GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Respons Menohok Prof. Menachem Ali soal Nasab Ba'alawi, Menurutnya Habib di Indonesia Itu keturunan ...

Pakar Filologi, Prof. Menachem Ali ikut berkomentar polemik nasab Ba'alawi atau garis keturunan habib di Indonesia, menanggapi pernyataan KH Imaduddin Utsman.
Senin, 1 Juli 2024 - 14:00 WIB
Pakar Filologi, Prof. Menachem Ali ikut berkomentar terkait polemik nasab Ba'alawi atau garis keturunan habib di Indonesia.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Pakar Filologi, Prof. Menachem Ali ikut berkomentar terkait polemik nasab Ba'alawi atau garis keturunan habib di Indonesia, ia menanggapi pernyataan KH Imaduddin Utsman al-Bantani.

Polemik nasab Ba'alawi menjadi bahan perbincangan publik beberapa waktu belakangan ini, berawal dari Raja Dangdut Rhoma Irama yang mengaku heran lantaran seorang Habib ceramah di depan jemaah mengajarkan maksiat dalam Islam tidak apa-apa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, hal ini menjadi ramai diperbincangkan ketika Habib Bahar bin Smith dengan berapi-api menanggapi pernyataan dari Rhoma Irama.

Rhoma Irama
Rhoma Irama dan Habib Bahar bin Smith. 

Ba'alawi atau Bani Alawi (keturunan Alawi) adalah nama keluarga bagi mereka yang memiliki nasab jalur laki-laki kepada Alawi bin Ubaidillah.

Sebelumnya, ulama muda NU, KH Imaduddin Utsman al-Bantani mengungkapkan soal penelitiannya tentang nasab Nabi Muhammad SAW dan keturunannya dari Fatimah, Husein, Ali Zainal Abidin sampai ke Ahmad bin Isa.

Imaduddin utsman berpandangan bahwa dirinya tidak menemukan tokoh bernama Ubaydillah yang disebut kelompok Ba'alawi sebagai anak dari Ahmad bin Isa, sekaligus tokoh yang diklaim sebagai leluhur para Habib di Indonesia.

Dia mengaku bahwa untuk meneliti nasab, kita pertama harus mengetahui contoh dari silsilah nasab itu.

KH Imaduddin Utsman al-Bantani mencari di internet, siapa dari nasab Ba'alawi ini silsilahnya ada di internet, kemudian didapatkannya dua silsilah yaitu silsilah Habib Rizieq Shihab dan silsilah Habib Bahar bin smith.

"Kemudian saya urutkan, dari mulai dirinya sampai ke Rasulullah Muhammad shallallahu alaihi wasallam, kemudian dari dua silsilah yang ada itu menurut saya silsilah yang satunya itu bermasalah dari urutan," paparnya dilansir Youtube Rhoma Irama Official.

Menurutnya, silsilah yang dianggapnya lebih masuk akal setelah meneliti dari Rasulullah SAW, apakah betul beliau mempunyai anak Siti Fatimah, mana dalilnya, dan dicari sendiri.

"Saya cari sendiri, ada, apakah betul Fatimah Radhiyallahu anha ini mempunyai anak sayyidina Husain? cari terus sampai Ahmad bin Isa, semuanya Shahih mereka adalah sebagai keturunan Baginda Rasulullah Muhammad shallallahu alaihi wasallam," terangnya.

Kyai Imad mengatakan bahwa Ahmad bin Isa ini wafat 345 Hijriah berarti beliau adalah beliau adalah orang yang hidup di abad ke-4.

"Dari situ saya mencari kitab-kitab yang ada di abad keempat, kitab-kitab sejarah itu sudah ada di abad keempat, namun yang khusus menerangkan apakah Ahmad bin Isa ini punya anak ini belum ada," jelasnya.

"Kemudian saya cari di abad ke-5 baru ada, kitab yang menerangkan tentang siapa itu Ahmad bin Isa, dan berapa saja anaknya, ada kitab tahdzibul nasab  karya alubadili, ada kita Almajdi karya al-umari," terangnya.

KH Imaduddin Utsman
 KH Imaduddin Utsman al-Bantani tegaskan nasab Habib itu tidak ada. 

KH Imaduddin Utsman menyamapaikan bahwa sampai akhirnya di abak ke-10, baru lah ada nama-nama yang disebut oleh klan Habaib ini sebagai nama leluhur mereka.

"Dari abad ke-4, 5, 6, 7, 8 ini sudah diterangkan bahwa namanya Ahmad bin Isa hanya mempunyai anak tiga, Muhammad, Ali, dan Husain," tuturnya.

"Tidak ada anak dari Ahmad bin Isa yang bernama Ubaid, Ubaidillah. atau Abdullah, tidak ada," paparnya.

Prof. Menachem Ali respons soal Nasab Habib di Indonesia

Pakar Filologi, Prof. Menachem Ali menanggapi soal polemik Nasab Ba'alawi atau disebut sebagai keturunan Nabi Muhammad di Indonesia, dia berpandangan bahwa pernyataan dari Imaduddin Utsman tidak sepenuhnya keliru soal Habib.

Hal ini karena menurutnya, tidak pernah ditemukan manuskrip eksternal (selain yang dimiliki oleh kelompok Ba'alawi) yang berkisah tokoh bernama Ubaydillah anak Ahmad bin Isa.

“Jika saya ditanya apakah dokumen mengenai tokoh yang bernama Ubaydillah itu eksis pada zaman (Ahmad bin Isa), maka saya bilang tidak ada,” ujar Menachem Ali dilansir YouTube Rhoma Irama Official.

Prof. Menachem Ali mengatakan bahwa tidak ada ditemukan manuskrip yang menjelaskan tokoh bernama Ubaydillah, terhitung dari abad keempat, kelima, keenam, ketujuh dan kedelapan.

"Tokoh Ubaydillah baru eksis manuskrip di abad kesembilan hijriah. Jadi selama lebih dari 500 tahun dokumen (manuskrip menceritakan tokoh Ubaydillah) tidak ada," terangnya.

Sosok pendiri Institute Syrian Christians Study (ISCS) yang kini memeluk Agama Islam itu menjelaskan bahwa manuskrip pada abad kesembilan Hijriah tidak dapat diakui, karena ditulis oleh tokoh internal kelompok Ba'alawi.

“Masalahnya ada tidak dokumen eksternal (di luar milik Ba’alawi) yang mengisahkan tokoh bernama Ubaydillah. Tidak ada, adanya hanya di kelompok Ba’alawi saja, itulah masalahnya,” imbuhnya.

“Kalau Nabi Muhammad SAW saja yang hidup ribuan tahun lalu, ada manuskrip eksternalnya, apa mungkin Ubaydillah yang diklaim sebagai tokoh Ba’alawi, yang hidup dekat dengan zaman kita tidak ada manuskripnya. Kalau tidak ada berarti memang (tokohnya) tidak ada, jangan diada-adakan,” sambungnya.
Prof Menachem Ali
Prof. Menachem Ali bicara soal Nasab Ba'alawi.

Lebih lanjut, menurutnya apabila Ubaydillah ini merupakan tokoh historis, maka seharusnya semasa hidupnya antara abad kelima atau keenam terdapat manuskrip yang mengisahkan tentang sosok dan sepak terjang.

“Kalau memang tidak disebut di manuskrip. Memang tokoh ini, maaf harus saya katakan, tokoh ini dipersoalkan," jelas Prof. Menachem Ali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi dapat disimpulkan tokoh ini ditulis dalam rangka glorifikasi, sebagai orang yang memiliki kaitan dengan tokoh tersebut,” terangnya.


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PLTS 100 GWp Jadi Mesin Ekonomi Baru, Pemerintah Bidik 1,7 Juta Lapangan Kerja

PLTS 100 GWp Jadi Mesin Ekonomi Baru, Pemerintah Bidik 1,7 Juta Lapangan Kerja

Ambisi pemerintah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 GWp hingga 2029 tidak hanya diarahkan untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.
Jelang Debut, Petarung MMA Indonesia Bilal Hasan Sudah Cetak Sejarah di UFC

Jelang Debut, Petarung MMA Indonesia Bilal Hasan Sudah Cetak Sejarah di UFC

Bilal Hasan memang baru akan menjalani debutnya pada akhir pekan nanti, namun petarung MMA Indonesia itu sudah lebih dulu mencatat sejarah. The Indo Ninja akan membukukan namanya dalam sejarah di UFC Shanghai, Sabtu (29/8/2026).
Alasan Sebenarnya PSBS Biak Bakal Awali Divisi Championship 2026/2027 dengan Poin Minus Terungkap

Alasan Sebenarnya PSBS Biak Bakal Awali Divisi Championship 2026/2027 dengan Poin Minus Terungkap

PSBS Biak harus menghadapi situasi sulit sebelum memulai perjalanan di Championship 2026/2027. Klub asal Papua tersebut disebut bakal mengawali kompetisi kasta kedua Liga Indonesia dengan pengurangan poin.
Prabowo Akan Luncurkan PLTS 100 GWp, Diprediksi Efisiensi Listrik Capai Rp73,9 Triliun

Prabowo Akan Luncurkan PLTS 100 GWp, Diprediksi Efisiensi Listrik Capai Rp73,9 Triliun

Program raksasa tersebut ditargetkan rampung pada 2029 dan menjadi salah satu langkah pemerintah mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap energi fosil.
3 Alasan Perlu Hadir dalam Peringatan Maulid Nabi

3 Alasan Perlu Hadir dalam Peringatan Maulid Nabi

Dalam peringatan Maulid Nabi, umum muncul ajakan menghadiri kajian di Masjid, bershalawat bersama hingga ada ajakan mendengarkan ceramah dan kegiatan lain.
DPR Persilakan Masyarakat Sampaikan Masukan Secara Tertulis Soal RUU Perampasan Aset

DPR Persilakan Masyarakat Sampaikan Masukan Secara Tertulis Soal RUU Perampasan Aset

RUU Perampasan Aset disiapkan sebagai landasan hukum yang lebih kuat bagi negara untuk menelusuri, menyita, merampas, hingga mengelola aset yang berkaitan dengan tindak pidana

Trending

Profil Kim Seung Yoon, Aktris Korea Calon Istri Jang Dong Yoon yang Debut di The Tale of Nokdu

Profil Kim Seung Yoon, Aktris Korea Calon Istri Jang Dong Yoon yang Debut di The Tale of Nokdu

Profil Kim Seung Yoon, aktris Korea calon istri Jang Dong Yoon, debut di drama The Tale of Nokdu.
6 Drama dan 7 Film yang Dibintangi Kim Seung Yoon, Aktris Korea yang Akan Menikah dengan Jang Dong Yoon

6 Drama dan 7 Film yang Dibintangi Kim Seung Yoon, Aktris Korea yang Akan Menikah dengan Jang Dong Yoon

Berikut daftar 6 drama dan 7 film yang dibintangi Kim Seung Yoon, aktris Korea yang akan menikah dengan Jang Dong Yoon.
Duel Sesama Perwira Polisi di Palangka Raya, Kanit Reskrim Dicopot Usai Kasat Lantas Masuk RS

Duel Sesama Perwira Polisi di Palangka Raya, Kanit Reskrim Dicopot Usai Kasat Lantas Masuk RS

Seorang perwira polisi berinisial EB harus rela kehilangan jabatannya sebagai Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Pahandut. 
Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Di balik keputusan seorang trader, terdapat ekosistem yang mencakup informasi, teknologi, eksekusi, hingga komunitas yang ikut memengaruhi cara mengambil keputusan.
Antisipasi Kejadian Serupa, Anjing Pitbull yang Serang Anak Sembilan Tahun di Bandung Dikarantina

Antisipasi Kejadian Serupa, Anjing Pitbull yang Serang Anak Sembilan Tahun di Bandung Dikarantina

Anjing pitbull yang menyerang anak perempuan berusia sembilan tahun di sebuah kompleks di Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat dikarantina. 
30 Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW 2026 yang Penuh Doa, Bisa Banget untuk Sambutan dan Ceramah

30 Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW 2026 yang Penuh Doa, Bisa Banget untuk Sambutan dan Ceramah

Berikut rekomendasi 30 ucapan selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi dengan penuh doa untuk bahan sesi sambutan dan ceramah.
Aktor Korea Jang Dong Yoon Akan Menikah Oktober 2026 dengan Aktris Kim Seung Yoon

Aktor Korea Jang Dong Yoon Akan Menikah Oktober 2026 dengan Aktris Kim Seung Yoon

Aktor Korea Jang Dong Yoon akan menikah bulan Oktober 2026 mendatang dengan aktris Kim Seung Yoon.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT