucapnya.

"Nggak pernah dilecehkan di sana?" tanya kembali Deddy.

"Nggak pernah, paling diajak kawin doang, diajak kawinnya sama Abu Sayyaf, itu tantangannya," ujar Ulta.

Abu Sayyaf adalah kelompok teroris separatis atau kelompok militan Islamis yang bermarkas di Filipina Selatan, serta terafiliasi dengan Al-Qaida Asia.

Abu Sayyaf dikenal dengan berbagai aksi-aksi terorismenya seperti pembajakan di laut, penculikan dan penyanderaan guna meminta uang tebusan.

Ulta Levenia pun menerangkan cara dirinya untuk menolak ajakan (kawin) dari Abu Sayyaf.

"Diplomatik aja, diplomatis bilang kalau misalnya, gue ini kan orang Indonesia, gue peneliti, gue profesional," ujarnya.

"Hasil (penelitian) ini apakah diberikan untuk membantu pemerintahan kita juga?" tanya Deddy.

Ia pun mengiyakan ucapan dari Deddy Corbuzier, diakuinya bahwa beberapa penelitiannya berkontribusi untuk pemerintahan Indonesia.

"Dari riset gue itu, kemudian gua membangun jaringan di sana, teman-teman, bersenjata dan kelompok separatis, rebels," ujarnya.

"Dan mereka kan yang punya akses ke kelompok-kelompok lebih hardcore, jadi kalau Filipina Selatan itu ada yang sangat-sangat hardcore, ada yang hardcore saja, ada yang lu bisa jadiin teman," terangkannya.

Wanita berusia 28 tahun ini pun mengaku bahwa membuat jaringan yang menjadikan mereka teman, sehingga punya komunikasi lebih lanjut.

"Karena gua melihat apa yang terjadi di tetangga kita, itu berdampak ke Indonesia," ucapnya.


Ulta Levenia Nababan saat melakukan pekerjaannya sebagai peneliti terorisme di Datu Saudi, Ampatuan, sebuah provinsi di Filipina Selatan yang terkenal memiliki kelompok militan berhubungan erat dengan ISIS.

Salah satu contohnya, Ulta menyebut bahwa penangkapan OPM yang diketahui membeli senjata di Filipina Selatan.

"Waktu gua riset itu, lu bisa nyewa senjata di sana, jadi ada price list-nya gitu," tuturnya.

Kemudian Deddy Corbuzier menanyakan kepada Ulta Levenia soal keamanan terlebih lagi membagikan kisahnya sebagai peneliti terorisme.

"Karena menurut gua, lu ngomong di podcast ini nyawa lu terancam," ujar Deddy Corbuzier.

"Sebenarnya iya om (terancam)," ucapnya seraya tersenyum. 

Sebenarnya lu dipakai (jasa) nggak sih sama pemerintah?" tanya Deddy Corbuzier.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Secara nggak langsung iya," tuturnya. (ind)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Media Vietnam menyebut ada keputusan AFC yang bisa membuat Timnas Indonesia rugi dan gagal lolos ke Piala Dunia U17 2026. Keputusan ini terkait tuan rumah.
Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Media Vietnam menyebut ada keputusan AFC yang bisa membuat Timnas Indonesia rugi dan gagal lolos ke Piala Dunia U17 2026. Keputusan ini terkait tuan rumah.
Kementerian Energi Arab Saudi: Aktivitas Operasional Terhenti di Beberapa Fasilitas Energi di Kerajaan, Akibat Serangan Baru-baru Ini

Kementerian Energi Arab Saudi: Aktivitas Operasional Terhenti di Beberapa Fasilitas Energi di Kerajaan, Akibat Serangan Baru-baru Ini

Kementerian Energi menyatakan bahwa fasilitas energi penting di Arab Saudi baru-baru ini telah menjadi sasaran beberapa serangan, termasuk fasilitas produksi, transportasi, dan penyulingan minyak dan gas.
73 Negara Bersatu Desak Keselamatan dan Keamanan Pasukan Perdamaian di Lebanon

73 Negara Bersatu Desak Keselamatan dan Keamanan Pasukan Perdamaian di Lebanon

Indonesia mengambil peran sentral dalam merespons eskalasi konflik di Lebanon yang mengancam keselamatan pasukan penjaga perdamaian dunia.
Proyek Regenerasi Inter Milan: Marco Palestra Dibidik Jadi Suksesor Jangka Panjang Denzel Dumfries

Proyek Regenerasi Inter Milan: Marco Palestra Dibidik Jadi Suksesor Jangka Panjang Denzel Dumfries

Inter Milan mulai menyiapkan langkah besar untuk merombak sektor sayap mereka menjelang bursa transfer musim panas. Nama Marco Palestra muncul sebagai opsi.
Masinis dan Petugas KAI Gagalkan Upaya Percobaan Bunuh Diri di Jalur KA Kertosono Nganjuk

Masinis dan Petugas KAI Gagalkan Upaya Percobaan Bunuh Diri di Jalur KA Kertosono Nganjuk

Aksi sigap masinis dan petugas PT KAI berhasil menggagalkan aksi percobaan bunuh diri seorang perempuan di jalur rel kawasan Kertosono, pada Kamis (9/4/2026).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT