News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nikita Mirzani Buka Sayembara Rp500 Juta Buat Cari Aep, Farhat Abbas Acungi ‘Jempol’ untuk Nyai: Bodoh Banget Kalau Sampai…

Nikita Mirzani kembali menghebohkan publik dengan menyentil keberadaan Aep. Dirinya membuka sebuah sayembara dengan hadiah Rp500 juta dari uang pribadinya.
Jumat, 26 Juli 2024 - 18:57 WIB
Nikita Mirzani diberi penilaian oleh Farhat Abbas
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Kasus pembunuhan Vina Cirebon masih belum menemui ujungnya, kini banyak pihak yang ikut memberikan sorotan pada kasus tersebut, termasuk Nikita Mirzani.

Sebelumnya, Nikita Mirzani memberikan sindiran kepada Pegi Setiawan usai dibebaskan dari status tersangka pada kasus Vina Cirebon. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun Pegi Setiawan bahkan belum menemui Dedi Mulyadi secara pribadi usai dinyatakan bebas, Nikita Mirzani beri teguran kepada Pegi.

Kini Nikita Mirzani kembali menghebohkan publik dengan menyentil keberadaan Aep. Dirinya membuka sebuah sayembara dengan hadiah Rp500 juta dari uang pribadinya.

Melalui siaran langsung di media sosialnya, Nikita Mirzani menyampaikan dirinya akan memberikan Rp500 Juta bagi siapapun yang menemukan saksi Aep.

Sebab, kini Aep seolah menghilang usai Pegi Setiawan dinyatakan terbebas dari status tersangka kasus Vina Cirebon.

Selain itu, Dede sebagai saksi kunci dalam kasus ini berani mengakui bahwa dirinya telah memberikan kesaksian palsu atas arahan Iptu Rudiana dan Aep, hingga menyebabkan 8 orang terpidana harus menjalani proses hukum di dalam penjara.

Menurut Nikita, Aep telah memberikan kesaksian yang membuat pihak lain berpikir kasus Vina merupakan suatu pembunuhan.

“Kalian lagi nyari Aep kan? Gue kasih sayembara untuk kalian, barangsiapa yang bisa menemukan persembunyiannya karena Aep satu-satunya yang tahu betul kejadian saat 8 tahun lalu,” ungkap Nikita Mirzani.

“Gue kasih duit Rp500 juta, barangsiapa yang berhasil menemukan persembunyiannya Aep secara konkret, detail kasih tahu gue,” sambungnya.

Mendengar adanya sayembara dari Nikita Mirzani, Farhat Abbas justru memberikan apresiasi kepada Nikita Mirzani.

Farhat Abbas
Kuasa Hukum Saka Tatal, Farhat Abbas. (Tim tvOne)

Farhat Abbas menilai sayembara ini menjadi suara serta pengorbanan keadilan dari Nikita Mirzani, sekaligus penyemangat bagi masyarakat untuk dapat menemukan Aep.

“Itu adalah suara dan pengorbanan keadilan dari Nikita Mirzani. Ya bagus, bodoh banget kalau dikasih Rp500 juta nggak bisa nemuin Aep. Ayo cari Aep,” ujar Farhat Abbas.

Namun, Kuasa Hukum Saka Tatal ini mengatakan tak berarti bila Aep bersembunyi dimana saja. 

Sebab, Farhat Abbas menilai publik sudah mengetahui bahwa Aep seorang pembohong dalam kesaksian kasus Vina Cirebon.

“Tapi buat apa juga ngasih uang Rp500 juta, Aep itu mau sembunyi juga nggak ada artinya apa-apa. Yang penting kita tahu dia pembohong, dia fitnah, dia mengakibatkan banyak orang masuk penjara,” jelasnya

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dirinya tidak peduli dengan keberadaan Aep, bahkan Farhat menganjurkan untuk jauhi orang-orang yang telah memberikan kesaksian palsu.

“Saya nggak peduli dia ada dilingkungan mana, jauh-jauh aja dari orang yang memberi kesaksian bohong,” pungkasnya. (kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kenapa Israel Bersikeras Tolak Hentikan Perang Buat Damai AS-Iran Hampir Gagal? Ini Kata Pengamat Timur Tengah

Kenapa Israel Bersikeras Tolak Hentikan Perang Buat Damai AS-Iran Hampir Gagal? Ini Kata Pengamat Timur Tengah

Pengamat Timur Tengah, Teuku Rezasyah kupas alasan Israel tetap mau perang yang nyaris membuat kesepakatan damai Amerika Serikat (AS) dan Iran berakhir gagal.
KPK Ungkap Kemungkinan Periksa Tim Review BPK di Kasus Suap yang Menyeret Bupati Muara Enim

KPK Ungkap Kemungkinan Periksa Tim Review BPK di Kasus Suap yang Menyeret Bupati Muara Enim

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menyebut bahwa kemungkinan memeriksa sejumlah anggota tim review Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Pusat. 
Alex Marquez Siap Comeback di MotoGP Ceko 2026 Akhir Pekan Ini

Alex Marquez Siap Comeback di MotoGP Ceko 2026 Akhir Pekan Ini

Pembalap Gresini Racing, Alex Marquez siap comeback di seri balapan MotoGP Ceko 2026 pada akhir pekan ini.
Inggris vs Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026: Jangan Remehkan Luca Modric

Inggris vs Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026: Jangan Remehkan Luca Modric

Inggris akan memulai perjalanan pada Grup L Piala Dunia 2026 dengan menghadapi lawan berpengalaman Kroasia di AT&T Stadium, Arlington, Texas, Amerika Serikat, Kamis (18/6) pukul 03.00 WIB.
Viral! Pria Jadi Korban Pencurian Tas Berisi Barang Berharga Saat BAB di Toilet Mal Mewah Jaksel, Polisi Buru Pelaku

Viral! Pria Jadi Korban Pencurian Tas Berisi Barang Berharga Saat BAB di Toilet Mal Mewah Jaksel, Polisi Buru Pelaku

Seorang pria menjadi korban pencurian tas atau pouch, yang berisi barang berharga, saat tengah buang air besar (BAB) di toilet sebuah mal mewah, yang terletak di Jakarta Selatan.
Efek Jose Mourinho Terasa, Real Madrid Datangkan Marc Cucurella dari Chelsea

Efek Jose Mourinho Terasa, Real Madrid Datangkan Marc Cucurella dari Chelsea

Real Madrid resmi mendatangkan Marc Cucurella dengan kontrak jangka panjang hingga 2032 mendatang.

Trending

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Duka masih menyelimuti rumah keluarga Jance Zebua di Desa Hilinaa, Dusun 2, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut).
Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Media sosial beberapa waktu lalu dihebohkan dengan kabar, adanya pondok pesantren (Ponpes) di Malang, Jawa Timur disegel organisasi bernama Yakuza Maneges
Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso menilai pernyataan Komnas HAM soal program Makan Bergizi Gratis (MBG) terindikasi melanggar HAM adalah tidak tepat.
Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Panjaitan, menyebut sistem digitalisasi pemerintah melalui Perlinsos Digital dan Simbara bisa membuat hemat ribuan triliun.
Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Nama Herve Renard bukanlah sosok asing bagi penggemar Timnas Indonesia. Eks pelatih Arab Saudi kini dapat tugas berat untuk selamatkan Tunisia di Piala Dunia.
Prabowo Tahan Pertalite Tak Naik, B50 Diproyeksi Hemat Devisa Rp157 Triliun dan Serap 2,2 Juta Pekerja

Prabowo Tahan Pertalite Tak Naik, B50 Diproyeksi Hemat Devisa Rp157 Triliun dan Serap 2,2 Juta Pekerja

ESDM menyampaikan pemerintah memilih menahan harga BBM subsidi Pertalite sebagai langkah perlindungan terhadap kelompok masyarakat rentan, seraya mendorong implementasi B50.
Media Vietnam Tak Habis Pikir, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Bintang Baru dari Eropa Jelang Piala AFF 2026

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Bintang Baru dari Eropa Jelang Piala AFF 2026

Timnas Indonesia kembali dapat sorotan media Vietnam menjelang bergulirnya berbagai turnamen internasional pada 2026. Tambahan dua pemain anyar jadi perhatian.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT