News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Film Anak "Penangkap Hantu", Fantasi Tanpa Bumbu Horor

Sekilas melihat judul film besutan Jose Poernomo ini memunculkan anggapan unsur atau genre horor yang bakal dominan ditampilkan dalam "Petualangan Anak Penangkap Hantu", mengingat pemilihan kata "hantu" disematkan.
Senin, 15 Januari 2024 - 22:48 WIB
Salah Satu Cuplikan dalam "Petualangan Anak Penangkap Hantu"
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Sekilas melihat judul film besutan Jose Poernomo ini memunculkan anggapan unsur atau genre horor yang bakal dominan ditampilkan dalam "Petualangan Anak Penangkap Hantu", mengingat pemilihan kata "hantu" disematkan.

Apalagi, Jose sendiri dikenal dengan sejumlah karya horornya yang ditujukan pada mereka yang sudah berusia 14 tahun ke atas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, bukannya horor melainkan fantasi anak berbalut petualangan yang ternyata lebih ditonjolkan di sini, sehingga menjadi lampu hijau bagi penonton anak di bawah usia 14 tahun sekaligus pelipur dahaga bagi orangtua yang merindukan hadirnya film anak khususnya berbahasa Indonesia.

Hanya saja, suasana menegangkan tetap dihadirkan dalam beberapa adegan, termasuk di bagian awal cerita. Walau begitu, bumbu-bumbu komedi ditambahkan baik itu dari dialog antar pemeran maupun tingkah mereka.

Kisah bermula dari seorang mahasiswi bernama Gita (diperankan Adinda Thomas) yang meminta bantuan kelompok Anak Penangkap Hantu (APH) beranggorakan Rafi (diperankan Muzakki Ramdhan), Zidan (diperankan Muhammad Adhiyat) dan Chacha (diperankan Giselle Tambunan), untuk menyelesaikan masalah warga di desanya, Segoro Muncar.

Gita menceritakan teror hantu hutan yang menculik beberapa warga dan kondisi desa dilanda musibah kekeringan sejak lama. 

Kiprah kelompok Anak Penangkap Hantu ini sudah diketahui GIta yang menempuh pendidikan tinggi di Jakarta. Dia menemukan laman media sosial kelompok ini dan menghubungi mereka, menyiratkan cara berkomunikasi anak kekinian.

Sempat dilanda ragu, tiga sekawan ini akhirnya mengiyakan permintaan Gita. Dibekali peralatan berteknologi canggih seperti thermal camera dan GPS trackker, mereka bertolak menuju desa tempat Gita berada, ditemani pengemudi sekaligus sosok serba bisa bernama Bang Dul (Andy Boim)

Sesampainya di sana, mereka disambut warga desa setempat mulai dari ayah Gita (diperankan Nugie), Kepala Desa (diperankan Arry Febriansyah), orang kaya di desa namun dikenal dermawan, Pak Tajir (diperankan Agus Wibowo).

Pakar spiritual desa Wak Bomoh (Sujiwo Tejo) juga ikut menyambut kelompok Anak Penangkap Hantu, melalui caranya sendiri.

Perlahan tapi pasti, tim APH memulai investigasi seperti dalam film dengan tokoh utama detektif pada umumnya. Mereka mengombinasikan rasa ingin tahu, nalar, takut dan sikap skeptis.

Investigasi membawa mereka pada tokoh Pak Cho (diperankan Verdi Solaiman) dan perannya dalam cerita. Namun, belum sempat mengetahui lebih banyak dan berbuat sesuatu, mereka mendapat gangguan mistis yang menakutkan dari sesosok makhluk hitam melayang dengan kedua cakar panjang.

Tim APH juga mendapatkan penolakan dari Wak Bomoh dan pengikutnya serta sebagian warga. Investigasi pun mandek dan tim dipaksa pulang ke tempat asal mereka.

Rasa sedih dan kecewa melanda tim APH. Tapi ini bukan akhir. Suatu pencetus membuat mereka bangkit dan melanjutkan investigasi hingga menemukan akar masalah.

Isi Kekosongan dan Fantasi

Hadirnya "Petualangan Anak Penangkap Hantu" mungkin bisa menjadi upaya mengisi kekosongan film anak-anak buatan sineas tanah air seperti yang dikatakan Jose Poernomo dalam konferensi pers, Jumat (12/1/2024).

Bila diingat, sejumlah judul film anak populer yang menghiasi bioskop Indonesia dan dirilis tahun 2000-an misalnya, masih dapat dihitung jari sebut saja "Petualangan Sherina" (2000), "Denias, Senandung di Atas Awan" (2006), "Laskar Pelangi" (2008), "Garuda di Dadaku" (2009), "Kulari ke Pantai" (2018) dan "Keluarga Cemara" (2019).

Inilah yang kemudian membuat Direktur MNC Pictures Filriady Kusmara percaya diri menghadirkan film "Petualangan Anak Penangkap Hantu", selain menurut dia pasar bioskop Indonesia tahun 2023 semakin baik dan ini terlihat dari beragamnya genre yang dihadirkan.

Selain mengisi kekosongan, anak-anak yang dikenal menyukai hal-hal bersifat imajinatif sehingga memiliki banyak fantasi juga difasilitasi melalui film ini. Anak-anak melalui tokoh Rafi, Zidan dan Chacha dibebaskan untuk berfantasi, sembari mengeksplorasi pikiran dan nalar. Mereka juga dipercaya untuk mencari solusi terhadap permasalahan orang dewasa, yang sebenarnya cenderung jarang terjadi di dunia nyata.

Bagi sebagian penonton dewasa, anak di bahwa usia 15 tahun, ada sejumlah adegan semisal anak mengendarai paralayang seorang diri dan memanjat tebing belasan meter tanpa bantuan profesional seperti dalam adegan dalam film juga dirasa mustahil.

Belum lagi tentang hal berbau supranatural yang mereka coba pecahkan. Anak-anak pada umumnya mungkin akan lari ketakutan bertemu makhluk menyeramkan, namun tim APH bertindak sebaliknya. Berbeda dari orang dewasa, hal-hal demikian bukan hal mustahil dalam fantasi anak.

Berbicara tentang fantasi, psikolog klinis asal Swiss Jean Piaget menegaskan bahwa pikiran anak-anak bukan sekadar versi muda dari pikiran orang dewasa tetapi merupakan sesuatu yang jauh lebih alami dan berkembang seiring pertumbuhan anak dan interaksi dengan lingkungan di sekitarnya.

Piaget meyakini cara terbaik mengembangkan pemikiran mereka yakni dengan mendorong untuk membangkitkan rasa ingin tahunya melalui eksplorasi, eksperimen, dan permainan fantasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, bagi orang dewasa, "Petualangan Anak Penangkap Hantu" dapat menjadi semacam momen untuk mengingat kembali fantasi apa saja yang pernah terpikirkan semasa kecil mereka, tentu kalau mampu mengingatnya.

Di sisi lain, salah lagu tema berjudul "Taklukan Takut" yang dinyanyikan penyanyi jebolan Indonesian Idol Nuca bersama Pamela Ghaniya ikut menemani penonton selama menyaksikan film keluaran MNC Pictures dan siap dirilis 18 Januari mendatang itu. (ant)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3 Shio Beruntung Soal Karier Besok 30 September 2026

3 Shio Beruntung Soal Karier Besok 30 September 2026

3 shio diprediksi beruntung soal karier besok 30 September 2026. Ada peluang menunjukkan kemampuan, mendapat kepercayaan baru, hingga menemukan kesempatan menarik.
Timnas Indonesia Mati Kutu usai Thom Haye Dikartu Merah, John Herdman Siapkan Perubahan Lawan Bangladesh

Timnas Indonesia Mati Kutu usai Thom Haye Dikartu Merah, John Herdman Siapkan Perubahan Lawan Bangladesh

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menemukan pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi jelang menghadapi Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026.
Viral! Guru Laki-laki di Subang Diduga Rekam Bagian Rok Siswi saat Ambil Ijazah

Viral! Guru Laki-laki di Subang Diduga Rekam Bagian Rok Siswi saat Ambil Ijazah

Sebuah video viral di Instagram menunjukkan aksi tidak senonoh guru laki-laki di salah satu SMP di Subang yang diduga kedapatan merekam bagian rok dari siswinya
Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia gagal menang atas Malaysia, tetapi kokohnya pertahanan Garuda membuat Tan Cheng Hoe terpukau hingga melontarkan pujian usai laga.
Saingi Timnas Indonesia untuk Tiket ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Malaysia Mengeluh Jelang Hadapi Singapura

Saingi Timnas Indonesia untuk Tiket ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Malaysia Mengeluh Jelang Hadapi Singapura

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengeluhkan keputusan untuk pertandingan melawan Singapura. Mereka berada dalam posisi diunggulkan ketimbang Timnas Indonesia dalam perebutan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
Link Live Streaming Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Mulai Pagi Ini, Amri/Nita dan Leo/Daniel Siap Rebut Medali Emas

Link Live Streaming Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Mulai Pagi Ini, Amri/Nita dan Leo/Daniel Siap Rebut Medali Emas

Link live streaming final bulu tangkis Asian Games 2026, di mana dua wakil Merah Putih akan tampil memperebutkan medali emas. Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin sama-sama menghadapi pasangan China.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia gagal menang atas Malaysia, tetapi kokohnya pertahanan Garuda membuat Tan Cheng Hoe terpukau hingga melontarkan pujian usai laga.
Saingi Timnas Indonesia untuk Tiket ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Malaysia Mengeluh Jelang Hadapi Singapura

Saingi Timnas Indonesia untuk Tiket ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Malaysia Mengeluh Jelang Hadapi Singapura

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengeluhkan keputusan untuk pertandingan melawan Singapura. Mereka berada dalam posisi diunggulkan ketimbang Timnas Indonesia dalam perebutan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT