News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mantan Pengusaha Ini Sudah 26 Tahun Pilih Tinggal di Tengah Hutan Subang, Tinggalkan Kehidupan Mewah dan Modern, tapi Bisa Kuliahkan Anak

Mantan pengusaha ini sudah 26 tahun tinggal di tengah hutan Subang, tinggalkan kehidupan mewah dan modern, tapi bisa kuliahkan anak-anaknya, begini kisahnya.
Rabu, 8 Mei 2024 - 19:25 WIB
Pengusaha kaya pilih tinggal di tengah hutan Subang
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Alman Mulyana

tvOnenews.com - Mantan pengusaha sudah 26 tahun pilih tinggal di tengah hutan Subang, tinggalkan kehidupan mewah dan modern.

Di zaman modern seperti sekarang, ternyata ada orang yang memilih untuk tinggal di tengah hutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Suami istri yang dipanggil Bapak Aas dan Ibu Aas, memilih meninggalkan hiruk pikuk perkotaan dan hidup di tengah hutan kawasan Subang. 


Sosok Ibu Aas, yang pilih tinggal di tengah hutan puluhan tahun. Sumber: YouTube Alman Mulyana

Diketahui, Bapak Aas dan Ibu Aas menikah pada tahun 1993 silam. 

Keduanya kemudian memilih tinggal di Camp Rimbawan Leuweung Awi Subang sejak tahun 1998.

Dilansir dari kanal YouTube Alman Mulyana, Ibu Aas mengaku tujuan utamanya tinggal di tengah hutan adalah untuk hijrah dan mencari kedamaian. 

Pasutri tersebut memiliki tiga orang anak yang sudah dewasa. 

Meski tinggal di tengah hutan, mereka tidak mengesampingkan soal pendidikan. 

Mereka bisa mendukung pendidikan anak-anak mereka hingga sampai di bangku kuliah. 

Tak heran, pasutri tersebut ternyata juga lulusan sarjana. Bapak Aas diketahui lulusan kehutanan. 

Ketika anak-anak masih kecil, mereka pernah memiliki TV di rumahnya. Tapi, hal itu membuat anak-anak kecanduan dan mengabaikan waktu shalat.


Bangunan rumah panggung dari bambu. Sumber: YouTube Alman Mulyana

Rumah yang mereka tempati berupa rumah panggung yang terbuat dari bambu. 

Menariknya, bangunan rumah dari bambu tersebut dibangun menggunakan tangan sendiri. 

Listriknya masih menggunakan tenaga listrik tenaga surya.

Berada di tengah hutan, tak heran suasana terasa sejuk dan dingin. 

Terlebih, di depan rumah mereka terdapat kolam dan suara gemercik air yang menambah kesejukan. 


Pembangkit listrik tenaga surya. Sumber: YouTube Alman Mulyana

Selain itu, rumah mereka bak istana di tengah hutan, terdapat pohon-pohon bambu, pohon jeruk, hingga pohon buah markisa. 

Diketahui, Bapak dan Ibu Aas pernah menjalankan ibadah haji dan umroh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awalnya, mereka menanam tanaman pohon keras, namun selalu ditebang oleh orang tak bertanggung jawab. 

Oleh karena itu, sejak dulu hingga kini pasutri tersebut menanam pohon Bambu.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Persebaya Surabaya: Tekanan Ada di Persija Jakarta, Mereka Belum Menang 3 Pertandingan!

Pelatih Persebaya Surabaya: Tekanan Ada di Persija Jakarta, Mereka Belum Menang 3 Pertandingan!

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menyebut jika Persija Jakarta memiliki tekanan sangat besar jelang menghadapi skuad asuhannya.
Diduga Perawat Lalai, RSHS Bandung Minta Maaf ke Nina Saleha Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya

Diduga Perawat Lalai, RSHS Bandung Minta Maaf ke Nina Saleha Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya

RSHS Bandung menyampaikan permohonan maafnya kepada Nina Saleha ibu yang nyaris kehilangan anaknya.
Wamendagri Ribka Dorong Sinkronisasi Percepatan Pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan Papua Pegunungan

Wamendagri Ribka Dorong Sinkronisasi Percepatan Pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan Papua Pegunungan

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan pentingnya percepatan pembangunan kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Pegunungan melalui penguatan koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah (Pemda).
Menkeu Purbaya Sebut Rp11,4 Triliun Hasil Sikat Hutan Ilegal Bisa Tambal Defisit hingga Biayai LPDP

Menkeu Purbaya Sebut Rp11,4 Triliun Hasil Sikat Hutan Ilegal Bisa Tambal Defisit hingga Biayai LPDP

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa aliran dana hasil penguasaan kembali kawasan hutan berpotensi digunakan untuk memperkuat fiskal.
Hasil Kejuaraan Asia 2026: Belum Mampu Atasi Unggulan Pertama, Devin/Faathir Terhenti di Perempat Final

Hasil Kejuaraan Asia 2026: Belum Mampu Atasi Unggulan Pertama, Devin/Faathir Terhenti di Perempat Final

Devin/Faathir gagal melewati hadangan unggulan pertama asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae di perempat final Kejuaraan Asia 2026
Bandung Zoo Jalani Pemeriksaan Kesehatan Satwa Bersama Vantara India, Pemkot Bandung Targetkan Standar Animal Welfare Internasional

Bandung Zoo Jalani Pemeriksaan Kesehatan Satwa Bersama Vantara India, Pemkot Bandung Targetkan Standar Animal Welfare Internasional

Kegiatan ini berlangsung pada 10-11 April 2026 sebagai bagian dari upaya memastikan kondisi kesehatan satwa di Bandung Zoo sekaligus meningkatkan standar pengelolaan satwa sesuai praktik terbaik internasional.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT