News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pantas Saja Banyak Sekali Janda Muda di Indramayu, Lucky Hakim Ungkap Kejadian Sebenarnya, Tak Disangka Ternyata karena...

Lucky Hakim ungkap kejadian sebenarnya yang jadi penyebab Kabupaten Indramayu miliki banyak sekali janda muda, tingkat perceraian tinggi ternyata karena...
Selasa, 26 Maret 2024 - 13:38 WIB
Lucky Hakim.
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Macan Idealis

tvOnenews.com - Mantan Wakil Bupati Indramayu, Lucky Hakim mengungkap kejadian yang terjadi di Kabupaten Indramayu hingga disebut-sebut memiliki banyak janda muda.

Indramayu merupakan salah satu daerah kabupaten yang ada di Provinsi Jawa Barat. Sedangkan Lucky Hakim menjabat sebagai Wakil Bupati Indramayu periode 2021-2024, namun memutuskan untuk mundur karena maju di Pileg DPRD Jabar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam sebuah kesempatan, mantan aktor tersebut membongkar kebiasaan buruk yang biasa dilakukan oleh orang Indramayu hingga menyebabkan tingkat pendidikan dan perceraiannya tinggi.


Lucky Hakim ungkap penyebab tingkat perceraian Indramayu tinggi. Sumber: YouTube Macan Idealis

Lucky mengatakan, tingkat perceraian di kabupaten yang pernah dipimpinnya itu cukup tinggi, mencapai 7700 tahun 2022 atau sekitar 600-700 setiap bulannya.

"Ada 7700 tahun 2022 itu, jadi rata-rata satu bulan ada 600 sampai 700 janda muda di Indramayu tiap bulan itu, dipukul rata," ungkap Lucky Hakim, dikutip dari kanal YouTube Macan Idealis.

Tak hanya itu, Lucku juga menyebut ada sekitar 500 pernikahan dini di Indramayu, yang dilakukan oleh anak di bawah usia 17 tahun.

"Ada 500an pernikahan dini setiap tahun, di bawah usia 17 tahun," ucapnya.

Selain angka pernikahan dan perceraiannya yang tinggi, tingkat pendidikan di Indramayu juga tergolong rendah di Jawa Barat. 

"Indramayu merupakan salah satu kabupaten yang pendidikannya terendah di Jawa Barat. Jadi angka lama belajar sekolah itu di bawah 12 tahun, rata-rata nggak lulus SMP lah di Indramayu." ujar Lucky Hakim.

Menurut Lucky, hal itu menyebabkan perekonomian di Indramayu yang terbatas, sebab para petani mengelola pertaniannya dengan dengan cara tradisional dan hanya mengandalkan 'yang penting bisa makan'.

"Dengan begitu, pertaniannya dikelola dengan tradisional, sehingga, kalau saya tanya ke petani untung berapa, jawabnya yang penting balik modal kita bisa makan," kata Lucky Hakim.

Tak hanya itu, terdapat pula fenomena yang terjadi di masyarakat, di mana kerja di luar negeri atau di luar kota menjadi trend masif.

"Banyaknya Indramayu itu dikirim untuk bekerja di laur negeri, banyak TKI, TKW, di Jakarta juga banyak. Itu menjadi salah satu trend yang masif," kata Lucky.

Pria kelahiran 12 Januari 1978 itu juga mengungkap banyaknya anak perempuan usia sekitar 14 tahun yang sudah menikah karena ingin terbebas dari tanggungan orang tua.

"Pokoknya kalau punya anak perempuan yang umurnya udah 13-14 tahun banyak yang sengaja menikah dengan cepat supaya terbebas dari tanggung jawab orang tua," ungkap Lucky.

Lucky mengungkap, banyak anak yang sengaja berhubungan seks di luar nikah agar mendapat dispensasi menikah di mata hukum.

Setelah menikah dan memiliki anak, banyak yang bercerai dan anak-anaknya dititipkan kepada nenek kakeknya. Sementara, orang tuanya akan bekerja merantau ke luar negeri atau ke luar kota.

"Banyak pernikahan usia dini itu awalnya pacaran, sengaja melakukan hubungan seks di luar nikah supaya hamil. Ketika hamil maka di departemen agama harus memberikan dispensasi untuk dinikahkan," ujar Lucky Hakim.

"Bekerja di luar negeri, di luar kota nggak boleh karena masih di bawah umur. Jadi sengaja melakukan hubungan dengan pacarnya agar hamil dan bisa menikah. Setelah menikah dan punya anak, anaknya dititipkan ke orang tuanya, dianya pergi ke luar negeri, ke luar kota. Bisa kerja," sambungnya.

Lebih lanjut, Lucky mengatakan kemudian anak-anak yang bekerja di luar negeri atau luar kota tersebut mengirim uang kepada orang tua di kampung, yang digunakan untuk membangun rumah atau yang lainnya.

Hal itu membuat para tetangga atau anak-anak yang ingin melakukan hal yang sama, karena menganggap mereka yang bekerja di luar negeri atau luar kota sukses.

"Pas orang tuanya dikirimin uang, tetangganya lihat karena rumahnya sudah bagus. Jadi anaknya mau dikirim juga," kata Lucky Hakim.

Lucky juga menyampaikan bahwa menjadi tugas bupati ke depannya untuk memberikan lapangan pekerjaan di Indramayu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Inilah tugas Bupati ke depannya untuk memberikan lapangan pekerjaan yang banyak di Indramayu sehingga tidak usah kerja di Jakarta atau tempat lain," ujar Lucky Hakim.

(Gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemkot Depok Haramkan ASN 'Live' di Sosmed Selama Bekerja, Ini Alasannya

Pemkot Depok Haramkan ASN 'Live' di Sosmed Selama Bekerja, Ini Alasannya

Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok kini harus lebih berhati-hati dalam bermain media sosial. 
Tragedi Bom Perang Dunia II Meledak di Biak Papua: Lima Warga Tewas, Tiga Orang Masih Dalam Pencarian

Tragedi Bom Perang Dunia II Meledak di Biak Papua: Lima Warga Tewas, Tiga Orang Masih Dalam Pencarian

Sebuah ledakan hebat yang bersumber dari bom peninggalan Perang Dunia II mengguncang kawasan Komplek Perikanan Biak, Papua, pada Minggu (31/5) sekitar pukul 14.45 WIT. 
Libur Panjang Hari Raya Waisak 2026: Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 30 Persen

Libur Panjang Hari Raya Waisak 2026: Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 30 Persen

Tren kenaikan volume kendaraan terjadi di Tol Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ) menjelang periode libur Hari Raya Waisak dan Hari Lahir Pancasila. 
Peringati Hari Waisak, Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Jinakkan Ego

Peringati Hari Waisak, Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Jinakkan Ego

Menteri Agama (Menag) RI, Nasaruddin Umar mengajak seluruh umat beragama untuk mengendalikan ego demi mewujudkan kedamaian, baik dalam kehidupan pribadi maupun di tingkat global.
Santer Disebut Dalam Sidang Dakwaan, KPK Diminta Segera Periksa Djaka Budhi

Santer Disebut Dalam Sidang Dakwaan, KPK Diminta Segera Periksa Djaka Budhi

Nama Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama santer disebut dalam sidang dakwaan dugaan suap pengurusan barang impor dengan terdakwa pemilik PT Blueray Cargo John Field, Manajer Operasional Blueray Cargo Dedi Kurniawan, dan Ketua Tim dokumen Importasi Blueray Cargo Andri.
Cemburu Berujung Maut: Aksi Kejam Suami Siksa Istri Hingga Tewas, Sempat Sisir Rambut dan Peluk Jasad Korban

Cemburu Berujung Maut: Aksi Kejam Suami Siksa Istri Hingga Tewas, Sempat Sisir Rambut dan Peluk Jasad Korban

Sebuah tragedi rumah tangga yang memilukan terjadi di Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Pria berinisial IN (28) tega menganiaya istrinya sendiri, AN (24), hingga tewas.

Trending

Tetapkan 23 Skuad Final, Ini Daftar 22 Pemain yang Dicoret John Herdman Demi Masukkan Mathew Baker dari Skuad 

Tetapkan 23 Skuad Final, Ini Daftar 22 Pemain yang Dicoret John Herdman Demi Masukkan Mathew Baker dari Skuad 

Dari daftar mahal tersebut, ada nama Mathew Baker, pemain Timnas Indonesia U-19 yang dipromosikan ke tim senior. 
Santer Disebut Dalam Sidang Dakwaan, KPK Diminta Segera Periksa Djaka Budhi

Santer Disebut Dalam Sidang Dakwaan, KPK Diminta Segera Periksa Djaka Budhi

Nama Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama santer disebut dalam sidang dakwaan dugaan suap pengurusan barang impor dengan terdakwa pemilik PT Blueray Cargo John Field, Manajer Operasional Blueray Cargo Dedi Kurniawan, dan Ketua Tim dokumen Importasi Blueray Cargo Andri.
Kasus Wedding Organizer Marwah: Polisi Selidiki Dugaan Uang Korban Dipakai untuk Aset Pribadi

Kasus Wedding Organizer Marwah: Polisi Selidiki Dugaan Uang Korban Dipakai untuk Aset Pribadi

Penyidik Polres Metro Jakarta Timur saat ini tengah memfokuskan penyelidikan pada aliran dana para korban penipuan yang dilakukan oleh penyelenggara pernikahan atau wedding organizer (WO) Marwah. 
Peringati Hari Waisak, Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Jinakkan Ego

Peringati Hari Waisak, Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Jinakkan Ego

Menteri Agama (Menag) RI, Nasaruddin Umar mengajak seluruh umat beragama untuk mengendalikan ego demi mewujudkan kedamaian, baik dalam kehidupan pribadi maupun di tingkat global.
Tragedi Bom Perang Dunia II Meledak di Biak Papua: Lima Warga Tewas, Tiga Orang Masih Dalam Pencarian

Tragedi Bom Perang Dunia II Meledak di Biak Papua: Lima Warga Tewas, Tiga Orang Masih Dalam Pencarian

Sebuah ledakan hebat yang bersumber dari bom peninggalan Perang Dunia II mengguncang kawasan Komplek Perikanan Biak, Papua, pada Minggu (31/5) sekitar pukul 14.45 WIT. 
Libur Panjang Hari Raya Waisak 2026: Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 30 Persen

Libur Panjang Hari Raya Waisak 2026: Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 30 Persen

Tren kenaikan volume kendaraan terjadi di Tol Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ) menjelang periode libur Hari Raya Waisak dan Hari Lahir Pancasila. 
Cemburu Berujung Maut: Aksi Kejam Suami Siksa Istri Hingga Tewas, Sempat Sisir Rambut dan Peluk Jasad Korban

Cemburu Berujung Maut: Aksi Kejam Suami Siksa Istri Hingga Tewas, Sempat Sisir Rambut dan Peluk Jasad Korban

Sebuah tragedi rumah tangga yang memilukan terjadi di Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Pria berinisial IN (28) tega menganiaya istrinya sendiri, AN (24), hingga tewas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT