Masih Keturunan Nabi, Kebiasaan Habib Bahar bin Smith Merokok jadi Sorotan, Akui Rasulullah SAW Benci dan Tidak Mau…
- YouTube
tvOnenews.com - Habib Bahar bin Smith dikenal sebagai salah satu pendakwah di Indonesia. Ia berasal dari Manado dan keluarganya memiliki keturunan Arab Hadhrami golongan Alawiyyah bermarga Aal bin Sumaith.
Ayah Bahar bernama Sayyid Ali bin Alwi bin Smith dan ibunya adalah Isnawati Ali. Habib Bahar merupakan anak sulung dari tujuh bersaudara.
Kakek dari ayah Bahar berasal dari Yaman, bernama Habib Abdurrahman. Dia termasuk orang yang menyebarkan agama Islam.
"Jadi, kakek dari ayah saya bernama Habib Abdurrahman. Beliau datang dari Yaman untuk menyebarkan Islam di daerah, Manganitu, Sanger. Habib Abdurrahman kemudian menikah dengan anak Raja Manganitu," kata Habib Bahar.
"Jadi, Habib Alwi menamakan anaknya dengan nama ayahnya (Habib Abdurrahman) kebiasaan kita para habib," jelasnya.
Selain itu, Habib Bahar juga memiliki darah Buton yang berasal dari garis keturunan ibunya. Habib Bahar dikenal sebagai pribadi yang berani, ia bahkan kerap membuat sejumlah kontroversi yang membuatnya harus keluar masuk penjara.
Disisi lain, berdasarkan asal usul keluarga Habib Bahar, ia masih keturunan Nabi Muhammad SAW. Meski berasal dari keturunan yang tak sembarangan, namun Habib Bahar identik dengan kontroversinya dan gaya nyentrik. Bahkan ia memiliki kebiasaan merokok yang pernah jadi sorotan.
Perihal kebiasaan merokoknya itu, Habib Bahar bin Smith memberi penjelasan dan harapannya sebelum meninggal dunia.
“Rokok itu adalah hal yang paling dibenci oleh Nabi Muhammad SAW. Walaupun saya perokok, saya perokok kuat sampai sekarang ini, nggak betah kalau nggak ngerokok,” kata Habib Bahar bin Smith dalam wawancaranya bersama Refly Harun.
Habib Bahar bin Smith Akui Belum Pernah Mimpi Bertemu Rasulullah SAW karena Rokok
Pimpinan Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin itu mengaku selama ini belum pernah mimpi bertemu Rasulullah SAW. Sekali pun nasab keturunannya bersambung dengan Rasulullah SAW.
"Nggak pernah, karena rokok," kata Habib Bahar.
Habib Bahar mengaku dirinya sebagai perokok berat, padahal rokok paling dibenci Nabi Muhammad SAW. Dalam kitab Al Mawahib dikisahkan Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi, pengarang Maulid Simtuduror.
Load more